Upacara Melasti 2026: Sulap Jembatan Cinta Bekasi Bernuansa Bali

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kawasan wisata Jembatan Cinta di Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, yang bersolek dengan ornamen penjor dan tedung khas Bali jelang Upacara Melasti menyambut Nyepi Saka 1948, Sabtu (14/03/2026).

Suasana kawasan wisata Jembatan Cinta di Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, yang bersolek dengan ornamen penjor dan tedung khas Bali jelang Upacara Melasti menyambut Nyepi Saka 1948, Sabtu (14/03/2026).

Poin Utama:

  • Lokasi: Kawasan Wisata Jembatan Cinta, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
  • Waktu Pelaksanaan: Minggu, 15 Maret 2026, mulai pukul 08.00 WIB.
  • Peserta: Ribuan umat Hindu dari Pura Agung Tirta Bhuana dan Banjar Hitakarma Pondokgede.
  • Konteks: Pelaksanaan Upacara Melasti ketiga kalinya di pesisir Tarumajaya sejak tahun 2024.

​Kawasan wisata Jembatan Cinta di Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, mendadak bernuansa Pulau Dewata jelang pelaksanaan Upacara Melasti untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada Minggu (15/03/2026).

​Kapan Upacara Melasti 2026 Digelar di Bekasi?

​Pelaksanaan Upacara Melasti di Bekasi dijadwalkan pada hari Minggu, 15 Maret 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara suci pembersihan diri dan alam semesta ini dipusatkan di pesisir kawasan wisata Jembatan Cinta, Desa Segara Jaya.

​”Persiapan dekorasi sudah kami lakukan sejak Sabtu sore untuk memastikan suasana sakral khas Bali menyelimuti pesisir Tarumajaya,” kata Perwakilan Panitia Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Banjar SDHD Bekasi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/03/2026).

​Bagaimana Suasana Jembatan Cinta Tarumajaya Jelang Melasti?

​Kawasan pesisir Tarumajaya kini bersolek dengan ornamen khas Hindu Bali yang dipadukan dengan lanskap perahu nelayan lokal serta langit sore yang mendung dramatis.

Berbagai perlengkapan upacara telah tertata rapi di tepi perairan untuk menyambut prosesi keesokan harinya.

​Beberapa dekorasi utama yang menghiasi lokasi wisata tersebut antara lain:

  • Tedung: Payung suci khas Bali berwarna putih dan kuning keemasan.
  • Penjor: Bambu melengkung yang dihiasi janur dan dedaunan hijau.
  • Umbul-umbul: Atribut bermotif khas Hindu Bali dengan warna hitam, putih, dan kuning.
  • Altar Sesaji: Meja persembahan yang berbalut kain kuning cerah di titik-titik strategis.

​Siapa Saja Peserta Upacara Melasti di Jembatan Cinta Bekasi?

​Ribuan umat Hindu dari wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi dipastikan hadir mengikuti prosesi penyucian diri ini.

Antusiasme umat terus meningkat sejak pertama kali ritual Melasti diadakan di lokasi wisata pesisir ini pada 2024 lalu.

​Peserta upacara yang hadir mayoritas berasal dari:

  • ​Komunitas Banjar Bekasi dari Pura Agung Tirta Bhuana.
  • ​Komunitas Banjar Hitakarma Pondokgede.

​Prosesi ini mengusung umat berpakaian adat Bali yang berjalan beriringan membawa pratima (simbol suci) dari pura menuju tepi laut.

Kehadiran ribuan umat ini juga menjadi nilai tambah bagi ekosistem pariwisata Pemkab Bekasi, menarik minat warga sekitar maupun wisatawan lokal yang ingin menyaksikan langsung keindahan budaya Nusantara.

Upacara Melasti bukan sekadar ritual keagamaan jelang Nyepi, melainkan wujud nyata harmonisasi antara manusia, alam, dan Tuhan yang memperkaya keragaman budaya di Bekasi.

​Bagaimana tanggapan Anda tentang indahnya toleransi beragama di Kabupaten Bekasi ini? Bagikan artikel ini ke kerabat Anda dan baca terus informasi terbaru seputar pemerintahan dan masyarakat hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Infografis.

Opini

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Jul 2026 - 04:02 WIB

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x