Atasi Kebocoran PAD Kota Bekasi, Bapenda Rancang Sistem Digitalisasi Pajak Terintegrasi

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Muhammad Solikhin S.SIT., M.M.

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Muhammad Solikhin S.SIT., M.M.

Langkah strategis ini menargetkan sektor pajak hotel dan restoran untuk meningkatkan akurasi data dan optimalisasi pendapatan daerah di era digital.

BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi tengah merancang sebuah blue print atau cetak biru untuk sistem digitalisasi pajak daerah.

Inisiatif ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk meminimalisir potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan transparansi dan akurasi data dari para Wajib Pajak (WP).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk memastikan realisasi pendapatan daerah dapat berjalan lebih optimal.

Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan tidak ada lagi celah antara data yang dilaporkan oleh wajib pajak dengan jumlah pajak yang seharusnya dibayarkan.

Fokus pada Akurasi Data dan Transparansi

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Muhammad Solikhin, menjelaskan bahwa fokus utama dari program digitalisasi ini adalah untuk menciptakan sistem yang mampu memverifikasi data secara akurat.

Sektor yang menjadi prioritas awal adalah pajak hotel dan restoran, yang dinilai memiliki potensi pendapatan signifikan.

“Desainnya kita bikin dulu. Makanya digitalisasi itu kan penting, baik di pajak restoran maupun hotel,” jelas Solikhin saat diwawancarai jurnalis rakyatbekasi.com di Stadion Patriot Chandrabhaga, Selasa (16/09/2025).

Ia menambahkan, tujuan utamanya adalah memastikan kesesuaian antara data transaksi yang sebenarnya dengan pajak yang disetorkan.

“Agar mengetahui detail data yang benar antara data pernyataan sama pajak yang dibayarkan. Paling tidak, sistem saya masuk dulu ke mereka sehingga akurasinya benar dan kebocoran pendapatan berkurang,” tegasnya.

Tahapan dan Realisasi Bertahap

​Meski menjadi prioritas, Solikhin mengakui bahwa implementasi penuh dari sistem pajak online Bekasi ini tidak dapat terwujud dalam waktu dekat. Prosesnya akan berjalan secara bertahap, dimulai dengan penyusunan desain dan uji coba sistem.

​”Artinya, saya tetap akan melakukan yang terbaik. Karena itu on progress, kami akan coba trial. Mengingat saya baru menjabat dan anggaran 2025 serta rancangan 2026 sudah ditetapkan,” ucapnya.

​Realisasi program ini diperkirakan baru bisa dimulai pada tahun anggaran berikutnya, kemungkinan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2026.

Dukungan Penuh dari Pimpinan Daerah

Gagasan ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Dalam arahannya pada Senin (15/09/2025), ia secara tegas menginstruksikan Bapenda untuk mempercepat langkah-langkah menuju digitalisasi pendapatan.

​”Digitalisasi pendapatan saya kira menjadi sesuatu yang sangat harus dioptimalkan. Oleh karena itu, lakukan secara menyeluruh,” ujar Tri Adhianto.

Untuk memastikan proses berjalan dengan baik dan akuntabel, Wali Kota juga meminta Inspektorat Kota Bekasi untuk turun langsung melakukan pendampingan.

“Kepala Bapenda, buatkan permintaan secara khusus kepada Inspektorat untuk mulai melakukan pendampingan,” tambahnya.

Optimalisasi Jangka Pendek di Triwulan Keempat

Sembari merancang sistem jangka panjang, Tri Adhianto juga menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan di sisa tahun 2025.

0Ia berharap ada lonjakan pendapatan pada triwulan keempat melalui evaluasi manajerial dan efisiensi anggaran.

​”Mudah-mudahan 3 bulan terakhir ini ada satu peningkatan lonjakan terkait dengan pendapatan. Termasuk di dalamnya adalah lakukan efisiensi terkait dengan pengeluaran-pengeluaran yang dianggap tidak perlu,” pungkasnya.

​Evaluasi secara berkala, baik harian maupun mingguan, akan terus dilakukan untuk memantau progres pencapaian target PAD Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina
Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara
Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah
Parah! Lemah Pengawasan, Mobil Leluasa Masuk jogging track Alun-alun Bekasi
Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?
Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall
Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi
Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:03 WIB

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina

Senin, 25 Mei 2026 - 16:23 WIB

Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara

Senin, 25 Mei 2026 - 12:55 WIB

Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:10 WIB

Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall

Berita Terbaru

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

Nawal Husni, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, menyampaikan desakannya di Gedung DPRD Kota Bekasi agar Wali Kota Bekasi dan BKPSDM mengambil tindakan tegas terhadap tiga ASN yang diduga terlibat kasus narkoba di Kecamatan Bekasi Utara.

Parlementaria

Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x