Jelang Libur Nataru, Ketersediaan Bahan Pokok di Kota Bekasi Dijamin Aman Hingga Awal Tahun

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (PJ) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad usai memimpin Apel Pagi, Senin (09/12/2024).

Penjabat (PJ) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad usai memimpin Apel Pagi, Senin (09/12/2024).

Pemerintah Kota Bekasi menjamin ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kebutuhan pangan di Kota Bekasi dipastikan aman selama satu bulan mendatang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Nataru mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesiapan jelang Nataru sudah dipersiapkan. Artinya, seperti yang saya sampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi mempunyai banyak pekerjaan rumah, terutama mensukseskan Pilkada, dilanjut dengan persiapan Nataru dan menjaga ketersediaan pangan kita,” ucapnya saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Rabu (11/12/2024).

Menurutnya, menjelang pelaksanaan Nataru akan ada peningkatan permintaan kebutuhan pangan di masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pemantauan terkait kenaikan harga bahan komoditi.

“Kami terus melakukan pemantauan hari ini. Kami juga sinergi dengan semua daerah, baik pusat maupun daerah, dalam menciptakan stabilitas harga pangan dan keamanan menjelang Nataru,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, menambahkan bahwa ketersediaan bahan pangan hingga akhir tahun mendatang secara umum mencukupi, berkat komunikasi yang baik dengan Bulog perihal ketersediaan pangan.

Menurutnya, harga pangan di setiap pasar tergolong fluktuatif berdasarkan laporan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Meskipun ketersediaan bahan pokok mencukupi, Herbert mencatat bahwa daya beli masyarakat menurun.

“Ada kendala pada tingkat daya beli masyarakat yang turun. Namun, tidak ada indikasi panic buying untuk ketersediaan bahan pokok. Penghujung tahun relatif aman. Bahkan, saya baca juga dari pusat, sampai minggu pertama Januari relatif aman mengenai ketersediaan bahan pokok di Kota Bekasi,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang dari Pemerintah Kota Bekasi, diharapkan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa khawatir akan ketersediaan bahan pangan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x