Air Baku Surut, Pasokan Perumda Tirta Bhagasasi Terhenti di Tarumajaya

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poin Utama:

  • Lokasi Terdampak: Seluruh pelanggan di wilayah layanan Kantor Cabang Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
  • Penyebab: Debit air baku di instalasi pengolahan mengalami penyusutan signifikan (surut).
  • Waktu Kejadian: Gangguan mulai dirasakan pelanggan pada Jumat (30/01/2026) siang.
  • Wilayah Lain: Gangguan serupa sebelumnya terjadi di wilayah layanan Cabang Pembantu Kedungwaringin.

​Manajemen Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Tarumajaya mengumumkan penghentian sementara distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan di wilayah tersebut, Jumat (30/01/2026).

Gangguan pelayanan ini terjadi akibat kondisi alam, yakni surutnya debit air baku yang mengakibatkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) tidak dapat beroperasi secara maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Penyebab Matinya Air di Tarumajaya Hari Ini?

​Penyebab utama terhentinya aliran air adalah penurunan debit air baku secara drastis yang menjadi sumber olahan utama PDAM.

Kondisi ini memaksa manajemen untuk menghentikan produksi sementara waktu guna mencegah kerusakan pada mesin pompa dan menjaga kualitas sisa produksi.

​”Kami informasikan terjadi gangguan distribusi air bersih kepada pelanggan tadi siang,” kata Kasubag Humas Perumda Tirta Bhagasasi Hasan Basri kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Jumat (30/01/2026).

​Hasan menegaskan bahwa tim teknis di lapangan terus memantau pergerakan debit air baku. Pihaknya berharap kondisi air baku segera normal agar proses produksi dan distribusi ke rumah-rumah warga dapat kembali berjalan lancar.

​Wilayah Mana Saja yang Mengalami Gangguan?

​Dampak penyusutan air baku ini dirasakan secara menyeluruh di wilayah utara Kabupaten Bekasi. Kasi Teknik Kantor Cabang Tarumajaya, Hermanteb, menjelaskan bahwa gangguan ini tidak bersifat parsial, melainkan berdampak pada seluruh cakupan layanan cabang tersebut.

​”Gangguan pelayanan air bersih dikarenakan air baku surut,” ungkapnya singkat saat dikonfirmasi mengenai detail teknis di lapangan.

​Kondisi serupa ternyata tidak hanya melanda Tarumajaya. Sehari sebelumnya, Kamis (29/01/2026), gangguan distribusi akibat air baku surut juga dilaporkan terjadi di wilayah layanan Kantor Cabang Pembantu Kedungwaringin. Hal ini mengindikasikan adanya penurunan debit air yang cukup masif di beberapa titik sungai yang menjadi sumber air baku Pemkab Bekasi.

​Kapan Air Akan Mengalir Kembali?

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Perumda Tirta Bhagasasi belum dapat memastikan jam pasti air akan mengalir kembali karena sangat bergantung pada kondisi alam (debit air sungai). Namun, manajemen memastikan akan segera melakukan normalisasi aliran begitu debit air baku mencukupi ambang batas produksi.

​Atas gangguan layanan publik yang tidak terhindarkan ini, jajaran manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

​”Seluruh jajaran manajemen memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan,” tambah pernyataan resmi tersebut.

​Masyarakat diimbau untuk menghemat cadangan air yang masih tersedia hingga distribusi kembali normal. Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau layanan darurat air bersih, dapat memantau kanal informasi resmi Perumda Tirta Bhagasasi.

Punya keluhan layanan publik di sekitar Anda? Laporkan kepada Redaksi RakyatBekasi.Com untuk kami suarakan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun
Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:00 WIB

Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:01 WIB

Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:53 WIB

Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026

Berita Terbaru

Ekstra

Sejarah Jalan Dr Kusuma Atmaja: Ketua MA Pertama RI

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:29 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x