Disdukcapil Catat 30 Ribu Warga Jakarta Pindah Domisili ke Kota Bekasi sepanjang 2024

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat.

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi mencatat sebanyak 30 ribu masyarakat Daerah Khusus Jakarta telah mengurus pindah domisili kependudukan menjadi Kota Bekasi hingga akhir tahun 2024 lalu.

Perpindahan tersebut menyusul warga Jakarta yang telah bermukim di Kota Bekasi selama lebih dari setahun lamanya, setelah Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta menonaktifkan NIK warga yang tidak lagi tinggal di Jakarta.

“Sejauh ini, perpindahan warga DKI yang pindah domisili ke Kota Bekasi terus berjalan. Sekarang sudah 30 ribuan yang melapor dan mengalihkan KTP-nya ke Kota Bekasi,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat, saat ditemui awak media termasuk RakyatBekasi.com di Gedung DPRD Kota Bekasi selepas rapat kerja bersama Komisi 1 DPRD Kota Bekasi pada Kamis (09/01/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taufiq menjelaskan bahwa perpindahan warga ini tidak dapat ditargetkan dalam kategori angka tertentu, karena hal tersebut tergantung pada kebijakan Pemerintah Provinsi Jakarta yang menonaktifkan NIK warga yang tidak lagi tinggal di sana.

“Kita berdasarkan data dari DKI Jakarta. DKI menonaktifkan NIK secara bertahap, tidak sekaligus. Total data yang kami dapat hampir satu juta. Jika itu dibagi per kabupaten/kota di sekitar wilayah Jabodetabek, mungkin bisa mencapai seratus ribuan atau dua ratus ribu,” jelasnya.

Namun, Pemerintah Provinsi Jakarta tidak menonaktifkan NIK sekaligus bagi warga yang sudah tidak tinggal di Jakarta, tetapi secara bertahap sesuai dengan data yang ada.

“Kalau tidak salah, yang dinonaktifkan pada 2024 adalah yang sudah mendaftar ke kita hampir 30 ribuan sampai Desember 2024,” tambahnya.

Menurut Taufiq, warga Jakarta yang sudah bermukim lebih dari satu tahun di Kota Bekasi tetapi belum mengurus administrasi kependudukan (Adminduk) untuk pindah domisili, diharapkan segera melakukannya.

Pemerintah Provinsi Jakarta akan melakukan penonaktifan NIK secara bertahap, dan untuk menghindari kendala, sebaiknya segera melakukan perubahan Adminduk.

“Dari data total 1,8 juta jiwa, setiap tahun akan dinonaktifkan secara bertahap jika tidak segera diurus, agar tidak terjadi kendala sebelum dinonaktifkan. Jadi, segera lakukan perubahan Adminduk,” imbaunya.

Syarat pindah kependudukan domisili di Kota Bekasi juga tergolong mudah dalam pelayanan, cukup membawa Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) ke pelayanan tingkat kecamatan yang tersedia di Kota Bekasi.

“Yang penting sudah punya SKPWNI, tinggal datang ke kecamatan. Kami sudah menyiapkan 12 kecamatan untuk melayani perpindahan penduduk. Mereka tinggal membawa SKPWNI dari Jakarta dan langsung kami layani,” tuturnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
Sopir MBG Belum Jadi Tersangka, Polisi Masih Dalami Kasus Tabrakan Maut di Bekasi Timur
Tragedi Maut Mobil MBG di Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto Soroti Uji KIR
Mobil MBG Tewaskan Pedagang di Bekasi, GMNI Soroti Kegagalan Program Pusat
Wali Kota Bekasi Sambangi Kediaman Rumah Duka Korban Meninggal Tabrakan Maut Mobil MBG
Wali Kota Bekasi Rombak Kabinet: Nadih Arifin Pimpin Disparbud, Dzikron jadi Kadisnaker
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52 WIB

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:43 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:43 WIB

Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:49 WIB

Sopir MBG Belum Jadi Tersangka, Polisi Masih Dalami Kasus Tabrakan Maut di Bekasi Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:18 WIB

Mobil MBG Tewaskan Pedagang di Bekasi, GMNI Soroti Kegagalan Program Pusat

Berita Terbaru

Potret ribuan warga Kota Bekasi yang antusias memadati area Car Free Day (CFD) pada akhir pekan. Merespons tingginya minat masyarakat akan ruang publik terpadu, Pemkot Bekasi kini tengah mematangkan kajian untuk membuka titik CFD baru di kawasan Jalan Veteran, Alun-alun M. Hasibuan, Kecamatan Bekasi Selatan.

Bekasi

Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:43 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x