Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait pengambilalihan penuh penanganan kasus dugaan korupsi KSO PD Migas Kota Bekasi senilai Rp278 miliar oleh Jampidsus Kejagung, di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (16/07/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait pengambilalihan penuh penanganan kasus dugaan korupsi KSO PD Migas Kota Bekasi senilai Rp278 miliar oleh Jampidsus Kejagung, di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (16/07/2026).

  • ​Penanganan penyidikan kasus dugaan korupsi KSO PD Migas Kota Bekasi resmi diambil alih oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
  • ​Perkara dengan potensi kerugian negara fantastis mencapai Rp278 miliar ini kini dikendalikan penuh oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
  • ​Sentralisasi penyidikan dilakukan demi mempercepat pengungkapan fakta kompleks antara perusahaan milik Pemkot Bekasi dan PT Foster Oil Energy.

​Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) resmi mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi kerja sama operasi (KSO) PD Migas Kota Bekasi dan PT Foster Oil Energy.

Skandal megakorupsi yang diduga kuat merugikan keuangan negara hingga mencapai angka Rp278 miliar tersebut kini tak lagi ditangani di daerah oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi.

Langkah sentralisasi penyidikan ini diambil guna mempercepat pembongkaran kasus yang memiliki kompleksitas tinggi dan berpotensi menyeret banyak pihak elit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Kasus Korupsi PD Migas Bekasi Diambil Alih Kejagung?

​Perkara dengan potensi kerugian raksasa ini ditarik ke tingkat pusat karena tergolong kasus berskala besar dan membutuhkan penanganan khusus.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari, membenarkan pelimpahan wewenang penyidikan ke Jampidsus Kejagung.

​”Kalau Kasus Migas itu sudah dikendalikan oleh Jampidsus. Karena itu tergolong perkara yang didfish. Jadi itu akan dikendalikan oleh Pusat,” kata Sulvia Triana Hapsari kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (16/07/2026).

​Terkait rincian perkembangan penyidikan mutakhir, Sulvia enggan berkomentar lebih jauh. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kewenangan informasi, proses pemeriksaan saksi lanjutan, hingga kemungkinan penetapan tersangka baru kepada tim penyidik di tingkat pusat.

​Berapa Total Kerugian Negara dalam Skandal PD Migas Kota Bekasi?

​Berdasarkan taksiran awal dari proses penyelidikan, skandal KSO bisnis migas ini disinyalir merugikan keuangan negara dengan angka yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp278 miliar.

Nilai kerugian masif yang merugikan daerah ini menjadi alasan utama percepatan pengungkapan fakta oleh aparat penegak hukum di tingkat pusat.

​Kasus ini bermula dari kerja sama pengelolaan usaha minyak dan gas antara perusahaan daerah milik Pemkot Bekasi dengan pihak swasta, yakni Foster Oil & Energy.

Dalam pelaksanaan operasional di lapangan, diduga kuat telah terjadi serangkaian penyimpangan sistematis yang melanggar kesepakatan awal.

​Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan intensif. Tim penyidik gabungan terus melakukan pendalaman dengan mengamankan sejumlah alat bukti krusial, di antaranya:

  • ​Berkas dan dokumen kontrak kerja sama operasi (KSO) PD Migas Kota Bekasi.
  • ​Jejak aliran transaksi dan laporan keuangan antara perusahaan daerah dan entitas swasta.
  • ​Keterangan dari para saksi kunci yang terlibat langsung dalam penandatanganan dan eksekusi kerja sama.

Pengambilalihan penanganan kasus oleh Jampidsus Kejagung ini membawa secercah harapan bagi penegakan hukum yang bersih di Kota Bekasi.

Publik kini menanti ketajaman taring aparat penyidik untuk membongkar tuntas siapa saja aktor intelektual dan oknum pejabat yang ikut berpesta menikmati uang rakyat dari skandal migas ini.

​Menurut Anda, mampukah Kejagung menyeret para elit yang terlibat dalam korupsi ratusan miliar ini ke meja hijau? Sampaikan opini kritis Anda di kolom komentar, bagikan berita ini ke jejaring Anda, dan pantau terus update eksklusif kasus PD Migas hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan
Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius
Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat
​57 Ribu Anak Kota Bekasi Telah Ikuti BIAS 2026, Kapan Giliran Buah Hati Anda?
Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial
Terungkap! Sosok Video Viral di Lift Diduga Kades Lambangsari Pipit Haryanti dan Caleg PDIP
SKANDAL REKAMAN CCTV: Diduga Oknum Kades Wanita Tambun Selatan ‘Main Api’ Bareng Politisi
Capaian Imunisasi Anak Tembus 58 Persen, Dinkes Kejar Target 38 Ribu Bayi Hingga Akhir 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:44 WIB

KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan

Kamis, 3 September 2026 - 13:56 WIB

Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius

Kamis, 3 September 2026 - 11:19 WIB

Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat

Kamis, 3 September 2026 - 10:26 WIB

Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial

Kamis, 3 September 2026 - 07:41 WIB

Terungkap! Sosok Video Viral di Lift Diduga Kades Lambangsari Pipit Haryanti dan Caleg PDIP

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x