Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Armada Bus Trans Beken melayani rute Terminal Induk Bekasi - Harapan Indah.

Armada Bus Trans Beken melayani rute Terminal Induk Bekasi - Harapan Indah.

  • ​Operasional 9 unit Bus Trans Beken rute Terminal Induk Kota Bekasi – Harapan Indah PP belum kembali berjalan meski sebelumnya ditargetkan beroperasi awal Agustus 2026.
  • ​Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi masih melakukan proses evaluasi menyeluruh yang mencakup aspek pelayanan hingga tata kelola manajerial.
  • ​Masyarakat Kota Bekasi diimbau menggunakan moda transportasi umum lain sembari menunggu selesainya perbaikan mutu layanan dari Pemkot Bekasi.

​Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memastikan layanan operasional Bus Trans Beken (Trans Bekasi Keren) belum dapat melayani masyarakat hingga awal September 2026.

Armada bus rute Terminal Induk Kota Bekasi menuju Harapan Indah tersebut masih tertahan karena proses evaluasi mendalam yang belum usai.

Keterlambatan ini meleset dari target awal Pemkot Bekasi yang menjanjikan angkutan massal ini kembali mengaspal pada awal Agustus lalu demi peningkatan mutu layanan transportasi publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Molor dari Target, Dishub Kota Bekasi Tinjau Ulang Manajerial Bus Trans Beken

​Mengapa Bus Trans Beken Belum Kembali Beroperasi di Kota Bekasi?

​Operasional Bus Trans Beken terpaksa masih ditangguhkan karena proses evaluasi pelayanan dan tata kelola yang ternyata membutuhkan waktu lebih lama.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan bahwa tahapan perbaikan mutu armada angkutan massal ini masih terus berjalan.

​”Masih dalam proses, teman-teman (belum bisa beroperasi secara komersial),” kata Zeno Bachtiar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (03/09/2026).

​Zeno menjelaskan bahwa penundaan reaktivasi ini bukan tanpa alasan, melainkan ditujukan untuk menyasar seluruh aspek fundamental operasional bus.

Saat dikonfirmasi mengenai cakupan evaluasi yang melampaui batas waktu awal, ia menegaskan bahwa perombakan menyentuh semua lini, mulai dari teknis di lapangan hingga tata kelola manajerial.

​”Seluruhnya (proses evaluasi tersebut dilakukan),” singkatnya merespons fokus perbaikan yang dilakukan oleh Dishub Kota Bekasi.

​Bagaimana Kronologi Penghentian Sementara Bus Trans Bekasi Keren?

​Layanan angkutan massal yang pertama kali mengaspal pada bulan Februari lalu ini resmi dihentikan sementara operasionalnya sejak awal Juli 2026.

Dishub Kota Bekasi awalnya mengumumkan bahwa masa evaluasi maksimal hanya akan berlangsung selama 30 hari kalender, dengan target operasional kembali normal pada bulan berikutnya.

​”Kami sampaikan bahwa pelayanan Bus akan dioperasikan kembali di awal bulan Agustus 2026. Tentu dengan hasil evaluasi yang menjadi dasar perbaikan kualitas layanan,” ucap Zeno Bachtiar pada pernyataan sebelumnya, Selasa (14/07/2026).

​Namun fakta di lapangan menunjukkan ke-9 unit Bus Trans Beken belum juga terlihat melayani warga di rute Terminal Induk Kota Bekasi hingga Harapan Indah pulang pergi (PP).

Kegagalan memenuhi tenggat waktu ini membuat masyarakat pengguna setia transportasi umum harus bersabar dan beralih mencari alternatif perjalanan lain.

​Apa Dampak Molornya Evaluasi Transportasi bagi Warga Kota Bekasi?

​Keterlambatan operasional Bus Trans Beken secara langsung memaksa masyarakat Kota Bekasi untuk mengandalkan moda angkutan umum lainnya dalam menunjang mobilitas harian mereka.

Menyadari dampak dari penundaan ini, perwakilan Dishub Kota Bekasi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pengguna jasa transportasi milik pemerintah daerah tersebut.

​”Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama masa evaluasi operasional ini. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dukungan masyarakat,” jelas Zeno.

​Selama proses penyempurnaan manajemen dan peningkatan mutu layanan ini berlangsung, pemerintah daerah mendorong masyarakat agar lebih adaptif.

Warga diminta mengatur ulang rute serta memilih opsi kendaraan umum yang ada, sembari menunggu penyelesaian perombakan sistem Bus Trans Beken.

​”Sekaligus menyesuaikan pilihan perjalanan sesuai kebutuhan dan kondisi dilapangan. Atau tetap ikuti informasi terbaru melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bekasi dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi,” sambungnya mengakhiri penjelasan.

​Tertundanya operasional Bus Trans Beken ini menjadi ujian nyata bagi komitmen Pemkot Bekasi dalam menyediakan infrastruktur transportasi massal yang terintegrasi dan profesional.

Harapannya, evaluasi menyeluruh yang memakan waktu panjang ini tidak hanya menjadi wacana administratif, tetapi benar-benar menghasilkan tata kelola manajerial yang andal, tepat waktu, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi warga Kota Bekasi.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru seputar kebijakan pelayanan publik di Kota Bekasi. Baca berita terkait lainnya, bagikan artikel ini, dan sampaikan opini Anda di kolom komentar.

RakyatBekasi.com sebagai bagian dari Forum Jurnalis Bekasi (Forjas) terus berkomitmen mengawal isu-isu strategis di Bekasi. Agar selalu update dengan informasi terkini dan tajam, ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan berikut: [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini].


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?
DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!
Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD
Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open
BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?
JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat
Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah
Sempat Viral Gegara Curam, Pemkot Bekasi Paksa Pengelola JPO Tol Bekasi Barat Pasang Anak Tangga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:01 WIB

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!

Jumat, 11 September 2026 - 09:55 WIB

Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x