Poin Utama:
- Jumlah Pemudik: 1.836 penumpang tercatat berangkat pada H-6 Lebaran (Minggu, 15/03/2026), naik signifikan dari sebelumnya.
- Armada Disiagakan: Sebanyak 210 unit bus (AKAP dan AKDP) disiagakan untuk melayani lonjakan arus mudik Lebaran.
- Lokasi Pantauan: Terminal Induk Bekasi, Kota Bekasi.
- Fokus Rute: Keberangkatan awal saat ini sangat didominasi oleh rute perjalanan jauh menuju Pulau Sumatera.
BEKASI – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan di Kota Bekasi. Terminal Induk Bekasi mencatat lonjakan jumlah penumpang pada H-6 Lebaran, Minggu (15/03/2026) kemarin.
Ribuan warga mulai berbondong-bondong meninggalkan wilayah Kota Bekasi untuk merayakan hari raya Idulfitri di kampung halamannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lonjakan Signifikan Pemudik di Terminal Induk Bekasi
Berdasarkan data Rekapitulasi Keberangkatan Arus Mudik Lebaran di Terminal Induk Bekasi, angka pemberangkatan penumpang menembus 1.836 orang pada hari Minggu kemarin.
Angka ini terbilang meningkat cukup drastis jika dibandingkan dengan data pada Jumat (13/03/2026) lalu. Saat itu, jumlah keberangkatan penumpang baru menyentuh angka 1.022 orang. Peningkatan volume penumpang ini menandakan bahwa masa puncak arus mudik sudah mulai bergulir.
Rute Sumatera Jadi Primadona Lebih Awal
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengonfirmasi bahwa pergerakan arus mudik di Terminal Induk Bekasi sudah mulai terlihat jelas.
Peningkatan paling menonjol, kata dia, terjadi pada rute perjalanan menuju wilayah Sumatera dan sekitarnya.
”Peningkatan itu terjadi pada Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP). Sudah mulai menunjukkan peningkatan tajam, khususnya untuk rute dengan jurusan Sumatera,” ungkap Zeno kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan resminya, Senin (16/03/2026).
Menurut Zeno, fenomena keberangkatan awal ini sudah menjadi siklus tahunan dalam setiap arus mudik Lebaran.
Jurusan Sumatera kerap kali menjadi rute yang paling pertama diserbu oleh para penumpang pada masa angkutan Lebaran.
”Dikarenakan pada 6 hari menjelang Lebaran, jurusan wilayah Sumatera merupakan rute bus yang pasti ramai lebih dulu. Mereka butuh waktu perjalanan 2 hingga 3 hari untuk sampai ke tujuan, sedangkan keberangkatan untuk beberapa jurusan lainnya (seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah) saat ini masih terpantau landai,” jelasnya.
Kesiapan Armada: Ratusan Bus AKAP dan AKDP Disiagakan
Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik yang lebih besar dalam beberapa hari ke depan, pihak Terminal Induk Bekasi telah melakukan berbagai persiapan matang. Salah satunya adalah dengan memastikan ketersediaan armada bus yang memadai.
Dilaporkan, Terminal Induk Bekasi telah menyiagakan sebanyak 210 unit bus. Ratusan armada tersebut terdiri dari bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang siap beroperasi penuh selama momentum arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Selain kesiapan armada, petugas di lapangan juga secara berkala melakukan inspeksi keselamatan (ramp check) terhadap kendaraan serta pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi demi menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik hingga tiba di tujuan.
Imbauan untuk Para Pemudik
Pemerintah Kota Bekasi melalui Dishub mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik melalui Terminal Induk Bekasi agar membeli tiket di loket resmi guna menghindari praktik percaloan.
Selain itu, pemudik diharap tetap menjaga barang bawaan dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat sebelum menempuh perjalanan jauh.
(Bagikan artikel ini kepada keluarga atau kerabat yang berencana mudik dari Terminal Bekasi agar mereka mendapatkan informasi terbaru!)
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















