Ketua PSI Kota Bekasi Digoyang Mosi Tidak Percaya 8 DPC

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PSI Kota Bekasi Tanti Herawati nampak sedang mengambil gambar PPK dan Komisioner KPU Kota Bekasi saat berlibur di Bali.

Ketua PSI Kota Bekasi Tanti Herawati nampak sedang mengambil gambar PPK dan Komisioner KPU Kota Bekasi saat berlibur di Bali.

Poin Utama:

  • ​Sebanyak 8 DPC PSI se-Kota Bekasi melayangkan mosi tidak percaya kepada Ketua DPD Tanti Herawati.
  • ​Tuntutan ini dipicu oleh dugaan pelanggaran AD/ART dan nihilnya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).
  • ​Surat penolakan kepemimpinan telah diserahkan ke tingkat DPW dan DPP PSI sejak September 2025.
  • ​Kopdarda PSI Kota Bekasi yang dijadwalkan pada Juli 2026 dibayangi isu pencatutan nama kader sepihak.

​Gejolak politik internal tengah menghantam tubuh Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Bekasi menjelang agenda Kopi Darat Daerah (Kopdarda) pada Juli 2026 mendatang.

Sebanyak delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kecamatan secara resmi melayangkan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Tanti Herawati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepemimpinan sosok yang akrab disapa Hera tersebut dinilai gagal mengelola roda organisasi, sekaligus diduga kuat melanggar prinsip transparansi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

​Mengapa 8 DPC PSI Kota Bekasi Keluarkan Mosi Tidak Percaya?

​Akar permasalahan utama yang memicu mosi tidak percaya ini adalah nihilnya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan dan program kerja selama Tanti Herawati menjabat.

Ketidakpuasan kader di tingkat akar rumput, termasuk DPC Bekasi Timur, telah memuncak dan berujung pada pelaporan resmi ke struktur partai yang lebih tinggi.

​”Kita sudah melayangkan surat kepada DPW dan DPP berisi tanda tangan delapan Ketua DPC pada September 2025 lalu,” kata Stevanus kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (26/05/2026).

​Absennya laporan ini dipandang sebagai pelanggaran serius terhadap akuntabilitas dan integritas internal PSI Kota Bekasi.

​”Selama kepemimpinan Tanti Herawati sebagai Ketua DPD PSI Kota Bekasi, kami tidak pernah menerima laporan pertanggungjawaban. Ini jelas tidak sesuai dengan AD/ART partai yang mengamanatkan adanya mekanisme pelaporan secara berkala dan transparan,” tegasnya.

​Apa Dampak Krisis Kepemimpinan di DPD PSI Kota Bekasi?

​Tersumbatnya keran komunikasi antara pengurus DPD dan pimpinan di tingkat DPC membuat berbagai agenda organisasi menjadi mandek.

Kondisi ini membuat konsolidasi kader di lapangan terhambat, sehingga para pengurus ranting mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) segera mengambil langkah penyelamatan.

​”Kami dari DPC PSI Bekasi Timur bersama sejumlah DPC lainnya sudah tidak memiliki kepercayaan lagi terhadap kepemimpinan beliau. Kami meminta DPP segera mengevaluasi dan mengambil langkah tegas demi masa depan PSI di Kota Bekasi,” ujar Stevanus.

​Apakah Ada Dugaan Manipulasi Data Jelang Kopdarda PSI Juli 2026?

​Menjelang penentuan pucuk pimpinan baru dalam Kopdarda Juli 2026 mendatang, polarisasi dan kecurigaan di internal partai semakin menguat.

Muncul dugaan adanya upaya pencatutan nama kader secara sepihak untuk mengisi struktur kepengurusan DPC guna memuluskan manuver politik kubu petahana.

​”Kita tidak diajak komunikasi, bisa saja dia mencatut nama-nama kader untuk kepengurusan DPC, tanpa konfirmasi kepada yang bersangkutan. Nama-nama yang disetorkan ke DPW Jabar ini saya kira layak untuk diaudit oleh internal partai,” pungkasnya.

​Konflik internal ini tentu menjadi ujian berat bagi PSI Kota Bekasi dalam menjaga soliditas kadernya jelang kontestasi politik ke depan.

Evaluasi menyeluruh dari pengurus pusat sangat dinantikan agar roda organisasi kembali berjalan transparan dan akuntabel.

Ingin tahu kelanjutan dinamika politik lokal serta kabar terbaru dari Pemkot Bekasi? Jangan lewatkan update informasinya hanya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini kepada rekan Anda dan sampaikan opini kritis Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo
Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader
Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi
Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:15 WIB

Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:34 WIB

Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:29 WIB

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Ekstra

Suhu Ekstrem Eropa Renggut 14.000 Nyawa, Jerman Terparah

Rabu, 15 Jul 2026 - 06:10 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x