Pembangunan Jembatan Wisata Air Kalimalang Capai 30%, DBMSDA Targetkan Rampung Desember 2025

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan jembatan Wisata Air Kalimalang capai 30% dan ditargetkan rampung Desember 2025.

Pembangunan jembatan Wisata Air Kalimalang capai 30% dan ditargetkan rampung Desember 2025.

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus mempercepat pengerjaan Jembatan Pertama Wisata Air Kalimalang. Proyek strategis yang berlokasi di Jalan KH Noer Ali ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.

​Saat ini, progres fisik konstruksi dilaporkan telah mencapai 30 persen. Pembangunan jembatan ini menjadi langkah awal dari revitalisasi besar-besaran kawasan Kalimalang yang digagas Pemkot Bekasi.

​Progres Fisik dan Target Penyelesaian

​Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik berjalan sesuai rencana. Ia optimis jembatan pertama ini dapat fungsional pada akhir tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Target akhir Desember selesai. Jadi untuk jembatan yang pertama kita bangun. Dengan konstruksi pertama dulu kita selesaikan,” ucap Idi Sutanto melalui keterangannya, Selasa (11/11/2025).

​Di lokasi proyek, konstruksi fisik jembatan ikonik tersebut sudah mulai terlihat melengkung. Desain ini disiapkan untuk menjadi ciri khas baru dan menunjang fungsi wisata air di bawahnya.

​Skema Bertahap dan Sumber Pendanaan CSR

​Idi menjelaskan, jembatan di Jalan KH Noer Ali ini adalah proyek percontohan. Setelah jembatan pertama ini selesai, jembatan-jembatan lain di sepanjang Kalimalang yang posisinya saat ini rendah juga akan dibongkar dan dibangun ulang secara bertahap.

​”Nanti semua jembatan yang posisinya rendah kita bongkar semua bertahap. Konstruksi pertama dulu kita bangun, baru jembatan lama nya yang di sisi timurnya kita bongkar satu satu,” sambungnya.

​Menariknya, Idi Sutanto menegaskan bahwa proyek pembangunan jembatan pertama ini tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi. Pendanaan sepenuhnya berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

​Lelang Investasi Jembatan Kedua dan Area Kuliner

​Seiring pengerjaan jembatan pertama, Pemkot Bekasi sudah melangkah ke fase berikutnya untuk pengembangan kawasan. Idi Sutanto mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan proses lelang investasi.

​Lelang ini ditujukan untuk pembangunan jembatan kedua, yang akan dibarengi dengan penataan area di sisi sungai untuk dijadikan pusat wisata kuliner.

​”Kita sekarang juga sedang lelang investasi untuk pembangunan jembatan kedua dan kiri kanan untuk menata kawasan kulinernya nanti,” tuturnya.

​Koordinasi Bantuan Dana Pemprov Jabar

​Selain mengandalkan CSR dan skema investasi, DBMSDA Kota Bekasi juga terus menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

​Koordinasi ini, lanjut Idi, dilakukan untuk menindaklanjuti janji Gubernur Jawa Barat saat peletakan batu pertama beberapa waktu lalu.

Saat itu, Pemprov Jabar menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan dana guna mendukung realisasi penuh kawasan Wisata Air Kalimalang.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca