Distaru Kota Bekasi Segel dan Putus Aliran Listrik Tiga Pintu Parkir Tak Berizin di Ruko SNK

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Distaru Kota Bekasi melakukan tindakan tegas dengan menyegel dan memutus aliran listrik terhadap tiga pintu parkir tak berizin yang berada di lahan parkir Ruko SNK (Sentra Niaga Kalimalang) Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (17/03/2025).

Distaru Kota Bekasi melakukan tindakan tegas dengan menyegel dan memutus aliran listrik terhadap tiga pintu parkir tak berizin yang berada di lahan parkir Ruko SNK (Sentra Niaga Kalimalang) Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (17/03/2025).

Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi melakukan tindakan tegas dengan menyegel dan memutus aliran listrik terhadap tiga pintu parkir tak berizin yang berada di lahan parkir Ruko SNK (Sentra Niaga Kalimalang) Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota Bekasi dalam menindak pelanggaran tata ruang dan penggunaan lahan.

Penindakan ini menyusul aksi paguyuban warga setempat yang sebelumnya membongkar segel yang telah dipasang oleh Pemkot Bekasi pada Jumat (21/02/2025) lalu. Aksi pembongkaran tersebut dilakukan menggunakan barrier gate tanpa izin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyegelan ini merupakan langkah tegas dari Distaru karena tidak ada itikad baik dari pengurus Paguyuban hingga saat ini. Mereka bahkan sempat membuka segel yang sebelumnya telah kami pasang,” tegas Kepala Distaru Kota Bekasi, Dizkron, dalam keterangannya, Senin (17/03/2025).

Dizkron menjelaskan bahwa penyegelan ini bersifat sementara, dan beberapa unsur stakeholder terkait turut dilibatkan dalam pelaksanaannya.

Distaru bekerja sama dengan Satpol PP, kepolisian, dan TNI sebagai bagian dari sinergi dalam menegakkan aturan.

“Hari ini kami juga melakukan pemutusan aliran listrik di tiga gate parkir milik paguyuban. Dua gate berada di sisi selatan dan satu di sisi timur,” ujarnya.

Distaru memberikan tenggang waktu selama tujuh hari kepada pihak paguyuban untuk melakukan pembongkaran gate parkir secara mandiri.

Dizkron menegaskan bahwa jika tidak ada itikad baik dalam kurun waktu tersebut, maka Pemerintah Kota Bekasi akan mengambil langkah progresif untuk membongkar secara paksa sesuai dengan aturan dan ketentuan Peraturan Daerah (Perda).

“Paling lama tujuh hari kami menunggu itikad baik mereka untuk membongkar secara sukarela. Jika tidak, kami akan melakukan pembongkaran paksa berdasarkan aturan dan ketentuan yang berlaku,” jelas Dizkron.

Tindakan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menegakkan hukum dan menjaga tata ruang wilayah dari pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat luas.

Dizkron menekankan bahwa pelanggaran tata ruang tidak dapat ditoleransi, terutama jika pelanggaran tersebut dilakukan secara terus-menerus tanpa upaya perbaikan dari pihak yang bersangkutan.

“Ini adalah pelanggaran serius yang tidak bisa kami abaikan. Kami akan terus mengambil langkah-langkah tegas untuk memastikan tata ruang Kota Bekasi tertata dengan baik dan tidak disalahgunakan,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x