​Awas Nyasar! Cek 3 Rute Resmi Jalur Mudik Bekasi 2026 Menuju Pantura dengan 33 Rambu Baru

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

33 titik rambu portabel penunjuk arah telah dipasang.

33 titik rambu portabel penunjuk arah telah dipasang.

Poin Utama:

  • Jumlah Rambu: 33 titik rambu portabel penunjuk arah telah dipasang.
  • Lokasi Fokus: Persimpangan strategis dan jalan arteri Kota Bekasi menuju jalur Pantura.
  • Target Waktu: Beroperasi sejak Jumat (13/03/2026) hingga selesainya masa angkutan Lebaran 2026.
  • Pemetaan Rute: Dishub menyiapkan 3 alternatif jalur utama (Utara, Tengah, Selatan) bagi pemudik.

BEKASI – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terus mematangkan kesiapan infrastruktur lalu lintas. Sebanyak 33 titik rambu portabel penunjuk arah menuju jalur Pantai Utara (Pantura) kini telah terpasang di berbagai sudut kota.

​Langkah ini diambil sebagai bentuk penyediaan sarana dan prasarana pendukung bagi pemudik asal Jakarta dan sekitarnya yang hendak melintasi wilayah Kota Bekasi menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Optimalisasi Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

​Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, Syafruddin, menegaskan bahwa pemasangan rambu portabel ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat. Rambu-rambu ini sangat krusial bagi pemudik yang menggunakan jalur arteri.

​”Pemasangan rambu tersebut sudah kami lakukan sejak Jumat (13/03) kemarin. Seluruhnya ditempatkan secara strategis pada persimpangan dan ruas jalan utama yang menjadi tulang punggung arus mudik Lebaran,” ujar Syafruddin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangannya, Minggu (15/03/2026).

​Penyediaan rambu portabel ini dirancang khusus untuk memandu para pengendara motor maupun mobil agar tidak kebingungan saat mencari jalur tercepat dan teraman menuju Pantura.

​”Supaya saudara-saudara kita pengguna jalan merasa terbantu. Penyampaian informasi secara masif di lapangan ini akan sangat berdampak pada peningkatan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ungkapnya menambahkan.

​Beberapa titik strategis yang kini telah dilengkapi rambu penunjuk arah antara lain Jalan Sultan Agung, Jalan Ahmad Yani, Jalan M. Hasibuan, dan Jalan Chairil Anwar.

​Peta Lengkap 3 Jalur Mudik Bekasi 2026

​Untuk memecah kepadatan volume kendaraan selama masa Angkutan Lebaran 2026, Dishub Kota Bekasi juga telah memetakan tiga ruas jalur alternatif utama.

Pemudik diimbau untuk memilih rute yang paling sesuai dengan titik asal keberangkatan mereka.

​Berikut adalah rincian pemetaan jalur mudik melintasi Kota Bekasi:

​Jalur Utara

​Jalur ini direkomendasikan bagi pemudik yang masuk dari arah Cakung atau Pulogadung, Jakarta Timur. Terdapat tiga skema rute:

  • ​Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ahmad Yani – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun
  • ​Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Cut Meutia – Bulak Kapal – Tambun
  • ​Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Sersan Aswan – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun

​Jalur Tengah

​Rute ini sangat cocok bagi pemudik yang datang dari arah Kalimalang atau Duren Sawit.

  • ​Jakarta – Jalan KH Noer Ali – Jalan M. Hasibuan – Jalan Chairil Anwar – Jalan Cempaka (Margahayu) – Jalan Kalimalang – Grand Wisata

​Jalur Selatan

​Jalur ini disiapkan khusus bagi pemudik yang datang dari arah Cibubur, Cileungsi, atau Bogor.

  • ​Bogor – Jalan Siliwangi – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun

Bagikan informasi penting ini kepada keluarga dan kerabat yang akan melaksanakan perjalanan ke kampung halaman. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima dan selalu patuhi rambu lalu lintas. Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x