DPRD Dorong Pemkot Bekasi Fokus Penanganan Pascabanjir dan Pemulihan Lingkungan

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi sebut proses pembersihan lumpur pascabanjir butuh waktu sekitar dua bulan.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi sebut proses pembersihan lumpur pascabanjir butuh waktu sekitar dua bulan.

Pimpinan DPRD Kota Bekasi merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah setempat untuk fokus melakukan penanganan pasca-dampak banjir, yang merupakan imbas luapan air Kali Bekasi dari wilayah Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah rehabilitasi bagi seluruh wilayah yang terdampak dan untuk segera mengambil langkah-langkah progresif.

“DPRD meminta kepada Wali Kota dan jajarannya untuk tetap fokus dalam melakukan rehabilitasi, rekonstruksi, dan pemulihan lingkungan pasca-bencana banjir. Serta, dapat memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” ucap Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, dalam keterangannya kepada rakyatbekasi.com, Kamis (13/03/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sardi menjelaskan bahwa kejadian banjir ini menunjukkan perlunya kajian menyeluruh dalam upaya perbaikan yang serius dari Pemerintah Kota Bekasi.

Menurutnya, langkah ini penting agar Kota Bekasi dapat menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang efektif dan efisien.

“Sudah seharusnya kita memberikan perhatian khusus pada pola perencanaan pembangunan dan pengembangan kota,” jelas Sardi.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan tata ruang yang memperhatikan keseimbangan daya dukung lingkungan.

Percepatan pembangunan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan dapat berdampak buruk, termasuk dalam hal sistem drainase yang juga harus menjadi perhatian serius.

Sementara itu Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan bahwa pihaknya meminta seluruh jajaran Aparatur Pemerintah Daerah (OPD) untuk melakukan introspeksi diri terkait permasalahan di Kota Bekasi.

“Kita juga harus jujur dan berani melakukan introspeksi diri, kita harus mengevaluasi apa saja yang menjadi permasalahan utama di Kota Bekasi,” tuturnya saat pidato HUT Kota Bekasi ke-28 di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (10/03/2025) lalu.

Tri mengidentifikasi beberapa masalah yang menjadi fokus perbaikan di Kota Bekasi, di antaranya masalah banjir, kemacetan, pelayanan publik, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kualitas lingkungan.

Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tidak bisa bekerja secara parsial.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi erat dalam menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan Kota Bekasi.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi yang erat, sehingga kita bisa menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan Kota Bekasi,” imbuhnya.

Selain itu, Tri juga menyebut bahwa Kota Bekasi, sebagai kota berstatus metropolis, tidak boleh hanya terpaku pada pertumbuhan ekonomi saja.

“Kota ini harus semakin nyaman, aman, dan layak huni bagi semua warganya. Kami ingin memastikan bahwa Kota Bekasi tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga mudah dan cepat dalam pelayanan publiknya. Kami akan terus membangun Kota Bekasi yang lebih baik melalui visi besar kota ini: semakin nyaman dan sejahtera warga masyarakatnya,” tandasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Usulkan Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual
BK Soroti Absennya Tiga Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi saat Rapat Paripurna
Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025
Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken
Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi
Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal
Mutasi Dadakan PPPK Jadi Guru, Pemkot Bekasi Tabrak UU ASN
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:50 WIB

BK Soroti Absennya Tiga Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi saat Rapat Paripurna

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken

Senin, 13 Juli 2026 - 05:57 WIB

Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi

Berita Terbaru

Infografis.

Opini

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Jul 2026 - 04:02 WIB

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x