Revolusi Hijau Kota Patriot: Groundbreaking PSEL Bantargebang Bekasi Siap Digelar April 2026!

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Poin Utama:

  • Lokasi Proyek: Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi.
  • Target Waktu: Groundbreaking dijadwalkan pada April 2026.
  • Kapasitas Lahan: Tersedia total 6,1 Hektare (5 Hektare untuk fasilitas PSEL, 1,1 Hektare khusus Hutan Kota/Ruang Terbuka Hijau).
  • Kolaborasi Pihak: Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Pusat (Danantara), dan Konsorsium Pemenang (Wang Neng).

BEKASI – Masalah penumpukan sampah di Kota Bekasi segera menemukan titik terang. Pemerintah Kota Bekasi bersiap mengambil langkah monumental dengan memulai pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Sumurbatu, Bantargebang.

Menariknya, megaproyek ini tidak hanya akan mengentaskan persoalan lingkungan, tetapi juga dirancang dengan konsep Green Architecture yang modern dan asri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Babak Baru: Penandatanganan Perjanjian Tripartit Segera Rampung

​Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Bekasi dijadwalkan akan segera merampungkan proses penandatanganan perjanjian kerja sama tripartit.

Kesepakatan strategis ini melibatkan Pemerintah Pusat melalui badan Danantara dan pihak konsorsium Wang Neng selaku pemenang lelang proyek PSEL.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa proyeksi pembangunan PSEL sudah memasuki tahap krusial setelah penetapan pemenang lelang oleh pihak Danantara diterbitkan secara resmi.

​”Kita sekarang sedang tahap perjanjian tripartit antara Danantara, Wang Neng selaku pemenang lelang, dan juga Pemerintah Kota Bekasi. Dan ini saya dengar kemarin minggu lalu sudah selesai. Mudah-mudahan ini segera ditandatangani,” jelas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan resminya, Senin (16/03/2026).

​Target Groundbreaking PSEL Bantargebang April 2026

​Setelah tahapan administratif dan penandatanganan kerja sama ini rampung, Pemkot Bekasi memastikan akan langsung tancap gas.

Pelaksanaan groundbreaking atau peletakan batu pertama,kata dia, rencananya akan dilangsungkan pada bulan April 2026 mendatang.

​”Setelah itu tahap berikutnya adalah April, ini kita akan mulai melakukan proses groundbreaking. Untuk kemudian kita lakukan pembangunan fisik secara menyeluruh,” sambung Tri Adhianto.

​Langkah cepat ini diharapkan dapat segera memberikan solusi konkret, mengubah ribuan ton sampah harian di Kota Bekasi menjadi sumber energi listrik terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

​Konsep Green Architecture: Integrasi Pabrik Energi dan Hutan Kota

​Berbeda dengan pandangan umum tentang fasilitas pengolahan limbah, proyek PSEL di Bantargebang ini mengusung visi lingkungan yang berkelanjutan.

Pihak perusahaan Wang Neng dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap inovasi pembangunan yang menyatu dengan alam.

​Pemkot Bekasi telah menyiapkan lahan yang sangat memadai untuk merealisasikan visi tersebut. Dari ketersediaan lahan yang ada, porsi untuk ruang terbuka hijau akan diberikan ruang yang cukup besar.

​”Karena tanah yang kita bebaskan hari ini sesuai dengan kebutuhan seluas 5 hektare. Hari ini kita sudah punya cadangan hampir 6,1 hektare. Jadi masih ada 1,1 hektare sisanya itu nanti akan kita bikin menjadi kawasan Hutan Kota dan ini menjadi satu destinasi wisata,” papar Wali Kota Bekasi.

​Menghapus Kesan Kumuh, Ciptakan Destinasi Wisata Baru

​Lebih lanjut, daya tarik utama dari PSEL Sumurbatu ini terletak pada perwajahan gedungnya. Fasilitas ini akan mengadopsi arsitektur bumi hijau (Go Green), memastikan kawasan tersebut jauh dari kesan pabrik pengolahan sampah yang identik dengan kata kumuh.

​”Demikian juga pada saat kita bicara tentang fasad gedung yang ada, itu nanti gedungnya menjadi sangat luar biasa, karena tatarannya bukan nanti kelihatan pabrik. Tetapi jadi pabrik yang turut ada ruang terbuka hijau. Jadi mudah-mudahan ini akan menjadi satu destinasi wisata edukasi baru yang ada ke depannya,” pungkasnya.

Dukung Terus Pembangunan Kota Bekasi!

Dengan adanya inovasi pengolahan sampah yang terintegrasi dengan hutan kota ini, Bekasi selangkah lebih maju dalam mewujudkan tata kota yang bersih dan berkelanjutan. Bagaimana pendapat Anda tentang konsep cemerlang ini? Tinggalkan tanggapan Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini untuk terus mengawal kemajuan Kota Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x