Poin Utama:
- Masjid Agung Al Barkah Bekasi menyembelih total 16 ekor hewan kurban, meliputi 8 sapi dan 8 kambing pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.
- Sebanyak 1.200 paket daging kurban didistribusikan kepada jemaah aktif dan warga masyarakat sekitar yang membutuhkan.
- Titik utama penyaluran difokuskan bagi warga prasejahtera di kawasan Kampung 200, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.
- Pembagian daging dilakukan secara tertib menggunakan mekanisme kupon yang didistribusikan langsung oleh pengurus RT dan RW setempat.
Tahun ini, animo berkurban masyarakat Kota Bekasi di Masjid Agung Al Barkah tetap menunjukkan tren positif. Panitia kurban secara resmi memproses pemotongan 16 ekor hewan kurban bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/05/2026).
Pemotongan yang dipusatkan di pelataran masjid tersebut ditargetkan menghasilkan sedikitnya 1.200 paket daging.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh paket ini diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu di kawasan Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan dan sekitarnya.
Berapa Jumlah Hewan Kurban di Masjid Agung Al Barkah Bekasi Tahun Ini?
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al Barkah Bekasi, Nachrawi Subadi, merinci jumlah amanah kurban yang diterima pihaknya mencapai belasan ekor. Seluruh hewan tersebut disembelih dan diproses secara higienis pada hari raya ini.
”Rinciannya sendiri 8 ekor sapi dan 8 ekor lainnya adalah kambing. Dan, rencananya seluruh hewan tersebut akan dilakukan proses penyembelihan per hari ini,” kata Nachrawi Subadi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di pelataran Masjid Agung Al Barkah Bekasi, Rabu (27/05/2026).
Nachrawi menambahkan, amanah dari para penderma—yang sebagian besar menyebut dirinya hamba Allah—ini merupakan wujud tingginya kepercayaan publik terhadap transparansi pengelolaan hewan kurban oleh pengurus DKM Masjid Agung Al Barkah.
Bagaimana Sistem Pembagian Daging Kurban di Kelurahan Margajaya?
Proses pendistribusian 1.200 paket daging kurban dilakukan dengan manajemen yang terstruktur untuk mencegah antrean panjang atau kerumunan liar. Pengurus DKM menolak skema pembagian langsung di tempat tanpa pendataan awal.
Sistem penyaluran daging kurban ini dikoordinasikan secara ketat dengan aparatur lingkungan setempat melalui skema berikut:
- Verifikasi Penerima: Target utama adalah jemaah masjid serta warga berpenghasilan rendah yang berdomisili di Kampung 200, Kelurahan Margajaya.
- Distribusi Kupon: Lembaran kupon pengambilan telah diserahkan jauh hari kepada pengurus RT dan RW untuk disalurkan sesuai data warga prasejahtera.
- Pengambilan Bertahap: Warga yang memegang kupon dapat menukarkannya dengan paket daging sesuai waktu yang tertera.
Sinergi antara DKM, pengurus RT/RW, serta dukungan kewilayahan ini menjadi kunci sukses pemerataan ibadah kurban.
Hal ini memastikan keberkahan Idul Adha benar-benar dirasakan oleh lapisan masyarakat akar rumput yang paling membutuhkan.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Al Barkah menjadi tolok ukur solidaritas sosial serta ketaatan beragama masyarakat Kota Bekasi.
Harapannya, kebersamaan di momen Idul Adha 1447 Hijriah ini mampu meringankan beban ekonomi warga prasejahtera di tengah dinamika harga pangan.
Bagaimana suasana perayaan dan pembagian daging kurban di lingkungan Anda? Mari bagikan informasi bermanfaat ini kepada kerabat, dan pastikan Anda selalu menyimak berita terkini seputar kebijakan Pemkot Bekasi, ekonomi, serta layanan publik lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











