Pj Wali Kota Bekasi Ajak OPD Lain untuk Lengkapi Sarpras Alun-alun M Hasibuan

- Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alun - alun M Hasibuan Kota Bekasi.

Alun - alun M Hasibuan Kota Bekasi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad meminta waktu agar pihaknya melakukan penataan terhadap Alun-alun M Hasibuan Kota Bekasi Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan hingga selesai, agar lebih tertata rapih bagi pengunjung maupun pedagang yang ada di lokasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Sabtu (31/08) malam kemarin, Pj Gani bersama stakeholder terkait melakukan kunjungan ke lokasi Alun-alun M Hasibuan dalam upaya penataan parkir dan Pedagang Kaki Lima (PKL) agar lebih tertib

“Yang tadinya beberapa lokasi tertutup oleh kendaraan mobil yang parkir di lokasi. Sekarang terbuka, tidak ada pedagang. Nah ini kelihatan nih PR – PR (pekerjaan rumah) yang harus kita lakukan, ini kan baru memulai (penataan Alun-alun) tentunya berikan kami waktu yang cukup untuk bagaimana penataan alun-alun ini bisa dirasakan manfaatnya lebih baik,” ucap Pj Gani saat ditemui RakyatBekasi.com di lokasi, Sabtu (31/08/2024) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari peninjauan ke lokasi yang telah dilakukannya, kata dia, Pemerintah Daerah berencana untuk melakukan beberapa penataan lanjutan selain dari penataan sektor parkir dan PKL di seputar area Alun-alun.

“Penataannya akan difokuskan dari segi Infrastruktur sarana dan prasarana (Sarpras) pendukung, agar lebih rapih dan tertata,” tuturnya.

Sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum di area Alun – alun M Hasibuan Mati

Kabiro Hukum Kemendagri tersebut juga tampak menyusuri setiap sudut area Alun-alun untuk mencari solusi dan juga menyelesaikan terkait apa apa saja yang menjadi catatan ataupun perbaikan yang mesti dibenahi oleh Pemerintah Daerah, seperti ada sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati di lokasi.

“Ya kita melengkapi infrastruktur sarana dan prasarana yang ada di alun-alun, dengan anggaran yang saat ini ada. Jadi memang belum dianggarkan secara spesifik, tapi niat baik semua keinginan daripada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini ada kebersamaan, hayuk kita sama-sama menata, apalagi kalau nanti dianggarkan dengan anggaran yang cukup memadai ini akan lebih bagus,” sambungnya.

Terlebih, kata dia, apabila implementasi penataan Alun-alun sebagai titik sentral kota berjalan secara baik dan tertata, tentunya akan menjadi tempat rekreasi yang sangat menjanjikan bagi suatu daerah.

“Filosofinya Alun-alun itu kan tempat berkumpul, silaturahmi, ajang sosial, hiburan dan estetika. Estetikanya yang akan kita coba. Ya pelan – pelan dan saya juga butuh dukungan pers bagaimana ini mengedukasi masyarakat, memberitakan hal – hal yang sisi positifnya, kasih tahu kami, kami perbaiki pelan – pelan,” tandasnya.

Apalagi, Pj Gani membeberkan bahwa pihaknya juga berencana bakal melibatkan OPD lainnya sebagai peran pendukung, dari penataan Alun-alun yang nantinya bisa dikolaborasikan.

“Berdasarkan evaluasi kita malam ini, tentu akan ada keterlibatan-keterlibatan dari dinas lain untuk lebih men-support kaitan dengan keberhasilan penataan ini. Ini juga namanya sambil berjalan, tidak bisa kita merubah yang sudah hampir 11 tahun yang sudah tidak tersentuh,” bebernya.

“Makanya, hari ini kita mulai dengan sentuhan-sentuhan, prinsipnya humanis, masyarakat juga saya lihat antusias senang dan lebih landai lancar jalannya,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?
Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI
Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari
Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh
Wali Kota Bekasi Dorong Percepatan Pencairan Dana Rp100 Juta per RW Pasca Audit BPK
FOPERA Endus Potensi Kerugian Negara di RSUD CAM Kota Bekasi
Tanggul Citarum Jebol Rendam Ribuan Rumah di Muara Gembong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:26 WIB

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:17 WIB

Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:42 WIB

Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Berita Terbaru

Tangkapan layar Surat Edaran Nomor 800.1.5/219/BKPSDM.PKA tertanggal 19 Januari 2026.

Bekasi

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:58 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca