Sesuai RPJMD Kota Bekasi, Herpur Dorong Pembangunan Puskesmas Di setiap Kelurahan

- Jurnalis

Senin, 15 November 2021 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sangat vital dirasakan oleh masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat agar bisa optimal dalam beraktivitas.

Idealnya setiap Kelurahan memiliki Puskesmas agar indikator Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lebih terkontrol dengan baik. Kota Bekasi menjadi salah satu Kota yang secara kebijakan menuangkan perlunya mendirikan puskesmas disetiap kelurahan seperti yang tertuang di Rancangan Pemerintah Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto periode 2018 – 2023.

Terkait perencanaan dan program pengadaan puskesmas setiap tahun satu puskesmas belum dirasakan betul warga Pondokgede dan Pondok Melati. Hal ini seperti diutarakan oleh Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Pondokgede dan Pondok Melati, Heri Purnomo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait pembangunan Puskesmas tiap Kelurahan, di Dapil saya, dari 4 Kelurahan cuma punya 2 puskesmas,” ucap Heri Purnomo yang juga Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi.

Padahal, seinget dirinya janji Kepala Daerah Kota Bekasi saat terpilih akan memaksimalkan pembangunan puskesmas agar ada disetiap kelurahan.

“100 hari kerja Kepala Daerah kan kalau tidak salah salah satu janjinya tiap Kelurahan ada satu puskesmas dan ini tertuang (ada) di RPJMD,” ungkap mantan tenaga ahli DPR RI yang akrab disapa Herpur ini.

Ke depan, Herpur berharap dirinya meminta kepada Pemerintah Kota Bekasi bisa merealisasikan keberadaan puskesmas di setiap kelurahan. Sebagai wakil rakyat dirinya menegaskan komitmenya untuk mengawal hal ini tentunya ia pun akan memperjuangkan dan akan berkolaborasi kepada eksekutif agar proses pembangunan puskesmas dapat terealisasi dibangun di setiap kelurahan.

“Kami sebagai wakil rakyat senantiasa terus mengupayakan semaksimal mungkin aspirasi dan kebutuhan masyarakat melalui fungsi dan kewenangan kami di DPRD yaitu anggaran, pengawasan serta membuat peraturan,” pungkasnya. (ADV)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto
Celah Kecurangan Terbuka Lebar, Zonasi SPMB Kota Bekasi Nodai Akal Sehat

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:58 WIB

Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:55 WIB

Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x