Diserbu 7 Ribu Pencaker, Disnaker Kota Bekasi Wacanakan Job Fair Lanjutan di Akhir Tahun

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ribuan Pencari Kerja (Pencaker) yang tampak memadati area stan perusahaan saat pelaksanaan Job Fair yang diselenggarakan oleh Disnaker Kota Bekasi di Mega Bekasi Hypermall, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (08/07/2026).

Suasana ribuan Pencari Kerja (Pencaker) yang tampak memadati area stan perusahaan saat pelaksanaan Job Fair yang diselenggarakan oleh Disnaker Kota Bekasi di Mega Bekasi Hypermall, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (08/07/2026).

Poin Utama:

  • Antusiasme Tinggi: Angka pelamar menembus 7.000 orang, memperebutkan 3.500 lowongan dari 50 perusahaan.
  • Lokasi Pelaksanaan: Bursa kerja digelar di Mega Bekasi Hypermall, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan pada 7-8 Juli 2026.
  • Rencana Jilid II: Pemkot Bekasi menargetkan Job Fair lanjutan pada November atau Desember 2026 menyasar lulusan baru (fresh graduate).
  • Fokus Penurunan Pengangguran: DPRD Kota Bekasi mendorong pendanaan lewat ABT untuk terus menekan angka pengangguran di level 7,33 persen.

Membludaknya animo Pencari Kerja (Pencaker) hingga menembus angka 7.000 pendaftar membuat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi langsung bergerak cepat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini mewacanakan penyelenggaraan Job Fair lanjutan pada akhir tahun 2026 guna menekan angka pengangguran di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tingginya antusiasme publik ini terlihat jelas selama dua hari pelaksanaan bursa kerja di Mega Bekasi Hypermall, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, pada 7-8 Juli 2026.

​Mengapa Disnaker Kota Bekasi Merencanakan Job Fair Lanjutan di 2026?

​Pemkot Bekasi melalui Disnaker mengambil langkah strategis ini karena jumlah pelamar jauh melebihi ekspektasi awal dan ketersediaan lowongan kerja. Dari total 3.500 posisi yang tersedia, jumlah pendaftar membludak hingga dua kali lipat.

​”Dengan kegiatan Job Fair yang dibuka selama kurun waktu dua hari. Dengan, kami bekerjasama oleh Face Jobs dan menghadirkan sekitar 50 perusahaan melalui 3.500 lowongan pekerjaan. Bagi pendaftarnya diluar prakiraan kami,” kata Kepala Disnaker Kota Bekasi, Dzikron, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi acara, Rabu (08/07/2026).

​Melihat ketimpangan antara jumlah pencaker dan lowongan, pihak Disnaker langsung membangun komunikasi dengan legislatif.

Hal ini dilakukan demi merumuskan solusi cepat agar para pencari kerja lokal dapat terserap maksimal.

​”Tadi sudah diskusi sama Bu Dewan dari Komisi 4 DPRD udah di dukung juga, mungkin kalau ada anggarannya di Anggaran Belanja Tambahan (ABT),” ujar Dzikron menambahkan.

​Kapan Jadwal Pelaksanaan Job Fair Jilid II di Kota Bekasi?

​Rencananya, bursa kerja jilid kedua akan digulirkan pada bulan November atau Desember 2026 mendatang.

Waktu ini dinilai sangat ideal karena bertepatan dengan masa aktif para lulusan baru (fresh graduate) tingkat SMA dan SMK yang mulai mencari pekerjaan setelah masa jeda kelulusan.

​”Nanti biasanya para lulusan SMA dan SMK ini akan istirahat dulu dia. Kemudian, lima bulan setelahnya, baru cari kerja. Jadi Desember baru kerja dia. Semoga waktunya engga terlalu mepet, kalau di selenggarakan di bulan November atau Desember,” katanya.

​Bagaimana Dukungan DPRD Terhadap Anggaran Job Fair Kota Bekasi?

​Usulan penambahan frekuensi bursa kerja ini mendapat lampu hijau secara penuh dari pihak legislatif.

Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Adelia, menegaskan bahwa DPRD siap mendukung alokasi anggarannya untuk terus menekan angka pengangguran di “Kota Patriot”.

​Saat ini, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bekasi berada di angka 7,33 persen. Angka ini secara persentase relatif lebih baik dibandingkan rata-rata wilayah di 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat yang sebagian besar masih menyentuh angka 8 persen lebih.

​”Angka pengangguran kita memang menurun, tetapi bukan berarti hilang kan? Jadi saya setuju bahwa memang harus lebih sering ada kegiatan seperti ini Job Fair. Bahkan kalau bisa satu tahun dua kali, karena ini 3 ribu nih open rekrutmen nya, cuma yang daftar kan tujuh ribu,” jelas Adelia.

​Politisi dari Partai Golkar ini juga mendesak agar Pemkot Bekasi ke depannya lebih masif mengalokasikan anggaran APBD untuk kegiatan pengentasan pengangguran.

Intensitas bursa kerja harus ditingkatkan agar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.

​”Berharapnya sih kedepannya lebih banyak lagi kegiatan kegiatan Job Fair seperti ini. Karena kalau memang mau buat angka pengangguran menurun. Harusnya ditambah, secara pelaksanaan kegiatan Job Fair. Makanya tadi saya bilang kan, kalau bisa satu tahun dua kali,” tuturnya mengakhiri.

Langkah strategis Pemkot Bekasi ini diharapkan tidak hanya sekadar wacana, melainkan mampu direalisasikan secara konkret demi membuka seluas-luasnya keran lapangan pekerjaan bagi warga lokal.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai rencana penyelenggaraan Job Fair lanjutan akhir tahun nanti?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini, dan jangan lupa ikuti terus perkembangan informasi lowongan kerja terbaru hanya di RakyatBekasi.Com – Beyond Your Local News!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel
Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur
Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas
Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026
Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:58 WIB

Diserbu 7 Ribu Pencaker, Disnaker Kota Bekasi Wacanakan Job Fair Lanjutan di Akhir Tahun

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:53 WIB

Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:42 WIB

Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:09 WIB

Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok

Berita Terbaru

Suasana hiruk pikuk lalu lintas yang membelah deretan gedung pencakar langit di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nama kawasan bisnis paling elite di Indonesia ini diabadikan dari sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang rela memimpin perang gerilya dari atas tandu dengan kondisi satu paru-paru demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x