MI Al-Muhajirien Gelar Vaksinasi Sinovac Bagi Siswa Usia 6-12 Tahun Saat Pembagian Rapor

- Jurnalis

Sabtu, 15 Januari 2022 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Muhajirien Jakapermai Kota Bekasi kembali menggelar vaksinasi Sinovac dosis pertama bagi 380 siswanya. Kegiatan ini digelar bersamaan dengan agenda pembagian rapot siswa, Sabtu (15/01/2022).

Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Wakaf Al-Muhajirien, Ahmad Zain Sarnoto mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi tersebut terselenggara berkat kerjasama pihaknya dengan Puskesmas Rawatembaga, Bekasi Selatan.

“Kita mendukung program pemerintah untuk mencegah Covid-19 dan untuk mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM ) 100 persen, dan kita sudah siap melakukan,” kata Zain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan vaksinasi yang diberikan kepada seluruh siswa kelas I sampai kelas VI, ia berharap kedepannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa dijalankan 100 persen di MI Al-Muhajirien Jakapermai.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala MI Al-Muhajirien Jakapermai Rojikin menyampaikan, sedikitnya ada 15 tenaga kesehatan (Nakes) yang dilibatkan dalam vaksinasi siswanya. Jika ditambahkan dengan para relawan dan Bimaspol setidaknya 25 orang dilibatkan dalam proses administrasi dan nakes.

Tak lupa Rojikin menjelaskan bahwa vaksinasi yang diberikan kepada siswanya tersebut adalah bentuk nyata dukungannya kepada pemerintah. Sehingga diharapkan rantai penyebaran Covid-19 bisa terputus di tengah masyarakat.

“Vaksinasi ini dilakukan untuk melindungi anak-anak kita dari penularan Covid-19,” katanya.

Sebagai informasi, sebelumnya vaksinasi serupa juga dilakukan di SMP Al – Azhar dan diikuti hampir seluruh siswa.

Sementara itu terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan bahwa PTM di Kota Bekasi akan dilaksanakan di sekolah yang siswanya sudah divaksin secara bertahap.

“Kita akan gelar PTM bertahap, mengikuti arahan dari Jabar. Kalo yang siswanya sudah divaksin dan prokesnya jalan akan di perioritaskan,” tutupnya. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto
Celah Kecurangan Terbuka Lebar, Zonasi SPMB Kota Bekasi Nodai Akal Sehat
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:58 WIB

Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:55 WIB

Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x