PPATK Catat 7.793 Pemain Judol di Bekasi Utara, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bekasi Utara Darurat Judi Online. (Nano Banana Pro2)

Ilustrasi Bekasi Utara Darurat Judi Online. (Nano Banana Pro2)

POIN UTAMA:

  • ​PPATK mencatat 7.793 warga Kecamatan Bekasi Utara terjerat judi online (judol) sepanjang 2025.
  • ​Kecamatan Bekasi Utara menduduki peringkat kelima penyumbang pemain judol terbanyak se-Jabodetabek.
  • ​Pemkot Bekasi segera memanggil Camat Bekasi Utara untuk melakukan penelusuran wilayah secara komprehensif.
  • ​Pemkot Bekasi akan menggandeng Bank BJB dan BPRS Syariah guna memberikan mitigasi berupa bantuan modal usaha bagi para korban.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini dihadapkan pada status darurat judi online (judol) menyusul laporan mengejutkan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 7.793 warga di Kecamatan Bekasi Utara terjerat aktivitas ilegal tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka yang fantastis ini menempatkan Bekasi Utara di urutan kelima sebagai wilayah dengan pemain judol terbanyak se-Jabodetabek.

Merespons krisis sosial ini, Pemkot Bekasi segera merumuskan sejumlah langkah mitigasi terukur.

​Mengapa Kecamatan Bekasi Utara Masuk Daftar Darurat Judi Online PPATK?

​Berdasarkan laporan resmi PPATK, tren warga yang terjerat ekosistem judi online di wilayah Jabodetabek terus menunjukkan grafik yang mengkhawatirkan.

Kecamatan Bekasi Utara secara mengejutkan mencatatkan 7.793 individu yang secara aktif bertransaksi dalam situs haram tersebut.

​Tingginya angka pemain di satu wilayah kecamatan ini mengindikasikan adanya masalah struktural yang serius.

Faktor literasi keuangan yang rendah hingga himpitan ekonomi pasca-pandemi di tingkat masyarakat akar rumput diduga kuat menjadi pemicu utamanya.

​Bagaimana Respons Wakil Wali Kota Bekasi Terkait Temuan Judol Ini?

​Menanggapi tingginya angka perputaran judol di wilayahnya, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyatakan komitmennya untuk mengambil langkah cepat.

Pihaknya saat ini tengah membahas temuan krusial tersebut di internal pemerintahan kota.

​”Kita akan coba cek. Kita sekarang panggil nanti Pak Camatnya, dengan tentunya dengan yang terkait dari sisi ekonomi,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Selasa (30/06/2026).

​Ia menilai bahwa euforia sesaat dari aktivitas bermain judol sama sekali tidak membawa manfaat nyata bagi warga.

Sebaliknya, permainan ilegal ini justru membawa mudarat yang jauh lebih besar dan berpotensi menghancurkan tatanan ekonomi keluarga.

​Apa Langkah Mitigasi Ekonomi yang Disiapkan Pemkot Bekasi?

​Sebagai jalan keluar, Pemkot Bekasi tidak sekadar melakukan pendekatan represif, tetapi juga menyiapkan pendekatan persuasif dan suportif.

Politisi partai Gerindra ini pun merencanakan program intervensi ekonomi khusus bagi para korban judol agar mereka bisa kembali berdaya.

​”Dengan secara penyelesaiannya.Kita akan coba cari mereka, nantinya kan kita minta seperti BJB dan BPRS Syariah untuk dapat membantu mereka kedepannya, secara modal berwirausaha, agar terhindar dari bermain Judol,” pungkasnya.

​Langkah strategis yang melibatkan lembaga perbankan daerah ini diharapkan mampu memutus rantai kecanduan warga.

Pemberian modal wirausaha dinilai sebagai alternatif mata pencaharian yang halal, nyata, dan jauh lebih produktif.

Persoalan judi online kini bukan lagi sekadar masalah individu, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi keluarga di Kota Bekasi.

Peran aktif aparatur wilayah, dari tingkat RT, RW, hingga Kelurahan, sangat krusial dalam mengawasi serta memberikan edukasi kepada warganya.

​Bagaimana pendapat Anda tentang tingginya angka pemain judol di Bekasi Utara? Bagikan artikel ini untuk meningkatkan kewaspadaan bersama dan baca terus update berita pemerintahan dan ekonomi lokal yang tajam dan terpercaya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hak Korban Kebakaran SPBE Cimuning Molor, Pemkot Bekasi Janji Juli Cair
Kejari Kota Bekasi Sita Dokumen sebanyak Tiga Koper dan Dua Boks Besar dari Disdagperin
Dugaan Korupsi Revitalisasi Pasar: Kejari Geledah Disdagperin Kota Bekasi
Hari Pertama Pendaftaran SPMB Tahap 1 Kota Bekasi 2026 Server Langsung Tumbang!
Ada Aja Gebrakannya! PBPI Kota Bekasi Resmi Luncurkan ‘Tournament Management System’ Padel
Pertama di Indonesia! PBPI Bekasi Gelar Sertifikasi Padel Jelang Liga Patriot
Pemkot Bekasi Jadwalkan Pemanggilan Kepala Satpol PP Terkait Dugaan Pelecehan Verbal
Petaka Lampu Merah Unisma: Truk Hantam Motor, 1 Ojol Tewas
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:42 WIB

PPATK Catat 7.793 Pemain Judol di Bekasi Utara, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:11 WIB

Hak Korban Kebakaran SPBE Cimuning Molor, Pemkot Bekasi Janji Juli Cair

Senin, 29 Juni 2026 - 20:26 WIB

Kejari Kota Bekasi Sita Dokumen sebanyak Tiga Koper dan Dua Boks Besar dari Disdagperin

Senin, 29 Juni 2026 - 17:25 WIB

Dugaan Korupsi Revitalisasi Pasar: Kejari Geledah Disdagperin Kota Bekasi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:09 WIB

Ada Aja Gebrakannya! PBPI Kota Bekasi Resmi Luncurkan ‘Tournament Management System’ Padel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x