Awas Macet Horor saat Arus Balik! Pemkot Bekasi Terapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memberikan peringatan tegas terkait manajemen waktu perjalanan arus balik Lebaran 1447 Hijriah saat open house di kediamannya, Perumahan Kemang Pratama, Sabtu (21/03/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memberikan peringatan tegas terkait manajemen waktu perjalanan arus balik Lebaran 1447 Hijriah saat open house di kediamannya, Perumahan Kemang Pratama, Sabtu (21/03/2026).

Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi menyiapkan skema rekayasa lalu lintas situasional di jalur arteri guna mencegah kelumpuhan akibat arus balik Lebaran 1447 H.
  • ​Skenario penanganan dirancang berjenjang dari Plan 1 hingga 3, meliputi opsi contra flow hingga pemberlakuan sistem satu arah (one way).
  • ​Dinas Perhubungan (Dishub) akan mempertebal jumlah personel di lapangan serta memanipulasi durasi lampu lalu lintas di persimpangan padat.
  • ​Fokus pengamanan mencakup jalan raya utama dan wilayah yang berbatasan langsung dengan pergerakan pemudik.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menyiagakan skenario manajemen rekayasa lalu lintas demi menjegal ancaman kemacetan parah di jalur arteri selama periode arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Langkah situasional dan strategis ini diambil secara cepat untuk menjamin mobilitas pergerakan warga tetap mengalir lancar melintasi kawasan Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Diterapkan di Kota Bekasi?

​Pemkot Bekasi akan memberlakukan rekayasa lalu lintas ini secara situasional dengan memantau lonjakan volume kendaraan pemudik secara real-time.

Pelaksanaannya difokuskan pada jalur-jalur arteri utama yang diprediksi menjadi titik kumpul kemacetan, termasuk jalur-jalur perlintasan perbatasan yang krusial.

​”Saya rasa untuk di Kota Bekasi sendiri. Kita sudah siapkan beberapa ruas jalan untuk implementasi Rekayasa Lalin, Tentu sifatnya situasional yang ada di lapangan,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Minggu (22/03/2026).

​Apa Saja Skenario Pengaturan Jalan yang Disiapkan Pemkot Bekasi?

​Untuk mencegah stagnasi arus pergerakan roda dua maupun roda empat, Dishub Kota Bekasi telah mematangkan skema berjenjang.

Mulai dari Plan A, hingga penjagaan Plan 1 sampai 3. Jika volume kendaraan meluap melampaui kapasitas jalan, opsi ekstrem seperti contra flow hingga sistem lalu lintas satu arah (one way) akan langsung dieksekusi oleh petugas di lapangan.

​Selain taktik pengaturan arah, intervensi rekayasa lalu lintas juga menyasar sarana prasarana infrastruktur di jalan-jalan sibuk.

​”Termasuk Manajemen Rekayasa Lalin sendiri, mungkin ada opsional penutupan jalan, dan dilakukan penebalan butir-butir personel Dishub yang dikerahkan dan Lamanya Waktu Pendek dan Panjang Traffic Line untuk mengatur agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas yang padat,” tambah Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com seraya merinci skema tersebut.

​Titik Mana Saja yang Menjadi Fokus Penjagaan Ekstra?

​Meski penerapan sifatnya fleksibel, Pemkot Bekasi menginstruksikan atensi khusus pada simpang arteri padat kendaraan lintas wilayah.

Kawasan strategis dengan mobilitas tinggi seperti jalan utama penghubung di wilayah Rawalumbu, hingga persimpangan krusial menuju akses Pondokgede akan mendapat pantauan ekstra.

Penyesuaian durasi hijau dan merah pada lampu lalu lintas (Traffic Light) di area-area persimpangan tersebut akan dimaksimalkan demi mengurai tumpukan antrean pemudik agar tidak merugikan aktivitas warga lokal.

​Kesiapan langkah antisipatif Pemkot Bekasi dalam meredam lonjakan arus balik 1447 H menjadi ujung tombak agar jalur arteri tidak berubah menjadi neraka kemacetan.

Bagaimana situasi arus lalu lintas di kawasan tempat tinggal Anda hari ini? Bagikan artikel ini kepada kerabat yang sedang bersiap pulang dari kampung halaman, dan tinggalkan laporan pantauan jalan Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air
Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat
Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan
CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!
Kualitas Udara Kota Bekasi Tidak Sehat, AQI Pagi Ini Tembus 153
Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN
Panti Pijat ‘Be Glow’ Diduga Pakai Izin Bodong
Jadi Syarat Wajib dalam SPMB 2026, Disdukcapil Kota Bekasi Gencarkan Pembuatan KIA
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36 WIB

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB

Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat

Senin, 11 Mei 2026 - 11:10 WIB

Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:08 WIB

CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:20 WIB

Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x