Realisasi PAD Triwulan III Baru 40%, DPRD Kota Bekasi Soroti Kebocoran Pajak Parkir dan Reklame

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahu jalan di depan Kantor Golkar lama Jalan Ahmad Yani, sepanjang 200 meter digunakan untuk parkir liar pada Sabtu (07/12/2024) malam.

Bahu jalan di depan Kantor Golkar lama Jalan Ahmad Yani, sepanjang 200 meter digunakan untuk parkir liar pada Sabtu (07/12/2024) malam.

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi hingga awal triwulan ketiga tahun 2025, tepatnya pada awal Juli, baru mencapai 40 persen dari target yang ditetapkan.

Meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengklaim capaian ini masih berada di jalur (on the track), Komisi 3 DPRD Kota Bekasi menyoroti adanya potensi kebocoran yang signifikan, terutama dari sektor pajak parkir dan reklame.

Atas dasar itulah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemkot Bekasi untuk lebih serius dalam meminimalisir tingkat kebocoran PAD guna mengamankan target pendapatan hingga akhir tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPRD: Kebocoran di Sektor Parkir dan Reklame Harus Ditangani

Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, A. Syafe’i, menyatakan bahwa capaian ideal PAD pada triwulan ketiga seharusnya berada di rentang 45 hingga 50 persen.

Menurutnya, meskipun angka 40 persen masih dianggap wajar, ada pos-pos pendapatan yang belum digarap secara maksimal.

“Capaian ini sebenarnya masih on the track, tetapi ada titik kebocoran yang harus segera ditutup. Fokus kami adalah pada pajak reklame dan retribusi parkir. Dua sektor ini seharusnya bisa dioptimalkan lebih jauh,” ujar Syafe’i kepada awak media, Minggu (13/07/2025).

Ia menilai potensi dari pajak parkir kendaraan bermotor di Kota Bekasi sangat besar dan dapat menjadi sumber pendapatan andalan jika dikelola dengan transparan dan efisien. Banyaknya parkir liar atau parkir di tepi jalan, kata dia, menjadi salah satu sumber kebocoran yang paling nyata.

“Parkir pinggir jalan itu duitnya ke mana? Bayangkan, jika satu motor dikenakan tarif Rp5.000 dan ada seribu motor saja, potensinya sudah besar. Ini harus menjadi perhatian serius, baik yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) maupun BUMD seperti PT Mitra Patriot (PTMP),” tegasnya.

Tak lupa Syafe’i mengingatkan bahwa Direktur Utama PTMP memiliki tanggung jawab untuk membantu mengatasi masalah ini dan memastikan seluruh pendapatan disetorkan untuk PAD Kota Bekasi.

Jawaban Pemkot Bekasi: Realisasi Masih Aman dan Terus Digenjot

Menanggapi sorotan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, memastikan bahwa realisasi PAD hingga saat ini masih berjalan sesuai rencana. Ia optimistis capaian akan terus meningkat seiring masuknya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Alhamdulillah, untuk sekarang kondisi PAD masih aman. Jika PBB sudah masuk, angkanya akan meningkat terus. Data terakhir pada periode Juni hingga awal Juli menunjukkan capaian sekitar 40 persen, dan itu masih on the track,” jelas Junaedi dalam keterangannya, Sabtu (12/07/2025).

Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Junaedi mengaku telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang menjadi sumber pendapatan untuk bekerja ekstra.

“Kami kerahkan semua penghasil PAD. Tim diinstruksikan untuk turun ke lapangan, melihat kembali semua potensi yang ada, dan meningkatkannya,” sambungnya.

Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Hindari ‘Permainan’

Senada dengan Sekda, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengurai dan menutup setiap celah kebocoran pendapatan.

Ia secara tegas memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran agar tidak ada praktik “permainan” dalam pemungutan pajak dan retribusi.

“Saya minta betul tidak ada permainan yang dilakukan, mulai dari level pelaksana, Kepala UPTD, sampai jajaran Bapenda dan juga para kepala OPD. Ini penting agar terjadi optimalisasi terkait dengan pendapatan,” tegas Tri Adhianto.

Lebih jauh Tri mengaku bahwa dirinya telah memberikan warning kepada OPD terkait untuk serius menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam merealisasikan target pendapatan.

“Saya baru memberikan peringatan, tapi tolong ini dioptimalkan. Mari kita maksimalkan semua realisasi dari sektor pendapatan yang masih bisa kita potensikan,” pungkasnya.

Visited 146 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang
Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT
DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang
DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City
Ketua DPRD Desak Inspektorat Bergerak Lebih Agresif Jaga Predikat WTP Pemkot Bekasi
Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!
DPRD Kota Bekasi Targetkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual Rampung Tahun Ini
Plh Wali Kota Bekasi Diremehkan? Komisi 1 Kritik Pejabat Mangkir Apel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:15 WIB

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:52 WIB

Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:27 WIB

DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:24 WIB

Ketua DPRD Desak Inspektorat Bergerak Lebih Agresif Jaga Predikat WTP Pemkot Bekasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:42 WIB

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi.

Parlementaria

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:15 WIB

Ilustrasi Kota Bekasi darurat LGBT. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:52 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x