Sejarah Jalan Prof M Yamin: Sang Arsitek Sumpah Pemuda

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARSITEK BANGSA: Suasana lalu lintas dan pepohonan rindang di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, yang mengelilingi Jalan Prof. M. Yamin. Nama jalan bergengsi ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Prof. Mr. Mohammad Yamin, tokoh intelektual serbabisa yang merumuskan ikrar Sumpah Pemuda 1928, pencetus dasar awal Pancasila, sekaligus pelopor sistem hukum uji materi di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

ARSITEK BANGSA: Suasana lalu lintas dan pepohonan rindang di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, yang mengelilingi Jalan Prof. M. Yamin. Nama jalan bergengsi ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Prof. Mr. Mohammad Yamin, tokoh intelektual serbabisa yang merumuskan ikrar Sumpah Pemuda 1928, pencetus dasar awal Pancasila, sekaligus pelopor sistem hukum uji materi di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

  • Arsitek Sumpah Pemuda: Sekretaris kongres 1928 yang merumuskan ikrar pemuda dan mengusulkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
  • Perumus Dasar Negara: Tokoh pertama yang secara lantang mengusulkan lima asas dasar negara (Pancasila) di sidang BPUPKI (29 Mei 1945).
  • Tokoh Multidimensi: Dikenal sebagai sastrawan perintis puisi modern Nusantara sekaligus inisiator gagasan uji materi (judicial review).
  • Kiprah Pemerintahan: Negarawan yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Menyambut perayaan HUT RI ke-81, Seniman Kemerdekaan asal Kota Bekasi, Zenza TekSas, kembali merilis naskah sejarah keenam belas pada Sabtu (18/07/2026).

Mengupas kawasan prestisius Menteng, Jakarta Pusat, naskah ini menyoroti pahlawan nasional di balik nama Jalan Prof. M. Yamin.

Sang tokoh rupanya bukan sekadar intelektual biasa, melainkan arsitek perintis Sumpah Pemuda dan peletak fondasi dasar negara Kesatuan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Siapa Sosok Prof M Yamin di Balik Nama Jalan Menteng?

​”Menteng dikenal sebagai kawasan paling prestisius di Jakarta. Bukan sekadar hunian elit, jalan-jalan di sini menyimpan memori kolektif bangsa karena menggunakan nama-nama tokoh besar Indonesia. Salah satunya adalah ‘Jl. Prof. M. Yamin’,” kata Zenza TekSas kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Sabtu (18/07/2026).

​Tokoh besar di balik nama jalan tersebut adalah Prof. Mr. Mohammad Yamin. Lahir di Sawahlunto, Sumatra Barat pada 24 Agustus 1903, ia dikenal sebagai intelektual serbabisa.

Jejak pemikiran pahlawan nasional ini telah menjadi fondasi krusial bagi sejarah berdirinya negara merdeka.

​Bagaimana Peran Prof M Yamin dalam Sumpah Pemuda dan BPUPKI?

​Kontribusi terbesar Mohammad Yamin bagi pergerakan bangsa bermula saat ia menjabat sebagai sekretaris kongres pada tahun 1928.

Lewat pemikirannya, ia menjadi arsitek perumus ikrar Sumpah Pemuda dan secara visioner mengusulkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai instrumen pemersatu kemajemukan bangsa.

​Kepiawaiannya dalam bernegara berlanjut pada sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945. Beliau tercatat sebagai pemrakarsa pertama yang mengusulkan lima asas dasar berdirinya negara, sebuah gagasan monumental yang kelak menjadi cikal bakal lahirnya ideologi Pancasila yang kita pegang teguh hari ini.

​Apa Saja Kiprah Prof M Yamin di Bidang Hukum dan Sastra?

​Di luar ranah politik, pahlawan nasional ini juga sangat dihormati dalam dunia sastra. Ia adalah pionir puisi modern melalui karya ikonik seperti “Tanah Air” dan “Indonesia, Toempah Darahkoe”. Yamin juga dikenal sebagai sejarawan yang tekun menggali narasi besar akar sejarah Nusantara.

​Kiprahnya sebagai negarawan dan pejuang hukum mencakup rekam jejak yang amat luas di pemerintahan, di antaranya:

  • ​Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
  • ​Menteri Kehakiman RI.
  • ​Ketua Dewan Perancang Nasional.

​Hebatnya lagi, dalam ranah yurisprudensi, beliau tercatat sebagai tokoh pelopor yang mencetuskan gagasan mengenai pentingnya lembaga uji materi (judicial review) dalam sistem hukum Indonesia modern.

​Penyematan nama Prof. M. Yamin sebagai ruas jalan di Menteng bukan hanya soal penghormatan seremonial semata.

Hal ini menjadi pengingat bagi setiap warga yang melintas bahwa di balik kenyamanan kawasan tersebut, berdiri kokoh fondasi negara yang dibangun oleh keringat dan pikiran besar seorang Mohammad Yamin.

​Bagaimana semangat Sumpah Pemuda dari Mohammad Yamin menginspirasi kehidupan Anda hari ini? Tinggalkan opini Anda di kolom komentar! Jangan lupa bagikan artikel kesejarahan ini ke media sosial dan baca terus serial eksklusif 45 Tokoh Bangsa di Balik Nama Jalan Protokol hanya di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Penggilingan Tumpah Ruah di Panggung Gembira Puncak Peringatan HUT RI ke-81
HUT ke-19 Alfamidi: Ekspansi 2.600 Gerai dan Aksi Nyata Sosial
Sejarah Jalan Sunan Gunung Jati: Jejak Sang Pandita Ratu
HUT RI 81: Zenza TekSas Cetak 2 Rekor Gila di Bekasi!
Sejarah Jalan Sunan Muria: Maestro Dakwah Kultural Inklusif
Sejarah Jalan Sunan Kudus: Jejak Panglima Ulama Pelopor Toleransi
Sejarah Jalan Sunan Kalijaga: Jejak Dakwah Kultural Walisongo di Jakarta Timur
Promo Bright Gas Bekasi Spesial HUT RI: Diskon Isi Ulang Hingga Rp8.100
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Warga Penggilingan Tumpah Ruah di Panggung Gembira Puncak Peringatan HUT RI ke-81

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:33 WIB

HUT ke-19 Alfamidi: Ekspansi 2.600 Gerai dan Aksi Nyata Sosial

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:50 WIB

Sejarah Jalan Sunan Gunung Jati: Jejak Sang Pandita Ratu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:25 WIB

HUT RI 81: Zenza TekSas Cetak 2 Rekor Gila di Bekasi!

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Sejarah Jalan Sunan Muria: Maestro Dakwah Kultural Inklusif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x