Presiden Prabowo Akan Beri Pengarahan kepada Kepala Daerah di Hari Terakhir Retreat

- Jurnalis

Minggu, 23 Februari 2025 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 481 pasangan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024 yang terdiri atas 961 orang di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025).

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 481 pasangan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024 yang terdiri atas 961 orang di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025).

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan pengarahan kepada para kepala daerah di hari terakhir pelaksanaan retreat, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Demikian disampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, kepada wartawan di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, (22/02/2025).

“Antara (tanggal) 27-28 Februari nanti kemungkinan besar Bapak Presiden akan hadir. Akan memberikan pengarahan sekaligus penutup,” ujar Tito.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito menambahkan, sedianya retret direncanakan akan selesai sebelum solat Jumat pada 28 Februari 2025 mendatang.

“Sehingga sebelum sholat Jumat semuanya sudah selesai,”.

Nantinya, kata Tito, seluruh kepala daerah akan kembali ke daerahnya masing-masing untuk menjalankan tugas.

“Semua kembali ke daerah masing-masing. Dan setelah itu bagi yang beragama Islam dapat menunaikan sholat Tarawih,” katanya.

Sebelumnya, Wamendagri Bima Arya menyatakan seharusnya ada 481 kepala daerah yang hadir, tapi Wamendagri Bima Arya menyebut, retreat ini dihadiri oleh 450 kepala daerah. Sisanya 47 tidak ada kabar, dan 6 izin.

“Harusnya sih ada ya (kepala daerah dari PDIP yang hadir). Karena terdata (kepala daerah kader PDIP) jumlahnya mungkin lebih dari angka ini (47 yang tak hadir). Jadi, bisa saja ada di dalam. Ya, kami belum cek lagi. Bisa saja ada,” ucap Bima Arya.

Kepala daerah yang tak ikut retreat kali ini tetap wajib mengikuti retreat di gelombang berikutnya.

“Gelombang berikutnya. Wajib. Semuanya wajib ikut, penting ini materinya,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT KPK: Menelisik Jejak Jaringan Pejabat ATR/BPN, Fahd Arafiq dan Neksus Nusron Wahid
Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq
Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas
Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026
Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya
Ujian Berat Transisi Energi, Mampukah PLTS 100 GWp Beri Efisiensi Subsidi Rp73,9 Triliun?
Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!
Visualisasi Ngeri Utang Indonesia Rp10.000 Triliun: Butuh 5.000 Truk Sepanjang 60 Km!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:26 WIB

OTT KPK: Menelisik Jejak Jaringan Pejabat ATR/BPN, Fahd Arafiq dan Neksus Nusron Wahid

Senin, 14 September 2026 - 23:16 WIB

Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas

Selasa, 1 September 2026 - 02:15 WIB

Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:09 WIB

Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x