Refleksi Hardiknas 2025: DPRD Kota Bekasi Desak Pemerintah Percepat Pembenahan Dunia Pendidikan

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi (tengah) sedang berbincang-bincang dengan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) jelang Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 di Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (02/05/2025) pagi.

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi (tengah) sedang berbincang-bincang dengan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) jelang Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 di Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (02/05/2025) pagi.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Sardi Effendi, menekankan bahwa Pemerintah Daerah masih memiliki tugas penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bekasi.

Pernyataan ini disampaikan dalam rangka refleksi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, yang menjadi momentum untuk mendorong perubahan di sektor pendidikan.

Sardi Effendi menegaskan bahwa Hardiknas harus menjadi titik kebangkitan pendidikan nasional, termasuk di Kota Bekasi. Ia mendorong adanya perubahan nyata dari sistem pendidikan yang sebelumnya kurang berkualitas menjadi lebih baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional harus dimaknai sebagai kebangkitan pendidikan nasional dan Kota Bekasi. Kita harus bergerak dari sistem yang kurang berkualitas menjadi lebih baik, dari yang kurang bermutu menjadi bermutu,” ujarnya usai Upacara Hardiknas di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (02/05/2025).

Lebih jauh Sardi mengidentifikasi tiga permasalahan utama dalam sistem pendidikan di Kota Bekasi, yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah, yaitu:

  1. Kekurangan guru di berbagai jenjang pendidikan.
  2. Kurangnya pengawas sekolah, yang berperan dalam memantau dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
  3. Defisit kepala sekolah, yang berpengaruh terhadap manajemen sekolah yang optimal.

“Ketiga hal ini terjadi di Sekolah Dasar (SD) dan SMP Negeri. Oleh karena itu, kami berharap Kepala Daerah dan Dinas Pendidikan segera mengambil langkah strategis untuk membenahi permasalahan ini,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bekasi telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, serta memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat .

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Bekasi juga telah melaksanakan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi penerimaan siswa.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan Kota Bekasi memiliki pendidikan berkualitas, inklusif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan era globalisasi.

DPRD Kota Bekasi berharap bahwa momentum Hardiknas 2025 dapat menjadi dorongan bagi Pemerintah Daerah untuk segera merancang kebijakan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, kita bisa menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik di Kota Bekasi, serta memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan berkualitas,” tutup Sardi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi 3 DPRD Sentil Pemkot Bekasi: Penataan Pasar Tradisional Harus Merata, Jangan Cuma Fokus di Pasar Baru!
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Ingatkan Bahaya Polarisasi Digital
Gebrak Pasar Wali Kota Bekasi Disorot, DPRD Tuntut 1.500 ASN Disebar Merata ke 12 Kecamatan!
Strategi Jemput Bola! Wali Kota Bekasi Berkantor di RW Mulai Januari 2027, Ini Respons Komisi IV DPRD
Kasus Perundungan Siswa di Rawalumbu Viral, DPRD Evaluasi Keras Status Kota Layak Anak Bekasi
Dugaan Penganiayaan Siswa Boarding School Rawalumbu, DPRD Nilai Pengawasan Disdik Kota Bekasi Lemah!
Wali Kota Bekasi Ditantang Ngantor di RW Tanpa Fasilitas Demi Cairkan Anggaran Lahan
Waspada Lonjakan Inflasi Akhir Tahun! Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Tembus Rp80 Ribu, DPRD Desak Sidak Pasar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Komisi 3 DPRD Sentil Pemkot Bekasi: Penataan Pasar Tradisional Harus Merata, Jangan Cuma Fokus di Pasar Baru!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Ingatkan Bahaya Polarisasi Digital

Rabu, 30 September 2026 - 16:00 WIB

Gebrak Pasar Wali Kota Bekasi Disorot, DPRD Tuntut 1.500 ASN Disebar Merata ke 12 Kecamatan!

Selasa, 29 September 2026 - 23:40 WIB

Strategi Jemput Bola! Wali Kota Bekasi Berkantor di RW Mulai Januari 2027, Ini Respons Komisi IV DPRD

Selasa, 29 September 2026 - 09:59 WIB

Kasus Perundungan Siswa di Rawalumbu Viral, DPRD Evaluasi Keras Status Kota Layak Anak Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x