Vaksinasi Gratis Massal Golkar Kota Bekasi Tembus 3000 Peserta

- Jurnalis

Minggu, 8 Agustus 2021 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI TIMUR – Vaksinasi bersama Gerakan Masyarakat Peduli Kota Bekasi digelar Partai Golkar di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, pada Minggu (8/8) kemarin. Dari pantauan di lokasi, kegiatan mendapat antusias luarbiasa dari warga yang berbondong-bondong untuk menjadi pesertanya, sehingga berimbas oleh kerumunan kepadatan antrian cukup panjang yang tak bisa terhindarkan.

Namun begitu, para panitia yang berasal dari para kader dan organisasi sayap Partai tidak tinggal diam untuk mengimbau peserta tetap patuhi protokol kesehatan (prokes) jaga jarak antrian, dan mengatur jalannya pelaksanaan demi ketertiban kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua pelaksana Vaksinasi bersama Golkar Kota Bekasi, Dariyanto mengatakan, acara vaksinasi bersama menjadi sebuah gerakan Masyarakat peduli Covid-19 di Kota Bekasi. Dan awalnya sesuai target pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 2000 vaksin, namun karena memang sejak kemarin jumlah yang daftar sebagai peserta sudah melebih target akhirnya panitia meminta tambahan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) 1000 vaksin.

“Antusias masyarakat yang ikut vaksinasi ini ternyata sangat tinggi, dan kemarin pun baik secara online dan offline itu yang daftar udah sampai 2400 lebih. Maka, kita antisipasi juga dengan minta tambahan ke dinkes sebanyak 1000 vaksin. Jadi, total disiapkan jadi 3000 vaksin” kata Dariyanto, Ketua Fraksi Golkar Kota Bekasi di lokasi vaksinasi bersama, Minggu (8/8).

“Melihat kegiatan dan antusias warga dalam mengikuti kegiatan ini, mudah-mudahan kita bisa segera mempercepat tercapainya herd immunity di Kota Bekasi,” sambungnya.

Dariyanto menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini adalah tahap pertama dan memang menjadi inisiasi fraksi Golkar dalam rangka memberi dukungan terhadap pemerintah untuk dapat mempercepat program vaksinasi nasional di Indonesia. Adapun untuk tetap patuhi prokes dan menghindari kerumunan peserta dalam kegiatan, diakuinya, panitia sudah mengatur jadwal dari para peserta pernah kecamatan.

“Kita sudah atur dan membagi waktu setiap kecamatan, tapi saat pelaksanaan memang karena antusias warga tinggi banyak mereka yang belum jadwalnya sesuai kecamatan itu sudah datang duluan. Namun, kami memang telah antisipasi dengan mengerahkan panitia untuk terus mengatur jarak, dan mengimbau peserta tetap mematuhi prokes untuk pakai masker,” jelasnya.

Lanjut Dariyanto, pihaknya mengklaim, kalau secara umum kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dan peserta yang sudah divaksin sampai tutup acaranya itu, totalnya tembus 3000 peserta. Jumlah ini jauh melebihi target awal panitia, yakni 2000 peserta.

“Data terakhir yang kami terima itu total tembus 3000 orang peserta bang pasca ditutupnya kegiatan, dan dari total itu hanya 45 orang tak lolos screening karena alasan, seperti tensi tinggi dan baru sembuh dari Covid,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Dinkes Kota Bekasi dan para tenaga kesehatan (nakes), beserta para pihak yang telah membantu jalannya kegiatan vaksinasi bersama, sehingga bisa berjalan sukses.

Tak lupa juga, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang pada pagi hari menyempatkan hadir di lokasi dan juga ibu Ade Puspitasari Anggota DPRD provinsi Jawa barat guna memantau pelaksanaan dilokasi.

“Untuk petugas vaksinasi yang kita siapkan itu total, 50 nakes dari Dinkes, dibantu juga pemuda katolik, dan pemuda bugis juga ada. Untuk total nakes itu, terdiri dari 20 petugas vaksinator dan 30 orang perawat dan dokter,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Abdul Haris (35) salah satu peserta vaksinasi mengaku, terbantu dengan adanya kegiatan yang digelar partai Golkar itu. Bahkan, walaupun dirinya sempat harus ikut mengantri panjang tapi prosesnya tak memakan waktu banyak.

“Ngantri sih iya bang tadi kita, tapi gak lama-lama banget sih waktunya sampai divaksin kurang dari 1 jam,” kata warga Kecamatan Bekasi Timur ini.

Menurutnya, dia sengaja mendaftar untuk ikut acara vaksinasi ini, karena disuruh pihak perusahaan tempatnya bekerja yang tak bisa melaksanakan vaksinasi untuk karyawannya. Begitu juga informasi kegiatan, dia diberitahu pihak perusahaan untuk mengikuti kegiatan dilokasi. “Ini kita juga dikasih ijin perusahaan buat ikut vaksin kesini, tapi setelah itu balik lagi ke kantor lanjut kerja,” terang karyawan perusahaan jasa pengiriman barang itu.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang juga sempat menghadiri pelaksanaan vaksinasi bersama Partai Golkar mengaku sangat mengapresiasi atas kerjasama semua pihak sebagai bentuk dukungan program vaksinasi yang digagas pemerintah pusat, demi mempercepat upaya terbentuknya herd immunity, khususnya di Kota Bekasi.

Dan orang nomor satu di Kota Patriot ini memastikan, seluruh pihak bisa bekerjasama untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kami tentu apresiasi atas kegiatan tersebut, karena ini sebagai dukungan parpol terhadap program pemerintah mempercepat vaksinasi guna membentuk herd immunity. Dan semua pihak baik parpol, ormas, pemuda, dan juga karang taruna yang ingin menggelar kegiatan itu boleh, agar kita juga bisa mempercepat tercapainya herd immunity di Kota Bekasi,” katanya.

“Dan jika memang butuh kerjasama dengan Dinkes, kami persilahkan mengajukan untuk kegiatannya nanti akan kita siapkan vaksin dan nakesnya. Jadi, dari panitia cukup untuk menyiapkan tempat dan pesertanya,” jelas Bang Pepen, sapaan akrabnya. (*)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto
Celah Kecurangan Terbuka Lebar, Zonasi SPMB Kota Bekasi Nodai Akal Sehat
Target Tuntas Akhir September, JPO Stasiun Bekasi Bakal Dilengkapi Lift

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:58 WIB

Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:28 WIB

Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:55 WIB

Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x