Poin Utama:
- Peresmian: Jembatan melengkung pertama di Wisata Air Kalimalang resmi beroperasi sebagai tahap awal percepatan destinasi wisata.
- Konstruksi Lanjutan: PT Miju akan membongkar jembatan lama dan membangun satu jembatan melengkung baru di sisi RS Primaya.
- Anggaran: Pemkot Bekasi mengalokasikan Rp30 Miliar untuk penataan pedestrian di sekitar lokasi wisata.
- Dukungan Provinsi: Proyek ini merupakan tindak lanjut dari groundbreaking yang dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi merampungkan tahap awal pengembangan Wisata Air Kalimalang dengan meresmikan operasional Jembatan Melengkung di Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).
Peresmian ini menandai percepatan transformasi Kalimalang menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Bekasi yang terintegrasi dengan penataan pedestrian modern.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagaimana Progres Pengembangan Wisata Air Kalimalang?
Proyek strategis ini terus dikebut pengerjaannya pasca peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, beberapa waktu lalu.
Kehadiran jembatan ini menjadi infrastruktur vital untuk menghubungkan sisi utara dan selatan Kalimalang yang terbelah oleh saluran tarum barat.
”Pembangunan salah satu objek wisata di Kota Bekasi ini terus berjalan. Setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Gubernur (Dedi Mulyadi), beliau hadir langsung memberikan dukungan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi peresmian, Selasa (10/02/2026).
Tri menegaskan bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi stimulus penting bagi Pemkot Bekasi untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan sesuai standar estetika kota metropolitan.
Apa Tahapan Konstruksi Selanjutnya yang Dikerjakan PT Miju?
Setelah jembatan tahap pertama ini rampung, fokus pekerjaan akan beralih pada rekayasa lalu lintas dan pembenahan infrastruktur jembatan lainnya di sepanjang koridor Kalimalang. Berdasarkan rencana kerja, kontraktor pelaksana yakni PT Miju akan segera melakukan pembongkaran jembatan lama yang dinilai sudah tidak estetis dan menghambat aliran wisata air.
”Ada penambahan berkenaan dengan pembangunan jembatan lainnya, kemudian juga pembongkaran jembatan yang ada di sekitar lokasi,” jelas Tri.
Secara teknis, Tri merinci bahwa setelah dua jembatan lama dibongkar, akan dibangun satu jembatan melengkung tambahan yang berlokasi di dekat RS Primaya Kalimalang.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman desain arsitektur di sepanjang jalur wisata tersebut.
Berapa Anggaran untuk Penataan Pedestrian Kalimalang?
Selain fokus pada konstruksi jembatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi juga memprioritaskan kenyamanan pejalan kaki di area wisata.
Tri Adhianto memastikan alokasi dana yang signifikan telah disiapkan dalam APBD untuk mempercantik jalur pedestrian agar ramah bagi wisatawan dan warga lokal.
”Tahapan akan terus kita lakukan dan Pemerintah Kota Bekasi juga sudah menyiapkan Anggaran Rp30 Miliar untuk penataan terkait dengan pedestrian jalan di sekitaran area lokasi,” tuturnya.
Dengan peresmian ini, masyarakat Kota Bekasi diharapkan dapat segera menikmati wajah baru Kalimalang yang lebih tertata.
Pemkot Bekasi juga menghimbau warga untuk turut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun agar tidak rusak oleh vandalisme.
Punya informasi terkait pembangunan infrastruktur di lingkungan Anda? Silakan laporkan kepada redaksi RakyatBekasi.Com melalui saluran pengaduan kami.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















