Ikut Penjaringan Cakada Golkar, Pj Wali Kota Bekasi Pinta Kusnanto dan Inayatullah Tak Bikin Gaduh

- Jurnalis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 01:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad menyatakan, kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Bekasi untuk tidak bikin gaduh dan dimohon untuk segera undur diri bilamana hendak maju sebagai Bakal Calon Kepala Daerah melalui pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi mendatang.

Pasalnya, selepas Eks Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar undur diri, diam-diam ada dua ASN Pemkot Bekasi lainnya yakni Dirut RSUD Chassbullah Abdul Madjid (CAM) Kusnanto Saidi dan Asisten Daerah 2 Sekretariat Daerah Kota Bekasi Inayatullah yang justru ikut penjaringan survei sebagai Bakal Calon Kepala Daerah yang dilakukan oleh DPD Golkar Jawa Barat.

“Belum kita wait and see (dari Pak Kusnanto dan Pak Inay selaku ASN). Karena sampai hari ini, kita belum menerima surat pengunduran diri,” ucap Raden Gani kepada RakyatBekasi.com saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (05/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih, menurut pria yang juga menjabat Kabiro Hukum Asal Kemendagri itu menyikapi bahwasanya sudah ada ASN yang sudah mencoba untuk berpolitik, maka kata dia, poin utamanya adalah surat pengunduran diri.

Meskipun, sebagai catatan apabila ada Partai Politik (Parpol) yang mencoba mengusung ASN Pemkot Bekasi untuk maju sebagai Kepala Daerah, tentunya, dirinya juga tidak mempermasalahkan, karena itu hak dari Parpol itu sendiri.

“Keresmian kita menyikapi itu adalah kalau sudah pengunduran diri dari yang bersangkutan, tetapi kalau mereka diusung oleh partai lain, dalam arti dimasukkan ke dalam penjaringan itu haknya partai ya. Tetapi sepanjang dia jangan terlalu aktif diri, karena statusnya masih ASN,” jelasnya.

Selain itu, Gani juga menekankan agar kepada dua anak buahnya, agar tidak cawe-cawe politik. Bilamana, status yang diembannya masih menjadi Pegawai Aktif Pemerintah Daerah.

“Oh iya (jangan woro-woro juga), kalau woro-woro kan posisikan yang bersangkutan ini masih ASN. Jadi hal-hal yang berkaitan yang dapat memancing dari pihak-pihak itu saya pikir ditahanlah, jangan menambah bikin gaduh,” imbuhnya.

Terlebih, kata dia, apabila sudah ada keyakinan diri yang cukup matang untuk berkontestasi di Pilkada Kota Bekasi, alangkah terhormat bagi Kusnanto Saidi dan Inayatullah untuk mengambil langkah sikap seperti Eks Kadisdik Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar yang sudah meninggalkan posisi dan juga jabatannya sebagai ASN.

“Kalau emang serius, ambil sikap seperti pak Uu, mengundurkan diri gentle. Mau terpilih apa engga ya silahkan, ini kan perlu totalitas dalam membangun Kota ini,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x