Dishub Kota Bekasi: Pergerakan Arus Mudik Lebaran 2025 Mulai Terpantau di Jalur Arteri

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan arus mudik 2025 mulai terpantau di jalur Arteri, Minggu (23/03/2025) malam.

Pergerakan arus mudik 2025 mulai terpantau di jalur Arteri, Minggu (23/03/2025) malam.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menyampaikan bahwa pergerakan arus mudik Lebaran mulai terlihat di jalur arteri Kota Bekasi, terutama kendaraan bermotor yang melintas pada H-8 Idul Fitri.

Pemantauan intensif dilakukan oleh petugas Dishub untuk memastikan kelancaran lalu lintas bagi pemudik yang melewati wilayah ini.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan pada Minggu (23/03/2025) malam, arus kendaraan mulai terlihat di Jalur Utara, khususnya dari arah Jakarta menuju Grand Wisata dan seterusnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, ia mencatat bahwa kepadatan arus mudik masih dalam intensitas yang rendah.

“Pergerakan arus mudik sudah mulai terlihat, terutama di sisi sektoral Jalur Utara. Namun, sejauh ini arus kendaraan masih tergolong sedikit,” ujar Zeno dalam keterangannya, Senin (24/03/2025).

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, Dishub Kota Bekasi telah memetakan sejumlah titik ruas jalan yang kemungkinan besar menjadi rawan macet selama masa mudik.

Pemetaan dilakukan berdasarkan tiga jalur utama mudik, yakni Jalur Utara, Jalur Tengah, dan Jalur Selatan.

Rincian Jalur Utama di Kota Bekasi

  • Jalur Utara, meliputi rute:
    • Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ahmad Yani – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun.
    • Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Cut Meutia – Bulak Kapal – Tambun.
    • Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Sersan Aswan – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun.
  • Jalur Tengah, meliputi rute:
    • Jakarta – Jalan KH Noer Ali – Jalan M. Hasibuan – Jalan Chairil Anwar – Jalan Cempaka (Margahayu) – Jalan Kalimalang – Grand Wisata.
  • Jalur Selatan, meliputi rute:
    • Bogor – Jalan Siliwangi – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun.

Prediksi Puncak Kepadatan

Zeno menyebutkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-3 hingga H-4 Lebaran, dengan peningkatan signifikan pergerakan kendaraan bermotor.

Arus mudik tidak hanya didominasi kendaraan roda empat (R4) tetapi juga roda dua (R2).

Kepadatan arus biasanya meningkat saat masyarakat mulai melakukan perjalanan setelah berbuka puasa hingga waktu sahur.

“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 dan H-4 Lebaran, kemudian melandai. Pada momentum tersebut, kita tidak hanya melihat kendaraan roda empat, tetapi juga roda dua. Biasanya, pergerakan ini meningkat mulai dari waktu berbuka puasa hingga menjelang sahur,” ungkap Zeno.

Dishub telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kepadatan lalu lintas, termasuk pengaturan jalur alternatif yang dapat digunakan pemudik untuk menghindari area macet.

Selain itu, petugas Dishub akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk memantau dan mengelola kelancaran lalu lintas.

“Selain jalur utama, kami telah menyiapkan jalur alternatif agar pemudik dapat melintas lebih lancar dan terhindar dari kemacetan. Kami juga menempatkan petugas di titik-titik rawan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali,” tambahnya.

Dengan pemantauan dan persiapan yang intensif, Dishub Kota Bekasi berharap dapat menciptakan suasana mudik yang aman dan lancar bagi masyarakat.

Zeno juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas selama perjalanan mudik.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat selama masa mudik Lebaran 2025. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimis perjalanan mudik di Kota Bekasi dapat berjalan lancar,” tutup Zeno.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Barbuk Lenyap! Polisi Didesak Tahan ABH Pengeroyok di Jatiasih
Darurat Sampah Bekasi: Bumerang Konsumerisme Ulah Kapitalis
Mangkrak Sebulan: Polsek Medansatria Lamban Usut Pengeroyokan kurir Shopee Xpress
KOAR Bekasi Bongkar Dugaan Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Relax’t Spa Cibubur
Waspada Hantavirus, Pemkot Bekasi Perkuat Deteksi Dini dan Edukasi Masyarakat
Dolar AS Tembus Rp17.700, Industri Bekasi Terancam Badai PHK
Rupiah Anjlok ke Rp17.700, Industri di Kota Bekasi Terpukul!
Diduga Ilegal, Pemkot Bekasi Ditantang Tutup 18 THM di Pasar Bintara
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:10 WIB

Barbuk Lenyap! Polisi Didesak Tahan ABH Pengeroyok di Jatiasih

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:22 WIB

Darurat Sampah Bekasi: Bumerang Konsumerisme Ulah Kapitalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:51 WIB

Mangkrak Sebulan: Polsek Medansatria Lamban Usut Pengeroyokan kurir Shopee Xpress

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:20 WIB

KOAR Bekasi Bongkar Dugaan Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Relax’t Spa Cibubur

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:34 WIB

Waspada Hantavirus, Pemkot Bekasi Perkuat Deteksi Dini dan Edukasi Masyarakat

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Darurat Sampah Bekasi: Bumerang Konsumerisme Ulah Kapitalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:22 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x