Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Targetkan 2 Tahun Lenyapkan Gunungan Sampah

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kemeja biru) memberikan sambutan didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (belakang) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat peresmian Groundbreaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (26/08/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kemeja biru) memberikan sambutan didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (belakang) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat peresmian Groundbreaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (26/08/2026).

  • ​Menkopangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan PSN Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sumurbatu, Bantargebang.
  • ​PSEL dibangun untuk mengonversi tumpukan sampah darurat setinggi 60 meter menjadi sumber energi terbarukan (listrik).
  • ​Pemerintah pusat menargetkan krisis gunungan sampah di Kota Bekasi akan tuntas dan bersih dalam kurun waktu 2 tahun.
  • ​Kota Bekasi resmi menjadi wilayah ketiga di Indonesia yang memiliki fasilitas PSEL setelah Provinsi Bali dan Kota Bandung.

​Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menkopangan) Zulkifli Hasan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (26/08/2026).

Langkah strategis ini menjadi tonggak awal upaya nyata pemerintah untuk melenyapkan gunungan sampah setinggi 60 meter yang bertahun-tahun menjadi krisis lingkungan akut di wilayah tersebut.

​Kolaborasi Pusat dan Wali Kota Bekasi Tangani Darurat Sampah

​Pembangunan PSEL ini diyakini akan mengubah total tata cara pengelolaan limbah konvensional menjadi energi terbarukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fasilitas ini didesain khusus untuk mengonversi puluhan ton tumpukan sampah per hari menjadi pasokan listrik yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

​”Kita baru saja melakukan Grand Launching untuk PSEL (Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik) yang ada di Kota Bekasi. Pertama di Bali, Kemudian Bandung dan Kota Bekasi, berarti sudah tiga,” kata Zulkifli Hasan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai pelaksanaan Groundbreaking PSEL Sumurbatu, Bantargebang, Rabu (26/08/2026).

​Fokus utama proyek ini tidak sekadar membersihkan lahan, melainkan menciptakan sirkular ekonomi baru di sektor energi hijau.

​”Sekaligus bagaimana nantinya mengelola sampah menjadi energi listrik,” ujarnya.

​Mengapa PSEL Sumurbatu Sangat Mendesak Dibangun?

​Kehadiran PSEL sangat mendesak karena volume sampah di kawasan tersebut sudah masuk kategori darurat.

Tumpukan limbah rumah tangga dan industri yang tak terkelola dengan baik selama bertahun-tahun mengancam ekosistem dan kesehatan publik.

​”Tapi itu semua baru yang darurat. Seperti Bantargebang (Sumurbatu) ini, Kota Bekasi darurat. Di Tangerang itu juga darurat, Bali juga darurat. Tumpukan sampahnya sudah sampai 60 meter tingginya. Nah, ini bertahun-tahun enggak selesai-selesai, mudah-mudahan dalam dua tahun ini bisa kita selesaikan,” jelasnya.

​Bagaimana Rencana Aksi Pemerintah Menuntaskan Gunungan Sampah?

​Sebelum secara resmi meletakkan batu pertama, Menkopangan juga memompa semangat aparat daerah untuk bekerja keras.

Optimisme tinggi dan kerja sama lintas sektor mutlak diperlukan agar proyek ini rampung tepat waktu.

​”Alhamdulillah, kalau sampah mau selesai, memang semangatnya harus seperti ini. Semangat pantang menyerah. Betul?,” ucap dia saat memimpin Apel Gebrek K3 di Stadion Mini Ciketing Udik, jelang pelaksanaan Groundbreaking.

​Zulkifli Hasan memastikan bahwa teknologi dari fasilitas PSEL ini akan beroperasi optimal dan memberikan jawaban nyata atas mandeknya penanganan sampah selama ini.

​”Nah, ini bertahun-tahun persoalan enggak selesai-selesai. Ini kita akan segera selesaikan. Setelah ini saya akan groundbreaking. Sampah ini kita akan selesaikan dalam 2 tahun, nanti gunung sampah di TPS Sumurbatu itu enggak ada lagi, insyaallah,” ujarnya.

​Apa Dampak Langsung Proyek PSEL Bagi Warga Kota Bekasi?

​Dampak terpenting dari proyek ini adalah pembebasan lingkungan permukiman dari polusi udara dan bau busuk yang selama ini membayangi warga.

Pemerintah pusat bahkan berani memberikan garansi moral jika target revitalisasi lingkungan ini meleset.

​”Kita akan bebaskan Kota Bekasi, Bekasi dari sampah bau sampah yang menggunung. Target 2 tahun. Kalau 2 tahun enggak beres, nanti saya dipanggil lagi kemari. Ya, boleh dimarahi. Oke?,” katanya.

​Pembangunan PSEL di Sumurbatu ini diharapkan tidak sekadar menjadi proyek seremonial, melainkan solusi nyata yang mengubah wajah kelam pengelolaan sampah di Kota Bekasi menjadi lebih modern dan berkelanjutan.

​Ingin terus memantau janji 2 tahun penuntasan sampah Bantargebang dan kebijakan Wali Kota Bekasi lainnya?

Bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda di bawah, dan pastikan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita paling tajam dan terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandeng TNI-AD, Zulhas Targetkan Gunungan Sampah Habis Bertahap Lewat PSEL dan Pirolisis
Groundbreaking PSEL Sumurbatu Dimulai, Menkopangan Janji Gunung Sampah Lenyap 2 Tahun!
Zulhas Tegur Warga Bekasi: 80 Tahun Merdeka Masalah Sampah Belum Selesai, Mulailah Memilah!
Ketegasan Wali Kota Bekasi Berantas Pungli PKL Tuai Pujian, YAMSI Soroti Kinerja Lamban OPD
Ratusan Warga Serbu Mancing Gratis Karang Taruna Bojong Menteng, Buru Ikan Lele Raksasa 5 Kg di Rawa Pesona Laut
Penataan PKL Plaza Patriot Tuai Tantangan, Pedagang Kaki Lima Lebih Suka Kejar Keramaian
Kali Bekasi Menghitam Pekat Imbas Limbah Bogor, Sanksi Tegas KLH Menanti Pelaku Pencemaran
Groundbreaking PSEL Sumurbatu Kota Bekasi Digelar Esok, 2.000 Peserta Siap Ramaikan Gerakan K3
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Gandeng TNI-AD, Zulhas Targetkan Gunungan Sampah Habis Bertahap Lewat PSEL dan Pirolisis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Targetkan 2 Tahun Lenyapkan Gunungan Sampah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu Dimulai, Menkopangan Janji Gunung Sampah Lenyap 2 Tahun!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Zulhas Tegur Warga Bekasi: 80 Tahun Merdeka Masalah Sampah Belum Selesai, Mulailah Memilah!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Ketegasan Wali Kota Bekasi Berantas Pungli PKL Tuai Pujian, YAMSI Soroti Kinerja Lamban OPD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x