Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, saat memberikan keterangan pers mengenai perkembangan penyidikan dan potensi penetapan tersangka baru pada pusaran kasus dugaan korupsi pungutan liar (pungli) MCK Pasar Bantargebang, di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (16/07/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, saat memberikan keterangan pers mengenai perkembangan penyidikan dan potensi penetapan tersangka baru pada pusaran kasus dugaan korupsi pungutan liar (pungli) MCK Pasar Bantargebang, di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (16/07/2026).

  • ​Kejaksaan Negeri Kota Bekasi memberi sinyal kuat adanya tersangka baru dalam pusaran kasus pungli MCK Pasar Bantargebang.
  • ​Penyidik terus mengumpulkan alat bukti tambahan untuk menjerat oknum lain di lingkungan Disdagperin Pemkot Bekasi.
  • ​Korps Adhyaksa berkomitmen menangani perkara yang merugikan masyarakat kecil ini secara tajam dan profesional.
  • ​Tim penyidik saat ini masih menunggu hasil ekstraksi ahli forensik digital dari ponsel sitaan guna melengkapi BAP.

​Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi memberi sinyal kuat akan adanya penetapan tersangka baru dalam skandal dugaan korupsi pungutan liar (pungli) pengelolaan fasilitas MCK di Pasar Bantargebang, Kecamatan Bantargebang.

Setelah resmi menahan mantan Kepala Bidang Pasar Disdagperin Pemkot Bekasi berinisial JAS, Korps Adhyaksa kini terus memburu oknum birokrat lain yang disinyalir ikut menikmati aliran dana haram tersebut.

​Apakah Akan Ada Tersangka Baru Kasus Pungli MCK Bantargebang?

​Peluang bertambahnya daftar tersangka sangat terbuka mengingat proses hukum saat ini masih terus didalami di tahap penyidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari menegaskan bahwa tim penyidik tengah bergerak cepat mengumpulkan kepingan alat bukti tambahan.

​”Ini kan masih berkembang, karena ini kan masih tahap penyidikan. Tapi kita tetap masih mengumpulkan alat bukti lain dan tidak menutup kemungkinan akan berkembang yang mengarah kesana (terkait adanya tersangka lainnya) kita akan laksanakan,” kata Sulvia Triana Hapsari kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (16/07/2026).

​Bagaimana Komitmen Kejari Mengusut Tuntas Kasus Korupsi Ini?

​Kejari Kota Bekasi memastikan penegakan hukum dalam kasus rasuah ini berjalan transparan, tanpa pandang bulu, dan berpihak pada keadilan.

Praktik pemerasan yang dilakukan oknum pejabat dinilai sangat merugikan para pengelola fasilitas publik kelas bawah.

​”Jadi kita insyallah kita akan profesional dalam penanganan perkara ini, karena menyangkut masyarakat kecil. Sehingga, tidak menutup kemungkinan. Ada tersangka baru,” jelas Sulvia.

​Sejauh Mana Peran Ahli Forensik dalam Mengungkap Fakta Baru?

​Untuk memperkuat konstruksi dakwaan, Kejari Kota Bekasi turut menggandeng ahli forensik digital guna melacak jejak komunikasi dan transaksi elektronik para pelaku.

Temuan mutakhir dari perangkat telepon genggam yang disita akan digunakan untuk mempertebal dokumen hukum di persidangan.

​”Kalau untuk waktu dekat ini mungkin akan ada penebalan-penebalan saja untuk BAP-BAP. Kemudian juga kita menunggu ada dari Forensik yang terkait HP yang kita sita, kita menunggu itu,” pungkasnya.

Babak baru pengusutan korupsi di lingkungan Pemkot Bekasi ini menjadi momentum penting untuk membersihkan birokrasi dari oknum pengeruk keuntungan pribadi.

Masyarakat dan pedagang kecil kini menanti ketegasan aparat penegak hukum untuk membabat habis mafia perizinan.

​Apakah Anda yakin akan ada pejabat lain yang segera menyusul menjadi tersangka? Mari diskusikan pandangan Anda di kolom komentar, sebarkan berita ini, dan terus ikuti update investigasi tajam hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan
Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius
Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat
​57 Ribu Anak Kota Bekasi Telah Ikuti BIAS 2026, Kapan Giliran Buah Hati Anda?
Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial
Terungkap! Sosok Video Viral di Lift Diduga Kades Lambangsari Pipit Haryanti dan Caleg PDIP
SKANDAL REKAMAN CCTV: Diduga Oknum Kades Wanita Tambun Selatan ‘Main Api’ Bareng Politisi
Capaian Imunisasi Anak Tembus 58 Persen, Dinkes Kejar Target 38 Ribu Bayi Hingga Akhir 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:44 WIB

KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan

Kamis, 3 September 2026 - 13:56 WIB

Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius

Kamis, 3 September 2026 - 11:19 WIB

Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat

Kamis, 3 September 2026 - 10:26 WIB

Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial

Kamis, 3 September 2026 - 07:41 WIB

Terungkap! Sosok Video Viral di Lift Diduga Kades Lambangsari Pipit Haryanti dan Caleg PDIP

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x