Hadapi Puncak Arus Mudik, Terminal Induk Bekasi Siagakan 30 Bus Cadangan

- Jurnalis

Jumat, 28 Maret 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemudik padati Terminal Induk Bekasi, Jumat (28/03/2025).

Pemudik padati Terminal Induk Bekasi, Jumat (28/03/2025).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menyiagakan 30 unit bus cadangan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 di Terminal Induk Bekasi.

Bus cadangan ini disiapkan sebagai langkah antisipasi untuk melayani pemudik, terutama jika bus reguler yang telah disiagakan tidak mencukupi.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh pemudik dapat terlayani dengan baik selama periode mudik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebanyak 30 unit bus cadangan telah kami siapkan untuk melayani para pemudik. Ini adalah bentuk antisipasi jika terdapat kekurangan bus reguler yang telah disiagakan,” ujar Kadishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar kepada rakyatbekasi.com dalam keterangannya, Jumat (28/03/2025).

Zeno juga menjelaskan bahwa sebelumnya, Terminal Induk Bekasi telah menyiagakan 303 unit bus reguler untuk memenuhi kebutuhan pemudik selama arus mudik Lebaran.

Rincian armada tersebut meliputi 143 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan 160 unit bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

“Kami telah menyiapkan 303 unit bus reguler untuk mengantisipasi arus mudik. Dari sisi kuantitas dan kualitas, kami pastikan bus-bus ini mencukupi untuk melayani pemudik, baik untuk jalur AKDP maupun AKAP,” jelas Zeno.

Sementara itu, Kepala Terminal Induk Bekasi, Robin, memprediksi bahwa Jumat (28/03/2025) ini atau H-3 Lebaran akan menjadi puncak arus mudik di Terminal Induk Bekasi.

Hal ini didasarkan pada lonjakan penumpang yang terjadi pada Kamis (27/03/2025), di mana pergerakan arus mudik pada jalur AKAP meningkat hingga 30%.

“Pergerakan arus mudik kemarin sore menunjukkan lonjakan signifikan, terutama pada jalur AKAP. Oleh karena itu, puncak arus mudik kami perkirakan terjadi hari ini, di H-3 Lebaran,” kata Robin.

Meski demikian, Robin mencatat bahwa hingga saat ini jalur pemberangkatan AKDP masih belum menunjukkan lonjakan penumpang yang berarti.

Berdasarkan data rekapitulasi terakhir pada Kamis (27/03/2025), Terminal Induk Bekasi mencatat total 2.451 pemudik yang diberangkatkan, dengan jumlah bus yang dioperasikan sebanyak 247 unit.

Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan hari sebelumnya, Rabu (26/03/2025), yang mencatat 1.614 penumpang dan 231 bus.

Robin menambahkan bahwa kepadatan arus pemudik masih tergolong fluktuatif, dengan lonjakan yang terjadi pada waktu-waktu tertentu.

Data lengkap mengenai pergerakan arus mudik baru akan terlihat pada sore hari melalui laporan rekapitulasi akhir.

“Nanti sore, kita akan melihat pergerakan secara keseluruhan melalui hasil akhir. Saat ini, kepadatan masih fluktuatif. Namun, penumpukan biasanya terjadi pada jam-jam tertentu,” sambungnya.

Berdasarkan pantauan jurnalis rakyatbekasi.com di lapangan, aktivitas di Terminal Induk Bekasi sudah mulai padat sejak pagi hari, terutama di sisi selatan pintu masuk terminal.

Banyak pemudik yang tiba dan menunggu di sekitar loket perusahaan otobus (PO) untuk pemberangkatan bus.

Bus yang masuk dan keluar terminal juga menunjukkan peningkatan intensitas dibandingkan hari sebelumnya.

Petugas terminal tampak aktif membantu mengatur arus pemudik dan memastikan jadwal keberangkatan bus berjalan lancar.

Dengan menyiagakan bus cadangan, Dishub Kota Bekasi berharap dapat memastikan kelancaran arus mudik dan memberikan kenyamanan kepada para pemudik.

Zeno Bachtiar juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami ingin semua pemudik dapat menikmati perjalanan dengan nyaman dan selamat. Kerja sama antara pemerintah, pengelola terminal, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan mudik yang lancar dan aman,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK
Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun
Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH
Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken
Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026
Tolak Operasional Bus Trans Beken, Ratusan Angkot Blokade Jalan Protokol Kota Bekasi
Disparbud Tutup Sementara Hutan Bambu Usai Longsor Akibat Luapan Kali Bekasi
Longsor Terjang Wisata Hutan Bambu Bekasi Timur, 4 Saung Hanyut

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIB

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:37 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:14 WIB

Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca