Komite Sekolah ‘Ngadu’ ke Dewan Minta Kepala SDN Jatiluhur II Segera Diganti

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komite Sekolah SDN Jatiluhur II beraudensi Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Kamis (02/11/2023).

Komite Sekolah SDN Jatiluhur II beraudensi Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Kamis (02/11/2023).

Komite sekolah SDN Jatiluhur II mengadu ke Komisi IV DPRD Kota Bekasi terkait sinergitas mereka dengan kepala sekolah.

Mereka mendesak agar Kepala SDN Jatiluhur II yang baru saja menjabat lima bulan segera diganti.

“To the point aja kita harapannya ada pergantian kepala sekolah,” kata Ketua Komite Sekolah SDN Jatiluhur II, Okky Purwowati, usai audiensi dengan Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Kamis (02/11/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Okky mengungkapkan bahwa sejak sekitar lima bulan lalu menjabat, Kepala Sekolah (Kepsek) Jatiluhur II tidak bersinergi dengan komite sekolah.

Bahkan, kepsek yang diketahui bernama Ina Martini dinilai arogan dan diktaktor.

Ia membeberkan beberapa poin keluhan dari para wali murid SDN Jatiluhur II.

Beberapa poin keluhan diantaranya soal pergantian seragam olahraga dan seragam muslim, permintaan renovasi gapura sekolah dan seragam batik guru, hingga pungutan dana sosial setiap hari Jumat.

Okky mengungkapkan, sebelumnya sudah dilakukan audiensi bersama pihak Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Tetapi dalam dua pertemuan tersebut belum ditemukan solusi.

“Kita dua kali mediasi dengan Disdik tapi mereka condong (berpihak) ke pihak sekolah, makanya kita kesini (DPRD Kota Bekasi),” katanya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Rudy Heryansyah sempat menawarkan agar Komite Sekolah dapat memperbaiki sinergitas dengan kepala sekolah.

Kendati demikian pihak komite sekolah menganggap tidak ada titik temu jika kepala sekolah tetap memimpin dengan caranya saat ini.

Rudy menegaskan bahwa kepala sekolah seharusnya dapat menjalin sinergi yang baik dengan komite sekolah.

Oleh karena itu, pihaknya akan meneruskan persoalan ini ke Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad agar dapat diselesaikan.

“Dari permintaan teman-teman (wali murid) ya minta diganti ini kepala sekolahnya. Menurut saya harus dicari solusi yang baik,” kata dia.

Menurutnya, Kota Bekasi masih membutuhkan banyak tenaga pengajar untuk mendidik siswa.

Meski demikian, perlu guru dan tenaga pengajar yang berkompeten.

Apalagi seorang guru yang jadi pemimpin atau kepala sekolah, harus mampu berpikir bagaimana agar sekolah memiliki imej yang baik dan dapat memajukan sekolah.

Kepala sekolah harus dibekali leadership yang bagus. Jika ditemukan adanya kepala sekolah tidak kompeten dan cenderung arogan, kata dia, maka harus diberikan efek jera.

“Menurut saya ya konsekuensinya digeser (diganti) supaya kepala sekolah yang memimpin harus benar-benar egaliter. Supaya ada efek jera dengan proporsi yang benar,” ujar Rudi.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana menilai bahwa persoalan antara Komite dan kepala sekolah hanyalah miskomunikasi.

Menurutnya, soal pergantian kepala sekolah membutuhkan proses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Untuk pengganti itu proses yang lain, harus sesuai aturan juga. Nanti kita evaluasi lah. Ini karena ada miskomunikasi aja,” ujarnya.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Taman Sari Memanas! Tim Ahmad Sayuti Bongkar Dugaan Ketidakadilan Hak Pilih, Ancaman Jalur Hukum Menanti
Kecelakaan Maut di Jalan Siliwangi: Dua Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Usai Disenggol Pemotor Misterius
Hindari Macet Pasar Baru! Dishub Kota Bekasi Segera Pasang Rambu Dua Arah di Jalan Ir H Juanda
Kemarau Panjang Cekik Daya Beli, Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Meroket Sentuh Rp80 Ribu!
Belasan THM Ilegal di Pasar Bintara Terancam Ditutup, Camat Bekasi Barat Buru Bukti Perizinan
Rumah Masih HGB? Kenali Perbedaannya dengan SHM dan Kapan Perlu Diurus
Kejar Target PAD, Pemkot Bekasi Babat Habis Belasan Reklame Bodong di Jalan Pramuka Rawalumbu
Ironi Pengawas Keuangan! Proyek Mangkrak BPKP Bekasi Rugikan Vendor Miliaran, Berujung Ancaman Lapor Tipikor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WIB

Pilkades Taman Sari Memanas! Tim Ahmad Sayuti Bongkar Dugaan Ketidakadilan Hak Pilih, Ancaman Jalur Hukum Menanti

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIB

Kecelakaan Maut di Jalan Siliwangi: Dua Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Usai Disenggol Pemotor Misterius

Sabtu, 26 September 2026 - 15:04 WIB

Hindari Macet Pasar Baru! Dishub Kota Bekasi Segera Pasang Rambu Dua Arah di Jalan Ir H Juanda

Sabtu, 26 September 2026 - 03:20 WIB

Belasan THM Ilegal di Pasar Bintara Terancam Ditutup, Camat Bekasi Barat Buru Bukti Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 19:37 WIB

Rumah Masih HGB? Kenali Perbedaannya dengan SHM dan Kapan Perlu Diurus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x