Tepis Tudingan Arogan, Sidak Komisi III Dinilai Salah Alamat

- Jurnalis

Rabu, 11 Mei 2022 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafiedz menyebut tudingan arogan yang diarahkan ke pengelola parkiran di Summarecon yang juga menjabat sebagai Ketua PAN Kota Bekasi sebagai tuduhan yang tidak jelas.

“Arogannya dimana? kan tidak dijelaskan mereka. Kalau nada beliau yang kebetulan sebagai Ketua PAN kota Bekasi itu dianggap keras. Ya memang begitu karakter orang sumatera. Tapi kan ga bisa dituding sebagai arogan,” ucap Muin yang juga menjabat sebagai Sekretaris  DPD PAN Kota Bekasi pada awak media. Rabu (11/05/2022).

Muin menjelaskan, kronologis kejadian tersebut, saat Komisi 3 DPRD Kota Bekasi dapat tugas membahas LKPJ Wali Kota Bekasi.

Lalu dipandang perlu untuk melakukan uji petik ke lokasi-lokasi yang punya potensi pajak parkirnya bisa ditingkatkan.

“Nah dalam surat kegiatannya tertulis sidak retribusi pajak. Tapi kok yang didatangi wajib pajak (WP)? bukan ke Bapenda. Artinya dari sini aja bisa dinilai itu sidak salah kamar,” tandasnya.

Saat ditanya soal sikap Ketua PAN Kota Bekasi H.Faturahman Duata yang sebagai pengelola parkir Summarecon, ketika mengetahui akan disidak Komisi 3. Muin mengaku sempat memberitahu H.Fatur perihal rencana kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Justru beliau (H.Fatur.red) senang mendapat informasi tersebut. Dan pada Selasa 26 Maret 2022 bertemu lah kita. Dan penerimaan pak Fatur pun sangat ramah dan sempat guyon-guyon lah. Tapi ketika ditanya apakah anggota komisi 3 yang hadir itu punya data jika mau compare. Ternyata kan tidak punya data. Malah minta data ke pengelola. Ini kan aneh namanya. Mau sidak tapi ga punya data,” tuturnya.

Diceritakan Muin dalam sidak tersebut, sebanyak 6 orang selain dirinya yakni; Ketua Komisi 3 Murfati Lidianto (Gerindra), Wakil Ketua, H.Bambang (PPP) dari PDI-Perjuangan 1 oeang dan terakhir 2 orang dari PKS.

“Makanya ini, saya kira jadi pelajaran juga bagi Komisi III, agar dalam melangkah persiapkan dulu segala sesuatu terutama data penunjang. Dan aneh nya kok yang disidak malahan pembayar pajak terbesar di Kota Bekasi. Summarecon itu bayar pajak nya di 2019 saja tembus di angka Rp 9 miliar. Nah kenapa ga sidak ke lokasi pembayar pajak yang kecil agar bisa dievaluasi juga,” cetusnya.

Lebih lanjut Muin menegaskan bahwa H.Faturahman sebagai pengusaha pengelola parkir akan siap hadir jika dipanggil DPRD Kota Bekasi, biar terang benderang masalahnya.

“Siap kok. Beliau (H.Fatur) siap. Malah bagus, agar terang benderang masalahnya,”ujar Muin.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto dan  Wakil Ketua Komisi 3 H.Bambang merasa diperlakukan tidak menyenangkan ketika sidak ke pengelola parkir Summarecon. Bahkan mereka menyebut sikap pengelola parkir tersebut sangat arogan. (*mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025
Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken
Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi
Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal
Mutasi Dadakan PPPK Jadi Guru, Pemkot Bekasi Tabrak UU ASN
Ketua DPRD Kota Bekasi Sinyalkan Perpanjang Masa Jabatan Sekda Junaedi
Alamak! Angka LGBT Bekasi Tembus 6 Ribu, Ahmadi PKB Desak Pemkot Bertindak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken

Senin, 13 Juli 2026 - 05:57 WIB

Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:51 WIB

Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal

Berita Terbaru

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menggunakan armada Clean Water Response Unit saat mendistribusikan pasokan air bersih untuk warga yang terdampak gangguan PDAM di Kecamatan Bekasi Timur, belum lama ini. Bantuan ini disalurkan sekaligus sebagai bentuk mitigasi Pemkot Bekasi dalam menghadapi potensi kekeringan ekstrem dampak fenomena El Nino di berbagai titik rawan. (Foto: Dok. RakyatBekasi)

Bekasi

El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan

Senin, 20 Jul 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x