BEKASI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengumumkan akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow (lawan arah) di Jalan Inspeksi Kalimalang.
Kebijakan ini akan diterapkan selama satu bulan penuh untuk mendukung kelancaran proyek strategis pemerintah kota.
Para pengguna jalan, khususnya yang rutin melintasi area Bekasi Barat menuju Jakarta, diimbau untuk memperhatikan jadwal dan titik lokasi rekayasa lalu lintas ini guna menghindari kepadatan dan potensi kebingungan di jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Titik Lokasi dan Jadwal Pemberlakuan Contraflow
Berdasarkan keterangan resmi, sistem contraflow akan mulai berlaku pada Senin, 13 Oktober 2025, hingga Kamis, 13 November 2025.
Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, merinci titik yang akan terdampak.
“Kami akan melakukan penutupan ruas jalan pada sisi selatan Kalimalang arah Jakarta, mulai dari Jembatan Perumahan Villa Baru sampai dengan Jembatan RS Primaya Bekasi Barat,” jelas Teguh melalui keterangannya, Kamis (09/10/2025).
Rekayasa lalu lintas ini akan diberlakukan pada ruas jalan sepanjang kurang lebih 200 hingga 300 meter.
Imbas Pembangunan Jembatan Wisata Air Kalimalang
Penerapan contraflow ini merupakan langkah yang diperlukan untuk memberi ruang bagi pengerjaan proyek pembangunan jembatan baru.
Jembatan ini adalah bagian dari megaproyek penataan dan pengembangan Wisata Air Kalimalang yang digagas oleh Pemerintah Kota Bekasi.
”Rekayasa ini diberlakukan sebagai dampak dari pembangunan jembatan baru untuk Wisata Air Kalimalang, khususnya bagi pengguna jalan yang akan menggunakan sisi Kalimalang menuju arah Jakarta,” tambah Teguh.
Puluhan Petugas Gabungan Disiagakan di Lapangan
Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama periode contraflow, Dishub Kota Bekasi akan berkolaborasi dengan jajaran Satlantas Polres Metro Bekasi Kota. Sebanyak 18 petugas gabungan akan disiagakan di lokasi.
”Petugas akan dibagi selama 3 shift, di mana satu shift-nya berjumlah 6 orang,” rinci Teguh.
Rambu dan Petunjuk Arah Disiapkan
Selain menempatkan petugas, Dishub juga telah memasang berbagai perangkat pendukung untuk memandu pengendara.
”Kami menempatkan spanduk sosialisasi, water barrier, traffic cone, serta rambu petunjuk arah yang jelas bagi para pengguna jalan yang hendak menuju ke Jakarta,” sambungnya.
Imbauan Dishub untuk Semua Pengguna Jalan
Pihak Dishub mengimbau seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan yang ada selama melintasi jalur contraflow.
”Kami meminta para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di segmen yang terdampak, serta mematuhi semua rambu dan arahan petugas di lapangan,” tegas Teguh.
Ia menutup dengan harapan agar masyarakat dapat memaklumi ketidaknyamanan yang mungkin timbul demi kelancaran pembangunan.
“Kerja sama dari semua pihak sangat kami butuhkan agar proyek ini berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas warga secara signifikan,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















