Poin Utama:
- Wali Kota Bekasi menyebut 15-18 persen pemudik telah meninggalkan Jabodetabek menuju Jalur Pantura pada H-6 Lebaran.
- Lonjakan volume kendaraan roda dua mulai mendominasi perlintasan arteri Kota Bekasi sejak Sabtu (14/03/2026) malam.
- Terminal Induk Bekasi mencatat peningkatan signifikan pada penumpang bus AKAP tujuan Pulau Sumatera.
- Polrestro Bekasi Kota memprediksi kepadatan pergerakan arus lalu lintas akan terus terkonsentrasi pada akhir pekan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengonfirmasi adanya lonjakan arus kendaraan pemudik roda dua di jalur arteri Kota Bekasi yang mengarah ke Jalur Pantura pada H-6 Lebaran, Minggu (15/03/2026).
Kapan Puncak Arus Mudik di Jalur Arteri Bekasi Terjadi?
Arus kendaraan pemudik di Kota Bekasi, khususnya yang melintasi kawasan perbatasan seperti Kecamatan Medansatria menuju Jalur Pantura, mulai menunjukkan peningkatan volume yang signifikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gelombang pergerakan masyarakat menuju kampung halaman ini didominasi oleh kendaraan roda dua yang melintas pada malam hari demi menghindari cuaca panas.
”Hari ini pemotor juga cukup tinggi, kita bisa lihat tadi malam itu pantauannya cukup luar biasa. Malah sudah dirilis mungkin sekitar 15-18 persen pemudik sudah meninggalkan ibu kota menuju Jalan Pantura,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Minggu (15/03/2026).
Pihak Pemkot Bekasi mengimbau para pengguna jalan untuk tetap waspada dan memanfaatkan posko mudik yang telah disediakan di sepanjang jalan arteri jika merasa kelelahan.
Bagaimana Prediksi Kepadatan Lalu Lintas dari Polrestro Bekasi Kota?
Kepadatan lalu lintas di wilayah hukum Kota Bekasi diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan mulainya masa cuti bersama.
Polrestro Bekasi Kota mencatat pergerakan pemudik telah diantisipasi sejak Operasi Ketupat atau masa angkutan Lebaran resmi bergulir.
”Ya kalau kita lihat pergerakan arus mudik oleh para pemudik, diprakirakan sudah mulai terjadi sejak Jumat sudah mulai ada kepadatan arus lalu lintas,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Minggu (15/03/2026).
Lebih lanjut, pihak kepolisian memperkirakan konsentrasi penumpukan volume kendaraan akan mencapai puncaknya pada rentang waktu akhir pekan, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu, terutama pada titik simpul kemacetan.
Apakah Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Induk Bekasi?
Berbeda dengan kendaraan pribadi di jalan arteri, lonjakan pemudik pengguna transportasi umum paling mencolok terpantau di Terminal Induk Bekasi, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Peningkatan ini didominasi oleh penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
”Sampai kemarin malam belum ada peningkatan volume kendaraan. Tetapi, memang di Angkutan Kota dan Provinsi di Terminal Induk sudah mulai menunjukkan peningkatan untuk jurusan wilayah Sumatera,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dihubungi secara terpisah, Minggu (15/03/2026).
Keberangkatan lebih awal menuju wilayah Sumatera pada H-6 Lebaran dinilai wajar oleh Dishub Kota Bekasi.
Hal ini mengingat perjalanan menyeberang pulau membutuhkan waktu tempuh rata-rata hingga tiga hari perjalanan darat agar pemudik dapat tiba tepat waktu sebelum Hari Raya Idulfitri.
Pemkot Bekasi bersama kepolisian dan instansi terkait terus bersiaga melakukan pemantauan ketat di lapangan guna memastikan kelancaran pergerakan arus kendaraan roda dua maupun angkutan umum selama masa Lebaran 2026.
Pastikan kondisi fisik dan mesin kendaraan Anda selalu prima sebelum menempuh perjalanan jauh. Terus pantau pembaruan informasi titik macet dan rekayasa lalu lintas mudik di Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.com. Bagikan artikel ini kepada keluarga atau rekan Anda yang hendak memulai perjalanan mudik hari ini!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















