Komisi III Desak Bapenda Kota Bekasi Tingkatkan Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak

- Jurnalis

Selasa, 24 Mei 2022 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

KOTA BEKASI – Melihat minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) di berbagai sektor strategis, Komisi III DPRD Kota Bekasi mendesak salah satu mitra kerjanya yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi agar lebih meningkatkan lagi ekstensifikasi penerimaan pajak dan penerimaan retribusi daerah dalam upaya peningkatan PAD.

“Itu yang kami akan dorong dari Bapenda untuk mengelola sumber penerimaan baru seperti penjaringan wajib pajak,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto kepada Rakyat Bekasi, Selasa (24/05/22).

Politisi asal Partai Gerindra ini mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan mendorong intensifikasi penerimaan pajak daerah oleh Bapenda, salah satunya dengan cara melakukan verifikasi terhadap seluruh objek pajak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut menurutnya diperlukan untuk memastikan data piutang Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang dapat ditagih.

“Karena itu salah satu permasalahan yang harus dapat diselesaikan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan verifikasi piutang pajak terhadap seluruh obyek pajak dan memastikan data piutang yang dapat ditagih, khususnya data piutang PBB P2. Makanya Bapenda perlu melibatkan aparat penegak hukum, kalau di sini ada yang bandel,” beber Murfati.

Lebih lanjut Murfati berharap agar penentuan target PAD Kota Bekasi di tahun 2023 mendatang, akan dihitung berdasarkan data yang valid dari wajib pajak dan wajib retribusi, sehingga deviasi capaian terget pada akhir tahun anggaran harus realistis dan wajar.

“Pencapaian target sudah, cuma kami meminta Bapenda untuk lebih bekerja keras lagi, supaya targetnya bisa lebih tinggi lagi di tahun 2023, dibandingkan saat ini,” pungkasnya. (ADV)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve
Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan
Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional
Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran
Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup
DPRD Ingatkan Pembahasan UMK Kota Bekasi 2026 Harus Berbasis Data, Bukan Tekanan Politik
DPRD Kota Bekasi Pasang Badan: Proyek PLTSa Bersama Danantara Harus Menguntungkan Warga Bantargebang
Komisi II DPRD Kota Bekasi: Transisi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Tetap Berjalan Iringi Proyek PSEL

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:05 WIB

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:24 WIB

Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:53 WIB

Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:43 WIB

Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:47 WIB

Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca