Tata Ulang Kalimalang, Pemkot Bekasi Bongkar 13 Jembatan demi Wisata Air

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Jembatan Melengkung di kawasan Wisata Air Kalimalang, Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Jembatan Melengkung di kawasan Wisata Air Kalimalang, Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).

  • Target Pembongkaran: Pemkot Bekasi akan membongkar 13 jembatan eksisting di sepanjang jalur Kalimalang (MM hingga Sumber Arta).
  • Hasil Akhir: Hanya 5 jembatan utama yang akan dipertahankan dan dibangun ulang untuk estetika dan kelancaran arus.
  • Sumber Dana: 1 jembatan (APBD Kota Bekasi/selesai), 3 jembatan (Bantuan Pemprov Jabar), 1 jembatan (Tahap perencanaan).
  • Tujuan: Mengurangi simpul kemacetan (crossing) dan mendukung estetika Wisata Air hingga perbatasan DKI Jakarta.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mengebut penataan kawasan Jalan KH Noer Ali untuk merealisasikan Wisata Air Kalimalang yang terintegrasi.

Sebagai langkah strategis, sebanyak 13 jembatan penyeberangan di sepanjang jalur tersebut akan dibongkar dan hanya menyisakan lima jembatan utama guna mengurai kemacetan sekaligus mempercantik tata kota.

​Bagaimana Konsep Penataan Jembatan Kalimalang?

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan bahwa proyeksi penataan jembatan ini tidak hanya berhenti di wilayah Bekasi, tetapi digagas tersambung hingga perbatasan DKI Jakarta. Penataan dimulai dari titik Metropolitan Mall (MM), Kelurahan Pekayon Jaya, hingga ke kawasan Sumber Arta di perbatasan Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Nanti di Kalimalang ini mulai dari MM sampai Sumber Arta akan ada lima jembatan saja. Kita berharap nanti disambung oleh Jakarta, setelah Sumber Arta itu masuk ke DKI Jakarta,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Jumat (13/02/2026).

​Tri optimistis gagasan ini dapat bersambut dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, pembatasan jumlah jembatan adalah solusi teknis untuk menghilangkan persimpangan (crossing) yang selama ini menjadi biang kemacetan di jalur arteri tersebut. Semuanya akan diatur berdasarkan load factor atau beban kendaraan di setiap titik jembatan.

​Kapan Target Penyelesaian Proyek Ini?

​Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, menegaskan bahwa proses konstruksi dan pembongkaran dilakukan secara paralel.

Setelah peresmian jembatan pertama pada Selasa (10/02) lalu, pihaknya langsung bergerak ke tahap selanjutnya.

​”Total ada 13 jembatan yang tersedia dan akan kita bongkar, supaya hanya menjadi lima jembatan saja,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dikonfirmasi terkait teknis pembangunan di Bekasi Selatan, Jumat (13/02/2026).

​Idi merinci skema pembangunan kelima jembatan tersebut:

  • Jembatan ke-1: Sudah selesai dan diresmikan (dibiayai Pemkot Bekasi).
  • Jembatan ke-2 s.d ke-4: Mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan dikerjakan tahun ini.
  • Jembatan ke-5: Sedang dalam tahap perencanaan susulan.

​”Jadi sampai akhir tahun selesai (untuk yang bantuan provinsi), dan satu lagi menyusul secara perencanaan. Ini langsung mulai, sembari persiapan sambil bongkar jembatan yang lama,” tambahnya.

​Apa Dampaknya Bagi Arus Lalu Lintas?

​DBMSDA Kota Bekasi telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi untuk manajemen rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.

Pengurangan jumlah jembatan dari 13 menjadi 5 dipastikan akan mengubah pola berkendara masyarakat yang melintasi Kalimalang.

​Idi menekankan bahwa keberadaan terlalu banyak jembatan justru memicu titik-titik konflik lalu lintas yang menghambat laju kendaraan.

​”Sekalian kita koordinasi dengan Dishub itu untuk dikaji secara arus lalu lintas. Karena terlalu banyak jembatan juga menimbulkan kemacetan nantinya. Semuanya dibongkar biar bisa sekalian penataan lalu lintas dan penataan di Kalimalangnya,” pungkasnya.

​Dengan penataan ini, wajah Kalimalang diharapkan berubah menjadi destinasi wisata air yang ikonik sekaligus jalur arteri yang bebas hambatan. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama masa konstruksi berlangsung.

Punya keluhan terkait kemacetan atau infrastruktur di wilayah Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina
Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara
Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah
Parah! Lemah Pengawasan, Mobil Leluasa Masuk jogging track Alun-alun Bekasi
Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?
Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall
Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi
Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:03 WIB

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina

Senin, 25 Mei 2026 - 16:23 WIB

Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara

Senin, 25 Mei 2026 - 12:55 WIB

Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:10 WIB

Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall

Berita Terbaru

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

Nawal Husni, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, menyampaikan desakannya di Gedung DPRD Kota Bekasi agar Wali Kota Bekasi dan BKPSDM mengambil tindakan tegas terhadap tiga ASN yang diduga terlibat kasus narkoba di Kecamatan Bekasi Utara.

Parlementaria

Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x