Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELOPOR DAKWAH NUSANTARA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Sunan Gresik, tak jauh dari kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (09/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), sesepuh Walisongo perintis pondok pesantren pertama di Nusantara yang sukses menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial kemasyarakatan, ekonomi, dan pendidikan pada awal abad ke-15 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

PELOPOR DAKWAH NUSANTARA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Sunan Gresik, tak jauh dari kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (09/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), sesepuh Walisongo perintis pondok pesantren pertama di Nusantara yang sukses menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial kemasyarakatan, ekonomi, dan pendidikan pada awal abad ke-15 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

  • Lokasi Ikonik: Jalan Sunan Gresik membentang strategis di kawasan Jakarta Timur, berdekatan dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Lapangan Golf.
  • Profil Tokoh: Mengabadikan nama Maulana Malik Ibrahim, sesepuh Walisongo sekaligus wali pertama pelopor penyebaran ajaran Islam di Pulau Jawa.
  • Strategi Sosial: Sukses membaur melalui jalur ekonomi perdagangan, edukasi pertanian modern, serta membuka pengobatan gratis bagi masyarakat kelas bawah.
  • Warisan Peradaban: Tercatat sebagai perintis berdirinya pondok pesantren pertama di Nusantara yang difokuskan untuk mencetak kader da’i.

​Menjelang perayaan HUT RI ke-81, seri ulasan jalan protokol edisi ke-38 (Minggu, 09/08/2026) kembali menyoroti tata ruang ibu kota.

Kali ini, Seniman Kemerdekaan Peraih Rekor MURI, Zenza TekSas, membedah Sejarah Jalan Sunan Gresik. Ruas jalan arteri ini diabadikan untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim, sesepuh Walisongo yang sukses mempelopori peradaban Islam di Nusantara melalui pendekatan sosial-kultural pada awal abad ke-15.

​Menelusuri Sejarah Jalan Sunan Gresik di Jakarta Timur

​Siapa Sosok Maulana Malik Ibrahim di Balik Nama Jalan Sunan Gresik?

​Di pusat Jakarta Timur, nama salah satu pilar utama penyebaran Islam terukir abadi sebagai urat nadi mobilitas warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Di kawasan Jakarta Timur, tepatnya tak jauh dari kawasan Lapangan Golf dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), terbentang sebuah jalur yang dinamakan Jalan Sunan Gresik,” kata Ir. H. Zen Zainul HP., CWC., CHt (Zenza TekSas) kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (09/08/2026).

​Jalan ini terinspirasi dari kebesaran nama Maulana Malik Ibrahim. Ulama besar kelahiran Samarkand, Uzbekistan, yang dijuluki As-Samarqandy ini merupakan keturunan ke-22 Nabi Muhammad SAW melalui jalur Sayyid Husein bin Ali.

Semasa hidupnya, berkat kearifan dan keluasan ilmunya, beliau sangat dihormati masyarakat lokal hingga disapa dengan julukan “Kakek Bantal” atau Ki Saka Pati Bantala.

​Bagaimana Strategi Dakwah Sunan Gresik di Tengah Masyarakat Jawa?

​Dalam menjalankan misi dakwah tauhidnya, Sunan Gresik dikenal sangat merakyat dan mengedepankan pendekatan sosial yang bijak. Beliau menolak metode frontal yang menentang adat istiadat lokal.

​Sebaliknya, sang wali membaur secara alami melalui jalur ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Berikut adalah strategi dakwah terapan yang beliau lakukan:

  • Perdagangan Inklusif: Berdagang barang kebutuhan sehari-hari dengan menawarkan harga yang jujur dan murah.
  • Edukasi Pertanian: Mengajarkan teknik bercocok tanam modern kepada para petani agar hasil panen melimpah.
  • Layanan Kesehatan: Bertindak sebagai tabib ahli yang merawat masyarakat umum yang sakit secara cuma-cuma tanpa memungut biaya.

​Apa Warisan Pendidikan yang Ditinggalkan Oleh Sang Wali?

​Melalui keteladanan akhlak dan kebaikan nyata di sektor sosial kesehatan, simpati masyarakat luas dengan sendirinya bertumbuh. Setelah fondasi sosial kemasyarakatan kuat, beliau mulai merintis peradaban di sektor pendidikan.

​Sunan Gresik mendirikan pondok pesantren pertama di Nusantara yang difungsikan khusus untuk mencetak kader-kader da’i andal. Pusat perjuangan dakwahnya berpusat di daerah Sembalo (Leran) dan Desa Gapura.

​Sang wali pelopor ini akhirnya wafat pada tahun 822 Hijriah (1419 Masehi). Jasadnya disemayamkan di Kelurahan Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang kini menjadi salah satu episentrum wisata religi paling dihormati di Indonesia.

​Kiprah Sunan Gresik membuktikan bahwa kemajuan sebuah peradaban berakar dari pendekatan sosial, pendidikan, dan toleransi ekonomi. Jejak pengabdiannya kini terus hidup seiring deru roda kendaraan di Jalan Sunan Gresik.

​Bagaimana inspirasi keteladanan Sang Kakek Bantal memotivasi Anda? Tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar, bagikan kisah sejarah ini ke media sosial Anda, dan ikuti [Saluran WhatsApp RakyatBekasi ] agar selalu update informasi sejarah nusantara dan layanan publik!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam
Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi
Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening
Waspada El Nino, Disdamkarmat Bekasi Larang Warga Bakar Sampah di Lahan Kosong
Ngeri! Lapak Rongsok Gang Selon Ludes Dilalap Jago Merah
Cegah Demo Angkot, DPRD Soroti Rute Baru TransBeken di Bekasi
Layanan Tirta Patriot Belum Pulih! BPBD Kota Bekasi Atasi Krisis Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening

Berita Terbaru

Ilustrasi

Politik

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:17 WIB

PELOPOR DAKWAH NUSANTARA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Sunan Gresik, tak jauh dari kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (09/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), sesepuh Walisongo perintis pondok pesantren pertama di Nusantara yang sukses menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial kemasyarakatan, ekonomi, dan pendidikan pada awal abad ke-15 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Bekasi

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x