Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Nirsentuh Berlaku Tahun Depan, Selamat Tinggal E-Toll

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tapping e-money saat melakukan pembayaran tarif tol di gerbang tol (Dok: Hutama Karya)

Ilustrasi tapping e-money saat melakukan pembayaran tarif tol di gerbang tol (Dok: Hutama Karya)

Sistem pembayaran jalan tol terbaru di Indonesia segera diberlakukan pada tahun depan (2025). Ini berarti, mulailah bersiap ucapkan ‘sayonara‘ (selamat tinggal) ke kartu e-toll.

Karena sistem transaksi terbaru tidak butuh lagi berhenti ataupun sentuh di gerbang tol. Sistem teranyar berganti menjadi nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF).

PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai penggarap tender menyatakan, MLFF dapat diterapkan mulai kuartal I 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama RITS, Attila Keszeg mengklaim bahwa teknologi mereka sudah siap untuk diterapkan apabila pemerintah memutuskan untuk meluncurkannya.

RITS juga siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam ekosistem MLFF, seperti Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), perbankan, hingga Bank Indonesia (BI).

“Kami siap, teknologi kami siap. Kami menunggu untuk siap berkolaborasi karena tidak ada teknologi yang dapat diterapkan sendiri,” ucap Attila Keszeg dalam jumpa pers di Jakarta, (06/11/24) menukil Kompas.com.

“Kami menargetkan MLFF bisa digunakan pada kuartal I 2025,” ujar Attila.

“Kami membutuhkan kolaborasi ekosistem yang sangat kuat,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur RITS, Renaldi Utomo Djojohadikusumo menjelaskan, MLFF merupakan proyek bilateral antara pemerintah Indonesia dan Hungaria yang dimulai sejak Maret 2021.

Selama tiga tahun menjalin kesepakatan dengan pemerintah Indonesia, pihaknya terus melakukan perbaikan dari sisi kolaborasi dengan mitra tol.

Pihaknya juga telah memproses permintaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar sistem ini diterapkan dengan palang tol pada tahap awal.

“Kami secara sistem sudah siap dengan teknologi ini. Kami juga mendapatkan masukan dan arahan dari Kementerian PUPR bahwa untuk penerapan sistem MLFF, tol yang tanpa gerbang tidak bisa serta-merta dibuka dalam satu atau dua tahun. Ini memerlukan proses transisi,” katanya.

Sebagai informasi, proyek MLFF ini merupakan investasi langsung asing dari Hungaria senilai 300 juta dolar AS yang didanai oleh dana publik Hungaria.

RITS terpilih sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) program MLFF setelah memenangkan tender sesuai dengan Surat Menteri PUPR Nomor: PB.02.01-Mn/132 tertanggal 27 Januari 2021. Penerapan MLFF mengalami penundaan dari jadwal yang semula ditargetkan pada Juni 2023.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejarah Jalan Sunan Kudus: Jejak Panglima Ulama Pelopor Toleransi
Sejarah Jalan Sunan Kalijaga: Jejak Dakwah Kultural Walisongo di Jakarta Timur
Promo Bright Gas Bekasi Spesial HUT RI: Diskon Isi Ulang Hingga Rp8.100
Sejarah Jalan Sunan Drajat: Jejak Ulama Pemersatu Lewat Gamelan Singa Mengkok
Sejarah Jalan Sunan Bonang: Dakwah Kultural Pencipta Tombo Ati
5 Tahun Berjalan, Alfamidi Berangkatkan 101 Karyawan Umrah
Link Live Streaming dan Jadwal Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026
Sejarah Jalan Sunan Ampel: Jejak Dakwah dan Falsafah Moh Limo
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Sejarah Jalan Sunan Kalijaga: Jejak Dakwah Kultural Walisongo di Jakarta Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Promo Bright Gas Bekasi Spesial HUT RI: Diskon Isi Ulang Hingga Rp8.100

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Sejarah Jalan Sunan Drajat: Jejak Ulama Pemersatu Lewat Gamelan Singa Mengkok

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Sejarah Jalan Sunan Bonang: Dakwah Kultural Pencipta Tombo Ati

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:33 WIB

5 Tahun Berjalan, Alfamidi Berangkatkan 101 Karyawan Umrah

Berita Terbaru

Pengurus DPP PA GMNI berdiri tegap saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di Sekretariat DPP PA GMNI, Jakarta Pusat, Kamis (13/08/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari siaran pers menyambut HUT ke-81 RI yang mendesak stop utang dan politik dinasti.

Nasional

Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:24 WIB

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Ariyana beserta jajaran menunjukkan barang bukti puluhan ribu obat terlarang saat konferensi pers pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (14/08/2026).

Bekasi

Polisi Ringkus 26 Tersangka Pengedar Obat Keras di Bekasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:19 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x