Terseret Suap Bekasi, KPK Segera Garap Pimpinan DPRD Jabar!

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

Poin Utama:

  • ​KPK berpeluang besar memanggil Pimpinan DPRD Jawa Barat, Ono Surono, terkait kasus suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.
  • ​Penyidik menyita dokumen, catatan aliran dana, perangkat elektronik, dan uang ratusan juta rupiah dari rumah Ono di Bandung dan Indramayu.
  • ​Pemanggilan ini adalah pengembangan kasus OTT yang telah menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka.

​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersiap memanggil Pimpinan DPRD Jawa Barat, Ono Surono, terkait penyidikan pusaran kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Pemanggilan politikus senior ini merupakan buntut panjang dari hasil penggeledahan penyidik di dua kediamannya yang berlokasi di Bandung dan Indramayu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, hingga uang tunai ratusan juta rupiah kini menjadi amunisi KPK untuk membongkar tuntas skandal korupsi tersebut.

Pemeriksaan lanjutan menjadi langkah krusial untuk mengonfirmasi rentetan temuan dari penggeledahan di lapangan.

​Mengapa KPK Geledah Rumah Ono Surono?

​KPK melakukan penggeledahan di rumah Ono Surono untuk mencari dan mengonfirmasi bukti tambahan terkait aliran dana suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Dari operasi di wilayah Bandung dan Indramayu tersebut, penyidik menyita berbagai catatan keuangan dan dokumen proyek yang diduga kuat berkaitan dengan konstruksi perkara tindak pidana korupsi.

​“Terbuka kemungkinan nanti untuk dilakukan penjadwalan pemeriksaan kepada saudara ONS untuk menerangkan temuan-temuan penyidik dalam dua kegiatan penggeledahan tersebut,” kata Budi Prasetyo kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (06/04/2026).

​Langkah agresif penyidik di lapangan membuktikan bahwa lembaga antirasuah ini serius mengejar pihak-pihak yang turut menikmati uang haram dari anggaran rakyat Bekasi.

​“Dokumen-dokumen catatan itu dibutuhkan oleh penyidik untuk nanti didalami dan dikonfirmasi dalam pemeriksaan kepada para pihak,” ujarnya.

​Apa Barang Bukti yang Disita KPK dari Ono Surono?

​Dalam rangkaian penggeledahan yang berlangsung sejak Rabu (01/04/2026) pekan lalu, tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial yang diyakini menguatkan dugaan keterlibatan berbagai elit politik.

Barang bukti ini nantinya akan dikonfrontasi langsung dengan para saksi, tak terkecuali Ono Surono.

​Berikut rincian temuan penyidik KPK di lokasi penggeledahan:

  • Uang Ratusan Juta: Disita berupa uang tunai dari ruangan kerja Ono Surono di kediamannya di Kota Bandung.
  • Dokumen Catatan: Berisi perincian transaksi dan dokumen proyek yang disita dari rumah di Indramayu.
  • Barang Bukti Elektronik: Perangkat yang diduga memuat komunikasi terkait pengaturan proyek di Kabupaten Bekasi.

​”Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” tegasnya.

​Siapa Saja Tersangka Kasus Suap Proyek Kabupaten Bekasi?

​Skandal korupsi ini meledak ke publik setelah KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025 lalu.

Dalam operasi senyap tersebut, KPK tidak pandang bulu dan langsung melumpuhkan tokoh utama pemerintahan setempat.

​Mereka yang kini telah menggunakan rompi oranye tahanan KPK adalah:

  • Ade Kuswara Kunang (ADK): Bupati Bekasi (berstatus tersangka penerima suap).
  • HM Kunang (HMK): Ayah dari Bupati Bekasi (berstatus tersangka penerima suap).
  • Sarjan (SRJ): Pihak swasta/kontraktor (berstatus tersangka pemberi suap).

​Nama Ono Surono sendiri sejatinya tidak asing dengan penyidik KPK. Sebelumnya, ia telah diperiksa sebagai saksi pada 15 Januari 2026.

Usai pemeriksaan kala itu, politikus PDIP tersebut mengaku dicecar pertanyaan spesifik terkait teka-teki aliran uang panas dalam pusaran suap proyek Kabupaten Bekasi.

​Penelusuran aliran dana haram di Kabupaten Bekasi ini diprediksi masih akan memakan korban dan menyeret lebih banyak nama pejabat.

Publik kini menanti keberanian KPK untuk menuntaskan kasus yang mengebiri hak masyarakat Bekasi ini hingga ke akar-akarnya tanpa tebang pilih.

Jangan lewatkan perkembangan terbaru kasus korupsi Pemkab Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini agar masyarakat semakin kritis mengawasi jalannya roda pemerintahan, dan sampaikan pendapat Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina
Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara
Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah
Parah! Lemah Pengawasan, Mobil Leluasa Masuk jogging track Alun-alun Bekasi
Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?
Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall
Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi
Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:03 WIB

Tanpa VIP, Wali Kota Bekasi Rela Panas-panasan di Tenda Jemaah Haji Mina

Senin, 25 Mei 2026 - 16:23 WIB

Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara

Senin, 25 Mei 2026 - 12:55 WIB

Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:10 WIB

Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall

Berita Terbaru

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

Nawal Husni, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, menyampaikan desakannya di Gedung DPRD Kota Bekasi agar Wali Kota Bekasi dan BKPSDM mengambil tindakan tegas terhadap tiga ASN yang diduga terlibat kasus narkoba di Kecamatan Bekasi Utara.

Parlementaria

Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x