​Disdik Kota Bekasi Rampungkan Distribusi 18 Ribu Unit Meubeler Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdik Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain.

Kepala Disdik Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain.

Poin Utama:

  • Total Distribusi: Sebanyak 18.137 unit meubeler (meja dan kursi) telah disalurkan.
  • Rincian Jenjang: 11.040 unit untuk 120 SD Negeri dan 7.097 unit untuk 56 SMP Negeri.
  • Status Terkini: Distribusi dinyatakan rampung 100% per awal Januari 2026.
  • Penyebab Keterlambatan: Proses Probity Audit bersama Inspektorat dan KPK untuk transparansi anggaran.

​Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi secara resmi mengumumkan bahwa pengadaan meubeler untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri tahun anggaran 2025 telah tuntas didistribusikan.

Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kekurangan sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan akibat lonjakan kapasitas rombongan belajar di berbagai wilayah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Status Terkini Distribusi Meja dan Kursi Siswa?

​Kepala Disdik Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa seluruh unit meubeler yang dianggarkan pada tahun lalu kini sudah diterima oleh sekolah-sekolah yang membutuhkan. Tidak ada lagi sekolah yang tertunda pengirimannya pada awal tahun 2026 ini.

​”Udah kalau itu, sudah semua kami distribusikan,” kata Alexander Zulkarnain kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangannya di Kota Bekasi, Kamis (08/01/2026).

​Kepastian ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Kota Bekasi, mengingat sebelumnya sempat terjadi kekhawatiran terkait ketersediaan fasilitas belajar yang memadai bagi siswa.

​Berapa Rincian Alokasi Meubeler per Jenjang Pendidikan?

​Berdasarkan data rekapitulasi Disdik Kota Bekasi, total pengadaan meubeler tahun 2025 mencapai lebih dari 18 ribu unit yang disebar untuk mengganti sarpras rusak maupun memenuhi kebutuhan kelas baru. Berikut rinciannya:

  • Tingkat SD Negeri: Sebanyak 11.040 unit (meja dan kursi siswa) didistribusikan ke 120 SD Negeri.
  • Tingkat SMP Negeri: Sebanyak 7.097 unit (kursi serbaguna, meja, dan kursi siswa) didistribusikan ke 56 SMP Negeri.

​Mengapa Pengadaan Sempat Mengalami Keterlambatan?

​Disdik Kota Bekasi mengakui adanya keterlambatan distribusi yang seharusnya tersedia saat tahun ajaran baru dimulai pertengahan 2025 lalu.

Keterlambatan ini disebabkan oleh mekanisme pengawasan ketat berupa Probity Audit. Alexander menjelaskan bahwa pihaknya harus menunggu hasil audit dari Inspektorat yang didampingi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna memastikan pengadaan barang dan jasa berjalan transparan dan akuntabel.

​Selain faktor administrasi, lonjakan kebutuhan sarpras juga dipicu oleh perubahan rasio siswa per kelas. Pada tahun 2025, terjadi peningkatan kepadatan rombongan belajar (Rombel) di Kota Bekasi, dari yang sebelumnya rata-rata 38 siswa menjadi 44 siswa per kelas.

Hal ini memaksa Pemkot Bekasi melakukan penyesuaian cepat terhadap ketersediaan meja dan bangku agar kegiatan belajar mengajar tetap kondusif.

​Dengan rampungnya distribusi ini, diharapkan tidak ada lagi siswa di Kota Bekasi yang kesulitan belajar karena minimnya fasilitas meja dan kursi. Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus memantau kondisi sarana pendidikan di setiap kecamatan.

Warga Bekasi, ada fasilitas sekolah di lingkungan Anda yang masih rusak? Laporkan segera melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau informasikan kepada redaksi kami.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x