Dinkes: Partisipasi MCU Calon Jemaah Haji Kota Bekasi Masih Rendah, Segera Cek Kesehatan Sebelum Pelunasan

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi MCU Calon Haji. (Gemini)

Ilustrasi MCU Calon Haji. (Gemini)

BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat tingkat partisipasi pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) bagi calon jemaah haji Kota Bekasi keberangkatan tahun 2026 masih tergolong rendah.

​Hingga Minggu (21/12/2025), baru tercatat sekitar 2.800 calon jemaah haji (Calhaj) yang telah melaksanakan MCU di fasilitas kesehatan yang disediakan Pemerintah Kota Bekasi. Angka ini baru mencakup separuh dari total kuota jemaah yang ditetapkan.

​Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi, kuota haji untuk wilayah ini mencapai 5.100 jemaah. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan, yakni dua kali lipat dibandingkan kuota tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kesadaran Pemeriksaan Kesehatan Masih Minim

​Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, mengungkapkan kekhawatirannya terkait lambatnya pergerakan data MCU ini.

​”Tingkat kesadaran masyarakat untuk segera melakukan MCU kesehatan masih agak minim. Baru sekitar 2.800 Calhaj yang sudah melakukan pemeriksaan, padahal targetnya sekitar 5.000-an jemaah. Kami terus mendorong agar para Calhaj meluangkan waktu karena MCU adalah kewajiban mutlak sebagai syarat pelaksanaan ibadah haji,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).

​Menurut analisis Dinkes, rendahnya angka partisipasi ini disebabkan oleh pola pikir jemaah yang lebih memprioritaskan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebelum memastikan kondisi kesehatan mereka.

​Utamakan Istithaah Kesehatan Sebelum Pelunasan

​Dinkes Kota Bekasi menekankan pentingnya konsep Istithaah Kesehatan (kemampuan kesehatan) sebagai syarat utama sebelum melakukan pelunasan biaya haji. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerugian bagi jemaah jika ternyata dinyatakan tidak layak terbang setelah biaya dilunasi.

​”Banyak yang fokus ke pelunasan dulu. Padahal seharusnya lebih baik cek kesehatan dulu. Ketika sudah yakin sehat dan memenuhi syarat istithaah, baru lakukan pelunasan,” tegas Kepala Dinkes.

​Ia juga menyoroti data pelunasan yang masih rendah. “Pelunasan pun angkanya masih sedikit, berdasarkan data Jumat pekan lalu, baru sekitar 300-an orang yang melunasi,” tambahnya.

​Sinergi dengan Kemenag dan KBIH

​Guna mempercepat proses pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji Kota Bekasi, Dinkes telah berkoordinasi lintas sektoral dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

​”Kami sudah melakukan sosialisasi masif. Kami juga mendorong KBIH-KBIH untuk segera memberitahukan dan menganjurkan jemaah binaannya agar segera mendatangi fasilitas kesehatan yang ditunjuk,” tuturnya.

​Daftar Rumah Sakit Rujukan MCU Haji di Kota Bekasi

​Pemerintah Kota Bekasi telah menunjuk enam fasilitas kesehatan untuk melayani MCU bagi 5.100 calon jemaah. Fasilitas ini terdiri dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D dan Rumah Sakit Swasta yang tersebar di berbagai wilayah strategis.

​Berikut adalah daftar 6 Rumah Sakit rujukan MCU Haji 2026 di Bekasi:

  1. RSUD Tipe D Teluk Pucung (Bekasi Utara)
  2. RSUD Tipe D Jatisampurna
  3. RSUD Tipe D Bantargebang
  4. RSUD Tipe D Pondok Gede
  5. RS Mekarsari (Swasta)
  6. RS Anna Pekayon (Swasta)

​Dinkes Kota Bekasi mengimbau seluruh calon jemaah untuk memanfaatkan fasilitas tersebut sesegera mungkin guna menghindari antrean panjang menjelang batas akhir pelaporan kesehatan.

Apakah Anda atau keluarga termasuk calon jemaah haji tahun 2026? Jangan tunda pemeriksaan kesehatan Anda. Segera kunjungi RSUD atau RS swasta yang telah ditunjuk di atas untuk memastikan kelancaran ibadah di Tanah Suci.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun
Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:00 WIB

Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:01 WIB

Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:53 WIB

Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026

Berita Terbaru

Ekstra

Sejarah Jalan Dr Kusuma Atmaja: Ketua MA Pertama RI

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:29 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x