DPRD Kota Bekasi Desak Bapenda Terapkan Digitalisasi Pajak untuk Cegah Kebocoran PAD

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim.

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi memberikan rekomendasi kuat kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk segera merealisasikan sistem digitalisasi pajak.

Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan transparansi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meminimalisir potensi kebocoran penerimaan pajak di Kota Bekasi.

Dorongan ini muncul seiring dengan evaluasi kinerja pendapatan daerah dan upaya mencari inovasi untuk mengoptimalkan pemasukan bagi kas daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, menegaskan bahwa pihaknya secara aktif mendorong Bapenda untuk mengubah mekanisme penarikan retribusi dan pajak dari sistem manual ke sistem digital yang lebih modern dan akuntabel.

“Tahun depan, itu sudah harus bisa diimplementasikan. Paling tidak, pada pembahasan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun ini sudah mulai ada gagasan konkret yang masuk,” ucap Arif Rahman Hakim dalam keterangannya, Jumat (01/08/2025).

Target Implementasi dan Mekanisme Digitalisasi

Arif menjelaskan bahwa tujuan utama dari program digitalisasi ini adalah untuk memudahkan pengawasan terhadap para Wajib Pajak (WP), khususnya dari kalangan pelaku usaha.

Mekanisme yang diusulkan adalah pemasangan alat perekam transaksi (server) yang terhubung langsung ke sistem Bapenda di mesin kasir para WP.

“Secara aplikasi ataupun manajemennya, proyeksi bisa berjalan tahun ini, dan pada APBD murni tahun depan bisa kita maksimalkan,” jelasnya.

“Kalau sistem ini berjalan, yang pasti akan sangat mengurangi kebocoran. Tingkat kebocoran bisa terminimalisir karena semua transaksi tercatat secara real-time,” tuturnya.

Urgensi Peningkatan PAD dan Belajar dari Daerah Lain

Dorongan untuk digitalisasi pajak ini bukan tanpa alasan. Menurut Arif, banyak daerah lain di Indonesia yang telah berhasil meningkatkan PAD secara signifikan setelah mengadopsi sistem serupa.

“Tujuan sistem digitalisasi itu kan baik, bagaimana kita mempercepat peningkatan PAD kita. Salah satu caranya adalah melalui digitalisasi ini, karena sudah banyak contoh sukses di beberapa daerah,” katanya.

Saat ini, Komisi 3 masih menunggu presentasi gagasan dan rencana detail dari Bapenda terkait platform dan manajemen yang akan digunakan untuk implementasi sistem pajak online ini.

Dukungan untuk gagasan ini juga datang dari berbagai fraksi di DPRD Kota Bekasi. Dalam Rapat Paripurna pada Senin (28/07/2025) lalu, beberapa fraksi menyuarakan usulan serupa sebagai masukan untuk pembahasan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi Tahun 2025-2029.

Realisasi PAD Kota Bekasi Tunjukkan Tren Positif

Di tengah desakan untuk inovasi, realisasi PAD Kota Bekasi hingga awal triwulan ketiga 2025 menunjukkan tren yang positif. Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyebutkan adanya peningkatan dalam capaian pendapatan.

“Kemarin (realisasi PAD) naik, secara angka kalau tidak salah hampir 2,5% secara positif. Dengan catatan, realisasi PAD sudah mencapai 64 persen,” ungkap Sardi Efendi.

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan data pertengahan triwulan ketiga per 10 Juli 2025, di mana Bapenda mencatat realisasi PAD baru mencapai 46,49 persen atau setara dengan Rp 1,903 Triliun.

Meskipun trennya positif, DPRD memandang digitalisasi sebagai langkah strategis berikutnya untuk mengakselerasi pencapaian target PAD secara maksimal dan berkelanjutan.

Masyarakat dan para pelaku usaha di Kota Bekasi diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari Bapenda dan DPRD Kota Bekasi terkait perkembangan dan rencana implementasi sistem pembayaran pajak digital ini.

Visited 91 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni
Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang
Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT
DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang
DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City
Ketua DPRD Desak Inspektorat Bergerak Lebih Agresif Jaga Predikat WTP Pemkot Bekasi
Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!
DPRD Kota Bekasi Targetkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual Rampung Tahun Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:22 WIB

PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:15 WIB

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:52 WIB

Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:26 WIB

DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:27 WIB

DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x