Pemkot Bekasi Kerahkan Tim Medis dan Bantuan Obat untuk Daerah Terdampak Banjir di Sumatera

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat diwawancarai usai acara Bekasi Investment Gathering di Mega Hypermall, Jumat (05/12/2025), terkait rencana penyaluran bantuan kemanusiaan ke Sumatera.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat diwawancarai usai acara Bekasi Investment Gathering di Mega Hypermall, Jumat (05/12/2025), terkait rencana penyaluran bantuan kemanusiaan ke Sumatera.

Poin Utama:

  • Personil: 4 Tenaga Kesehatan (2 Dokter, 1 Bidan, 1 Pendamping).
  • Logistik: Obat-obatan lengkap (Antibiotik, Analgetik, Multivitamin, dll).
  • Lokasi Posko: Padang, Sumatera Barat (Posko Kemenkes).
  • Waktu: Diumumkan Jumat, 5 Desember 2025.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi secara resmi mengirimkan tim tenaga kesehatan (Nakes) dan bantuan logistik obat-obatan untuk membantu penanganan medis bagi korban banjir di wilayah Sumatera, Jumat (05/12/2025). Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan antardaerah.

Siapa Saja Tim Medis yang Diberangkatkan?

​Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan satu tim khusus yang terdiri dari tenaga medis profesional untuk terjun langsung ke lokasi bencana. Tim ini merupakan gabungan dari personel RSUD dan Puskesmas di lingkup Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Total ada 4 orang dalam satu tim yang kami kerahkan. Rinciannya terdiri dari 2 Dokter yang berasal dari RSUD dan Puskesmas, 1 orang Bidan, serta 1 orang Pendamping teknis,” jelas Satia saat dikonfirmasi terpisah.

Apa Jenis Bantuan Obat yang Disalurkan?

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa bantuan yang dibawa langsung dari Kota Bekasi tidak hanya berupa tenaga manusia, tetapi juga suplai farmasi yang krusial bagi korban banjir. Hal ini disampaikannya saat ditemui di Mega Hypermall Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Marga Jaya, Bekasi Selatan.

​”Kita turut menerjunkan Tim Kesehatan untuk dikerahkan ke wilayah Sumatera. Dan juga obat-obatan nanti langsung kita bawa dari Kota Bekasi,” ujar Tri Adhianto selepas kegiatan Bekasi Investment Gathering.

​Berdasarkan data Dinkes Kota Bekasi, jenis obat-obatan yang disertakan meliputi:

  • ​Antibiotik
  • ​Analgetik (pereda nyeri)
  • ​Paracetamol
  • ​Anti Diare
  • ​Obat Batuk
  • ​Multivitamin dan suplemen pendukung lainnya.

Di Mana Lokasi Penugasan Tim Pemkot Bekasi?

​Sekretaris Dinkes Kota Bekasi, Hadi Prabowo, menerangkan mekanisme penyaluran bantuan tenaga medis ini akan terpusat melalui koordinasi nasional. Tim dari Bekasi dijadwalkan akan mendarat dan melapor terlebih dahulu di wilayah Sumatera Barat.

​”Nanti Tim Nakes kita akan di-dropping (ditempatkan) lebih dulu di wilayah Padang, Sumatera Barat, melalui Posko Center Kesehatan yang didirikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” terang Hadi.

Setelah melapor di Posko Kemenkes, tim medis Pemkot Bekasi akan dimobilisasi sesuai kebutuhan mendesak di lapangan.

“Nanti menyesuaikan arahan dari Center Kesehatan yang ada di sana, akan di-mapping (petakan) kembali wilayah mana yang paling membutuhkan bantuan dari Tim Kesehatan kita,” pungkasnya.

Bagi warga Kota Bekasi yang ingin menyalurkan bantuan tambahan atau mengetahui informasi terkini terkait donasi bencana, silakan memantau kanal resmi media sosial Pemkot Bekasi atau menghubungi Dinas Sosial Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:55 WIB

Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Parlementaria

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:10 WIB

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, saat memberikan laporan di Gedung DPRD Kota Bekasi. Bapemperda menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyimpangan Seksual dapat disahkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Parlementaria

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:40 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x