Panwascam Medansatria Tindaklanjuti Dugaan ‘Money Politic’ Paslon 1

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Kota Bekasi menggelar pengundian Nomor Urut Pasang Calon (Paslon) Kepala Daerah untuk Pilkada Kota Bekasi 2024 di Harris Convention Hall Summarecon Bekasi, Senin (23/09/2024).

KPU Kota Bekasi menggelar pengundian Nomor Urut Pasang Calon (Paslon) Kepala Daerah untuk Pilkada Kota Bekasi 2024 di Harris Convention Hall Summarecon Bekasi, Senin (23/09/2024).

Politik uang dalam pemilihan umum adalah salah satu bentuk pelanggaran. Biasanya, politik uang ini dilakukan oleh peserta ataupun tim sukses yang mendukung calon untuk diberikan ke pihak untuk menjalankan suatu hal atau ketentuan yang berunsur untuk kemenangan calon.

Tentunya pelarangan politik uang ini sudah diatur dalam Pasal 73 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2024, beredar video praktek politik uang yang diberikan kepada 11 RW di wilayah Kecamatan Medan Satria yang pada saat itu menggunakan atribut pasangan calon nomor urut 1, Heri Koswara dan Sholihin yang menerima uang sebesar Rp 1 Juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video tersebut beredar luas di WhatsApp Group dan menjadi temuan dalam pelanggaran politik uang di Pilkada Kota Bekasi 2024.

Hal tersebut tentunya menuai reaksi Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Medan Satria, Diki Fauzan yang mengaku pihaknya akan menindaklanjuti beredarnya video tersebut dengan melakukan investigasi.

“Kita baru dapet vidio hari ini terkait salah satu Paslon yang diduga bagi – bagi uang. Pelapor harus datang untuk melakukan pelaporan ini. Masalah tempat kita juga belum tahu pasti,” ujarnya pada awak media, Senin (14/10/2024) lalu.

Diki menyampaikan, pihaknya akan melakukan kajian sesuai aturan yang berlaku.

Setelah itu, hasilnya akan diserahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi.

“Jika melihat dari vidio yang beredar maka itu ada dugaan politik uang. Dan karena itu ada seragam Paslon maka dugaannya kemungkinan tim sukses, ” tambahnya.

Jika ditemukan bukti pelanggaran politik uang pada Pilkada Kota Bekasi, tentunya kata Diki, itu sudah masuk dalam tindakan pidana pemilu.

“Jika melihat PKPU 13 tahun 2024 itu masuk ranah pidana, tapi kalo bicara tempat kita belum tahu pastinya,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, video dengan durasi 20 detik itu menujukkan sejumlah orang yang disebut oleh perekam adalah Koordinator RW di Kecamatan Medan Satria, dengan menujukan uang yang diterima dan memberikan gestur telunjuk yang membentuk angka 1.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Badai OTT Fahd Arafiq Hantam Golkar Kota Bekasi: Bagaimana Nasib Faisal, Adelia dan Rusman?
Bahlil Tegaskan Tak Ada Anak Emas di Musda Golkar Kota Bekasi, Bagaimana Nasib Ranny Usai Suami Terjaring OTT KPK?
Didorong Akar Rumput Pimpin DPD Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Nofel Saleh Hilabi Beri Respons Menyejukkan
​”Suruh Belajar Lagi!” Sentil Citra Lifia Bela Gema Kosgoro Sekaligus Tolak Ranny Fadh
Konstelasi Musda Golkar Kota Bekasi Berubah Drastis Usai OTT KPK, 5 Nama Kuat Panaskan Bursa Ketua
Dicap Red Flag, Kader Muda Tolak Keras Ranny Fahd Pimpin DPD Golkar Kota Bekasi
Hattrick Korupsi! Politisi Golkar Fahd Arafiq Kembali Jadi Tersangka KPK Kasus HGB, Begini Respons Partai
Misteri Keberadaan Nusron Wahid Usai Anak Buahnya Terjerat OTT KPK, Begini Reaksi Golkar!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 23:07 WIB

Badai OTT Fahd Arafiq Hantam Golkar Kota Bekasi: Bagaimana Nasib Faisal, Adelia dan Rusman?

Rabu, 16 September 2026 - 19:27 WIB

Bahlil Tegaskan Tak Ada Anak Emas di Musda Golkar Kota Bekasi, Bagaimana Nasib Ranny Usai Suami Terjaring OTT KPK?

Rabu, 16 September 2026 - 15:59 WIB

Didorong Akar Rumput Pimpin DPD Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Nofel Saleh Hilabi Beri Respons Menyejukkan

Rabu, 16 September 2026 - 14:58 WIB

​”Suruh Belajar Lagi!” Sentil Citra Lifia Bela Gema Kosgoro Sekaligus Tolak Ranny Fadh

Rabu, 16 September 2026 - 12:42 WIB

Konstelasi Musda Golkar Kota Bekasi Berubah Drastis Usai OTT KPK, 5 Nama Kuat Panaskan Bursa Ketua

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x