Ironi Kasus Pelecehan: Guru JP Pelaku Asusila Ternyata Anggota Tim Pencegah Kekerasan di SMPN 13

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI — Fakta ironis terungkap dalam kasus pelecehan seksual yang terjadi di SMP Negeri 13 Kota Bekasi. Oknum guru olahraga berinisial JP yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, ternyata merupakan anggota Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMPN 13, Titiek Atikah, mengonfirmasi status JP sebagai anggota TPPK saat ditemui wartawan, Rabu (27/08/2025).

“Iya (JP anggota TPPK). Karena beliau tadinya posisi pembina OSIS, kan kita tidak pernah berprasangka ya (bakal kena kasus),” ucap Titiek dengan nada prihatin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fungsi Anggota TPPK dan Kelalaian yang Terjadi

​Titiek menjelaskan, JP baru satu tahun menjadi anggota TPPK, yaitu sejak tahun ajaran 2024/2025. Sebagai anggota TPPK, tugas utamanya adalah menangani berbagai kasus kekerasan di lingkungan sekolah, seperti perundungan (bullying) dan tawuran antar siswa.

​”Kalau ada bully antar siswa atau ada tawuran, nah biasanya menangani itu,” kata Titiek.

Fakta bahwa seorang anggota tim yang seharusnya melindungi siswa dari kekerasan justru menjadi pelaku pelecehan seksual, menimbulkan pertanyaan besar tentang pengawasan dan evaluasi internal sekolah.

Titiek mengakui bahwa kejadian ini di luar dugaan. “Betul, itu kan di luar dugaan kita juga,” imbuhnya.

Sanksi untuk Guru JP dan Kepala Sekolah

Sebagai respons, pihak sekolah telah mencopot semua tugas tambahan JP. “Saya juga sudah mencopot semua tugas tambahan dia,” tegas Titiek.

Sebelumnya, JP juga telah dinonaktifkan sebagai guru oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan kini telah diamankan oleh Polres Metro Bekasi Kota.

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi dunia pendidikan dan upaya pencegahan kekerasan di sekolah.

Kejadian ini juga mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk memberikan sanksi administratif kepada Kepala Sekolah karena dinilai lalai dalam pengawasan, sebuah langkah yang menunjukkan keseriusan dalam menanggapi insiden ini.

​Ikuti terus perkembangan kasus ini untuk mendapatkan informasi terbaru.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x