Andalkan Donasi ASN dan Masyarakat, ​Pemkot Bekasi Tak Gunakan Dana BTT untuk Banjir Sumatera

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat diwawancarai usai acara Bekasi Investment Gathering di Mega Hypermall, Jumat (05/12/2025), terkait rencana penyaluran bantuan kemanusiaan ke Sumatera.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat diwawancarai usai acara Bekasi Investment Gathering di Mega Hypermall, Jumat (05/12/2025), terkait rencana penyaluran bantuan kemanusiaan ke Sumatera.

Poin Utama:

  • Sumber Dana: Murni hasil donasi ASN, BUMD, dan swasta (Gotong Royong), bukan dari APBD/BTT.
  • Kebijakan: Pemkot Bekasi memilih tidak menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) meski diperbolehkan Kemendagri.
  • Jenis Bantuan: Sembako, popok bayi, selimut, dan kebutuhan dasar yang dibeli di lokasi bencana.
  • Delegasi: Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi turun langsung ke Padang dan Aceh.

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan komitmennya untuk turut andil dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di wilayah Sumatera dan sekitarnya.

Namun, dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ini, Pemkot Bekasi memutuskan tidak akan menggunakan pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dari APBD.

​Langkah ini diambil meskipun Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) telah memberikan lampu hijau atau mandat opsional bagi Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia untuk menggunakan Dana BTT sebagai bentuk respons darurat kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Gotong Royong Jati Diri Bangsa

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa pihaknya memilih jalur solidaritas melalui penggalangan dana sukarela (Bhakti Sosial) dibandingkan mengambil porsi anggaran daerah.

Strategi ini dinilai lebih mengedepankan nilai kebersamaan antara aparatur pemerintah dan masyarakat.

​”Kami memutuskan tidak menggunakan Dana BTT. Memang ada arahan dari Mendagri yang memperbolehkan penggunaan opsi tersebut, namun Kota Bekasi memilih jalan lain. Kami mengandalkan dana bantuan sukarela yang digalang dari masyarakat serta seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bekasi,” ujar Tri Adhianto saat ditemui usai acara Bekasi Investment Gathering di Mega Hypermall Bekasi, Jumat (05/12/2025).

​Menurut Tri, metode “keroyokan” atau gotong royong ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bank Jabar (bjb), hingga kalangan pengusaha swasta.

​”Alhamdulillah, bentuknya adalah gotong royong. Ini inisiasi bersama agar kita bisa berangkat bareng-bareng ke sana memberikan kepedulian nyata,” tambahnya.

​Strategi Logistik: Belanja di Lokasi Bencana

​Terkait distribusi logistik, Pemkot Bekasi menerapkan strategi efisiensi guna mendukung perputaran ekonomi di wilayah terdampak. Bantuan yang disiapkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, pangan siap saji, popok bayi (pampers), selimut, dan kebutuhan mendesak lainnya.

​Uniknya, Tri menjelaskan bahwa tidak semua barang akan dibawa langsung dari Kota Bekasi. Sebagian besar kebutuhan justru akan dibeli di lokasi bencana.

​”Rencananya saya dan Pak Wakil Wali Kota tidak akan lama di sana. Nanti ada barang yang memang tidak kita bawa dari Bekasi, tapi kita beli langsung di lokasi. Kami akan tinjau posko, melihat apa yang paling urgent atau diutamakan secara kebutuhan, lalu kita belanjakan di sana untuk dibagikan kepada warga,” jelas Tri.

​Langkah ini dinilai lebih efektif karena memangkas biaya kargo dan memastikan barang yang diterima benar-benar sesuai dengan kebutuhan terkini di lapangan.

​Jadwal Keberangkatan Kepala Daerah

​Sebagai bentuk dukungan moril, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dijadwalkan terjun langsung ke lokasi bencana di Sumatera mulai hari ini dan esok.

Kunjungan ini juga merupakan bagian dari respons atas imbauan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meminta para Kepala Daerah di Jawa Barat untuk menyisihkan perhatian dan anggaran bagi korban bencana.

​”Hari ini, Jumat sore (05/12), saya akan berangkat ke Padang. Jadwal Pak Gubernur hari ini informasinya masih di Padang, lalu besok lusa ke Sibolga dan Aceh,” ulas Tri.

​Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi dijadwalkan menyusul pada keesokan harinya dengan rute yang berbeda untuk memperluas jangkauan pemantauan.

​”Pak Wakil berangkat lusa (Sabtu, 06/12). Rencananya beliau akan menuju wilayah Aceh dan selanjutnya ke Padang,” pungkasnya.

Rincian Penyaluran Bantuan:

  • Lokasi Sasaran: Padang (Sumatera Barat) dan Aceh.
  • Logistik Utama: Beras, Sembako, Popok Bayi, Selimut.
  • Metode Distribusi: Pembelian barang dilakukan di lokasi bencana (local purchase) sesuai kebutuhan riil di posko pengungsian.

Jangan lewatkan update berita terkini seputar kebijakan Pemkot Bekasi dan aksi kemanusiaan lainnya hanya di portal berita kami. Bagikan artikel ini untuk menyebarkan semangat gotong royong!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:55 WIB

Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Parlementaria

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:10 WIB

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, saat memberikan laporan di Gedung DPRD Kota Bekasi. Bapemperda menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyimpangan Seksual dapat disahkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Parlementaria

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:40 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x