Disdik Kota Bekasi Matangkan Penerapan Tes Kemampuan Akademik pada SPMB 2026

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poin Utama:

  • Kebijakan Baru: Disdik Kota Bekasi berencana menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
  • Target Peserta: Siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) yang akan melanjutkan ke jenjang SMP, baik Negeri maupun Swasta.
  • Materi Uji: Fokus pada kemampuan dasar literasi (Bahasa Indonesia) dan numerasi (Matematika/Berhitung).
  • Tujuan: Pemetaan standar pendidikan dan evaluasi kualitas pembelajaran dari tingkat SD.

​Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mulai melakukan penyesuaian strategi pendidikan dengan mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tahun 2026.

Uji kompetensi ini diproyeksikan menjadi salah satu instrumen penting dalam mekanisme Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi siswa yang akan masuk ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Penerapan TKA di Kota Bekasi diposisikan sebagai langkah strategis untuk memetakan kualitas pendidikan, meski sifat mandatorinya masih dalam tahap penyesuaian bertahap.

​”Jadi kemungkinan TKA itu semacam semi (wajib) yang akan kita terapkan kepada seluruh Sekolah Negeri dan Swasta untuk menjadi salah satu bahan pemetaan sebagai syarat kompetensi bagi siswa sekolah,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdik Kota Bekasi, Agus Enap kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kantor Disdik Kota Bekasi, Jalan Lapangan Tengah, Margahayu, Kamis (05/02/2026).

​Agus menjelaskan bahwa kebijakan ini akan berlaku menyeluruh di berbagai wilayah kecamatan, mulai dari Pondokgede, Rawalumbu, hingga Bantargebang. Tujuannya adalah untuk melihat kekurangan dan kelebihan siswa secara merata terkait implementasi pendidikan yang mereka terima selama duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

​Apa Tujuan Utama Penerapan TKA dalam SPMB 2026?

​Disdik Kota Bekasi menekankan bahwa TKA bukan sekadar ujian masuk, melainkan alat evaluasi komprehensif terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan. Hasil dari tes ini akan menjadi data dasar bagi Pemkot Bekasi untuk melakukan intervensi program pendidikan yang lebih tepat sasaran.

​Agus menilai standarisasi ini krusial untuk mengukur kinerja tenaga pendidik dalam memberikan materi pembelajaran.

​”Itu perlu ada, untuk apa? Untuk mengukur, kita ini sudah baik belum secara standarisasi pendidikan. Bilamana belum, maka kita harus kejar standar itu,” jelasnya.

​Materi Apa Saja yang Akan Diujikan?

​Metode pelaksanaan Uji Kompetensi TKA nantinya akan fokus menguji kemampuan dasar (fundamental) calon siswa. Disdik Kota Bekasi ingin memastikan siswa memiliki fondasi yang kuat sebelum menempuh pendidikan menengah.

​Materi yang akan diujikan meliputi:

  • Literasi: Kemampuan membaca dan memahami Bahasa Indonesia.
  • Numerasi: Kemampuan berhitung dan logika Matematika dasar.

​”Makanya sekarang melalui TKA ini, Pemerintah (Pusat) sudah cukup bagus dalam mencoba mengukur sementara dari daya tampung siswa untuk bisa membaca dan berhitung,” imbuh Agus.

​Bagaimana Dampak TKA Terhadap Kualitas Sekolah?

​Penerapan TKA diharapkan mampu menciptakan kesinambungan antara pendidikan dasar dan menengah. Jika hasil TKA menunjukkan nilai yang kurang memuaskan, hal tersebut menjadi indikator perlunya perbaikan di tingkat Sekolah Dasar.

​Agus menerangkan bahwa pemetaan ini penting agar kekurangan siswa saat di SD dapat diperbaiki saat mereka masuk SMP.

​”Jadi apa yang menjadi kekurangan waktu siswa belajar di tingkatan sekolah sebelumnya, di sekolah tingkat selanjutnya (SMP) siswa bisa melakukan penyesuaian secara apa yang menjadi kekurangannya untuk bisa diperbaiki,” pungkasnya.

​Dengan adanya rencana penerapan TKA ini, orang tua dan wali murid di Kota Bekasi diharapkan mulai mempersiapkan putra-putrinya, terutama dalam penguatan kemampuan calistung (baca, tulis, hitung).

Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas pendidikan di Kota Patriot menjadi lebih terukur dan berkualitas.

Pantau terus informasi terbaru mengenai jadwal dan teknis SPMB 2026 hanya di RakyatBekasi.Com.

Visited 115 times, 10 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menuju Porprov 2026, Gedung 6 Lantai GOR Bekasi Menanti BAST
Efisiensi APBD! Pemkot Bekasi Kaji Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu di 2027
Darurat DBD Kota Bekasi: 1.583 Kasus, Usia Produktif Rentan
Gawat! Ribuan Warga Kota Bekasi Terjangkit DBD, Usia Produktif Paling Terpukul
Evaluasi Haji 2027: Kemenhaj Kota Bekasi Kebut Cek Kesehatan
Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat
Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!
Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:46 WIB

Menuju Porprov 2026, Gedung 6 Lantai GOR Bekasi Menanti BAST

Senin, 8 Juni 2026 - 06:01 WIB

Efisiensi APBD! Pemkot Bekasi Kaji Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu di 2027

Senin, 8 Juni 2026 - 05:48 WIB

Darurat DBD Kota Bekasi: 1.583 Kasus, Usia Produktif Rentan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:34 WIB

Gawat! Ribuan Warga Kota Bekasi Terjangkit DBD, Usia Produktif Paling Terpukul

Senin, 8 Juni 2026 - 05:15 WIB

Evaluasi Haji 2027: Kemenhaj Kota Bekasi Kebut Cek Kesehatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x