Dishub Kota Bekasi Terapkan Contra Flow di Jalan KH Noer Alie selama Pembangunan Jembatan Kalimalang

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas Dishub Kota Bekasi tengah mengatur rekayasa lalu lintas dengan menata pembatas jalan (traffic cone) di bawah jalan layang kawasan KH Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi. Penerapan contra flow ini dilakukan untuk mengurai kemacetan imbas proyek pembangunan Jembatan Lengkung Wisata Air. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Sejumlah petugas Dishub Kota Bekasi tengah mengatur rekayasa lalu lintas dengan menata pembatas jalan (traffic cone) di bawah jalan layang kawasan KH Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi. Penerapan contra flow ini dilakukan untuk mengurai kemacetan imbas proyek pembangunan Jembatan Lengkung Wisata Air. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • Lokasi Rekayasa: Jalan KH Noer Ali, kawasan Kalimalang, Kota Bekasi.
  • Penyebab: Pembangunan fisik Jembatan Lengkung Wisata Air Kalimalang.
  • Jadwal Pelaksanaan: Tanggal 21 hingga 27 Mei 2026.
  • Pengerahan Petugas: 20 personel khusus dari Dishub Kota Bekasi disiagakan di lapangan guna mengatur kelancaran arus.

​Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi resmi menerapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) berupa sistem contra flow atau lawan arus di sepanjang Jalan KH Noer Ali. Kebijakan strategis ini diberlakukan guna mengurai potensi kemacetan parah imbas dimulainya proyek pembangunan Jembatan Lengkung Wisata Air Kalimalang. Pihak Pemkot Bekasi menjadwalkan rekayasa lalu lintas ini berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 21 hingga 27 Mei 2026.

​Mengapa Diberlakukan Contra Flow di Jalan KH Noer Ali Bekasi?

​Penerapan contra flow ini merupakan langkah intervensi dari Pemkot Bekasi untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan selama pengerjaan konstruksi alat berat. Tingginya volume kendaraan yang melintasi jalur Kalimalang sangat rawan memicu kemacetan panjang yang merugikan mobilitas warga jika tidak ada penanganan cepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Pelaksanaan Contra Flow dilakukan, agar mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas, selama pelaksanaan pembangunan Jembatan Lengkung Wisata Air Kalimalang,” kata Zeno Bachtiar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di kawasan KH Noer Ali, Selasa, 26/05/2026.

​Berapa Lama Proyek Jembatan Kalimalang Berlangsung?

​Meski rekayasa lalu lintas difokuskan pada periode 21–27 Mei 2026, tahapan pengerjaan fisik jembatan secara keseluruhan akan menyita waktu yang cukup panjang. Masyarakat yang sering melintasi area ini diimbau untuk selalu waspada dan mulai mencari jalur alternatif.

​”Informasinya lamanya pekerjaan konstruksi akan memakan waktu selama 60 hari kerja. Tentu kami akan membantu kelancaran secara masif sebagai pelaksana lalu lintas di lapangan,” ujar Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar.

​Berapa Banyak Petugas Dishub yang Dikerahkan?

​Untuk menjamin keamanan dan kelancaran penerapan MRLL ini, Dishub Kota Bekasi telah merancang skema penjagaan titik macet dengan menurunkan personel khusus di lapangan. Berikut adalah rincian pengerahan petugas selama proyek berlangsung:

  • ​Sebanyak 20 petugas disiagakan secara khusus di area contra flow Jalan KH Noer Ali untuk mengurai simpul kepadatan.
  • ​Tim khusus tersebut merupakan pasukan pilihan dari total 300 personel Dishub yang rutin dikerahkan untuk menjaga ketertiban lalu lintas harian di seluruh Kota Bekasi.
  • ​Fokus pengamanan di lapangan meliputi penjagaan traffic cone, pengawasan pembatas jalan, hingga pengarahan laju kendaraan roda dua dan empat.

​Langkah Pemkot Bekasi melalui rekayasa lalu lintas ini diharapkan mampu menekan dampak negatif kemacetan di rute utama Kalimalang. Bagi para pengendara yang bermobilitas tinggi di area tersebut, disarankan untuk berangkat lebih awal demi kenyamanan perjalanan.

Punya keluhan kemacetan atau usulan jalur alternatif di Bekasi? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini! Jangan lupa sebarkan artikel ini agar keluarga dan rekan Anda tidak terjebak macet. Terus ikuti update berita kebijakan publik dan politik paling tajam hanya di RakyatBekasi.Com.

Visited 1348 times, 2 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah
Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:11 WIB

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Senin, 15 Juni 2026 - 09:06 WIB

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas

Berita Terbaru

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Gaji PPPK Ditanggung APBN, APBD Pemkot Bekasi Optimal untuk Warga

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:01 WIB

Infografis Pencairan Dana Hibah RW Kota Bekasi 2026. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:11 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Opini

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Senin, 15 Jun 2026 - 19:59 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x